zoom-in lihat foto Perhatikan, 7 Tanda Ini Menandakan Berat Badan Kamu Bertambah
Ilustrasi 7 tanda sudah kelebihan berat badan, makanya segeralah diet

TRIBUNJUALBELI.COM - Kelebihan berat badan kerap dikaitkan dengan banyak dikaitkan dengan urusan kesehatan.

Padahal, berat badan belum tentu bisa menjadi patokan atau ukuran yang tepat untuk mengukur kondisi kesehatan seseorang.

Lalu, proses penurunan berat badan pun belum tentu membuat kita langsung menjadi orang yang lebih sehat.

Sebab, di luar berat badan, ada faktot-faktor lain yang patut dijadikan pertimbangan.

Misalnya, soal bagaimana kondisi mental kita?

BACA JUGA : Jangan Lagi Lakukan, Hindari 5 Kebiasaan di Pagi Hari Jika Ingin Berat Badan Ideal

BACA JUGA : Ketahui Yuk, Ini 5 Ramuan Bawang Putih yang Berkhasiat Turunkan Berat Badan Lebih Cepat

Kemudian, apakah makanan yang kita konsumsi berimbang?

Atau, apakah kita menjalani pemeriksaan kesehatan rutin?

Dr Loneke Blackman Carr, asisten profesor untuk bidang nutrisi dan kesehatan masyarakat di University of Connecticut, Amerika Serikat, mengungkapkan pandangannya tentang hal ini.

2 dari 4 halaman

Tujuh tanda yang mungkin bisa menjadi pertimbangan untuk segera menurunkan berat badan.

1. Nyeri saat berjalan atau naik tangga

Jika kamu merasakan nyeri saat melakukan aktivitas sehari-hari, seperti berjalan kaki ke mobil atau menaiki tangga, itu bisa menjadi pertanda kelebihan berat badan berdampak pada persendian.


Demikian pendapat Wendy Leonard, RDN, pendiri Rhode Island Nutrition Therapy.

Jika demikian, menurunkan berat badan dapat membantu meringankan sebagian tekanan pada persendian, yang akan mengurangi rasa sakit.

2. Mendengkur dan bangun dengan rasa pusing

Ketika pasanganmu mulai mengeluhkan dengkuran di malam hari yang semakin keras, dan kamu tak pernah merasa tidur dengan nyenyak, mungkin sleep apnea sudah terjadi.

Pada dasarnya, ini adalah kondisi di mana pernapasan yang tidak teratur dan mengganggu tidur.

Saat tubuh menyimpan lemak di sekitar leher, hal itu dapat mempersempit jalan napas dan menyebabkan pernapasan menjadi pendek atau terhenti.

3 dari 4 halaman

BACA JUGA : Begini Cara Mudah Membuat Ramuan Jahe untuk Turunkan Berat Badan

BACA JUGA : 3 Cara Mudah Turunkan Berat Badan Tanpa Perlu Olahraga, Minum Obat, atau Diet

3. Tekanan darah tinggi

Jika kamu memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) yang tinggi, menurunkan berat badan hanya lima kilogram sudah dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Sebab, penurunan berat badan walau hanya lima kilogram tersebut, akan memengaruhi sistem kardiovaskular.

"Di mana sistem (kardiovaskular) tidak lagi harus berkerja keras untuk memasok oksigen bagi tubuh,” kata Leonard.


Hal-hal seperti mengubah pola makan dan meningkatkan aktivitas fisik, biasanya akan menghasilkan penurunan berat badan yang sehat.

Lalu, pada gilirannya juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dalam jangka panjang.

“Terlepas dari apakah kamu terus menurunkan berat badan atau tidak,” tambah Dr. Blackman Carr.

4 dari 4 halaman

4. Kolesterol tinggi

Penurunan berat badan memang bisa membantu, namun tak serta merta menurunkan kolesterol begitu saja.

Faktor lain seperti kebiasaan yang menyertainya seperti seperti mengonsumsi lebih banyak nutrisi dan lebih sering berolahraga, sebenarnya akan membuat kolesterol jahat menurun.

BACA JUGA : Obesitas Dapat Menyebabkan Penyakit Jantung Jika Pengidap Mempunya 3 Hal Ini

BACA JUGA : Tak Cuma Orang Dewasa, Obesitas Juga Bisa Menyerang Anak-Anak

“Latihan dan perubahan pola makan dapat menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh, yang mengurangi risiko terkena masalah jantung,” kata Leonard.

5. Pra-diabetes atau diabetes tipe 2

Untuk memastikan hal ini, kamu memang harus mengunjungi dokter.

Gejalanya adalah, rasa haus yang tak kunjung puas, sering buang air kecil, dan memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) yang tinggi beberapa tahun terakhir.

“Tidak semua dokter akan menyebutkan apakah kamu prediabetik, jadi jangan takut untuk bertanya,” ujar Dr. Blackman Carr.


Kabar baiknya adalah, kamu dapat membalikkan kedua kondisi ini dengan menurunkan berat badan.

Jika kamu memiliki lemak berlebih di tubuh, hal itu dapat memengaruhi organ dalam, seperti pankreas.

Pankreas bertanggung jawab untuk menyimpan dan melepaskan insulin, hormon yang mengontrol kadar glukosa dalam darah.

Jadi ketika kamu membuang kelebihan lemak dalam tubuh, pankreas dapat bekerja lebih baik dan lebih mampu mengontrol kadar glukosa dalam darah.

“Yang mungkin artinya tak lagi ada diabetes,” kata Leonard.

6. Berat badan naik terus secara signifikan

Penambahan berat badan sedikit seiring bertambahnya usia benar-benar normal.

“Tetapi jika berat badanmu bertambah hingga lima kilogram setiap tahun, itu akan bertambah seiring waktu,” kata Dr. Blackman Carr. Efek kumulatif dapat menyebabkan beberapa efek samping buruk bagi tubuh.

7. Riwayat kanker kolorektal (usus besar) atau payudara pada keluarga

Menurut Dr. Blackman Carr, kanker payudara, kolorektal (usus besar) dan pasca menopause dapat dikaitkan dengan obesitas.


“Jadi para ahli merekomendasikan untuk makan makanan berkualitas, dan melakukan aktivitas fisik yang cukup untuk menurunkan risiko terkena keduanya,” ujar dia.

Selain itu, menurut National Cancer Institute, lemak berlebih dapat menghasilkan estrogen berlebih.

Hal ini terkait dengan kanker payudara, dan jenis hormon lain yang dapat meningkatkan pertumbuhan tumor.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Perhatikan, 7 Tanda Kamu Perlu Segera Turunkan Berat Badan",
Penulis : Dian Reinis Kumampung
Editor : Glori K. Wadrianto

Download aplikasi Kompas.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat:
Android: https://bit.ly/3g85pkA
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Selanjutnya