TRIBUNJUALBELI.COM - Rebahan nampaknya kini menjadi salah satu aktivitas yang banyak digemari orang.
Biasanya sembari bermain ponsel atau menonton film.
Istilah rebahan ini lebih mengacu kepada aktivitas yang dilakukan sambil berbaring di tempat tidur.
Rebahan kini makin populer semenjak kebijakan di rumah saja karena pandemi Covid-19.
Rebahan memang menjadikan kita nyaman, tetapi saking nyamannya terkadang produktivitas kita menjadi turun.
Karena ketika rebahan kita menjadi kurang bergerak dan kurang melakukan aktivitas.
Rebahan sebenarnya sah-sah saja, tetapi jika dilakukan terlalu lama akan berdampak buruk pada tubuh.
Sayangnya terlalu lama rebahan tidak baik untuk tubuh.
BACA JUGA : Benarkah Tidur Malam Tanpa Bra Baik untuk Kesehatan? Ini Penjeasannya
BACA JUGA : Berbeda-beda, Berikut Waktu Tidur yang Ideal Menurut Usia
Lalu apa saja sih hal yang terjadi saat kita terlalu lama rebahan?
Dilansir dari berbagai sumber, ini dampak buruk terlalu lama rebahan
1. Fungsi otak menurun
Kurangnya aktivitas fisik bisa menyebabkan fungsi otak menurun.
Aktivitas fisik bisa merangsang aliran darah yang penuh oksigen menuju otak serta bisa memperbaiki sel dan jaringan otak yang mulai rusak.
Dengan aktif bergerak dan berolahraga akan membuat otak semakin tajam dan daya ingat semakin kuat.
2. Obesitas
Efek buruk selanjutnya saat terlalu lama rebahan yaitu bisa meningkatkan risiko obesitas.
Biasanya seseorang saat sedang rebahan muncul rasa lapar, sehingga mengonsumsi camilan manis yang mengandung gula.
Terlalu lama rebahan bisa meningkatkan kadar gula dan risiko diabetes.
BACA JUGA : 4 Kebiasaan Sehat yang Bisa Membantu Mencegah Penyakit Jantung
BACA JUGA : Ini Bahaya Jika Sering Rebahan Setelah Makan
3. Meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke
Seperti dilansir dari Hellosehat, sebuah studi yang dilakukan oleh Aerobics Research Center di Amerika Serikat menunjukkan bahwa aktivitas fisik mampu mengurangi risiko stroke pada pria hingga sebesar 60%.
Hal ini selaras dengan penelitian dalam Nurses’ Health Study membuktikan bahwa wanita yang cukup bergerak atau beraktivitas fisik memiliki peluang terhindar dari stroke dan serangan jantung sebesar 50%.
Oleh karena itu, jika kurang bergerak akan mengakibatkan risiko terkena serangan jantung atau stroke lebih tinggi.
Termasuk juga aktivitas rebahan, karena rebahan tubuh jadi kurang untuk melakukan aktivitas.
4. Rentan mengalami gangguan kecemasan
Tanpa disadari, terlalu lama rebahan bisa membuat seseorang rentan terkena gangguan kecemasan.
Apalagi kini pengaruh social media.
Biasanya ketika seseorang rebahan, sambil melakukan aktivitas membuka social media.
Kecenderungan menggunakan social media dapat menyebabkan efek negatif bagi kesehatan mental.
Diantaranya yaitu gangguan kecemasan, penurunan tingkat kepercayaan diri dan perilaku menyakiti diri sendiri.
( Arin/Tribunjualbeli)