0

6 Cara Menjaga Stamina Saat Nyetir Mobil Jarak Jauh Ketika Berpuasa

Penulis: eno tjb
6 Cara Menjaga Stamina Saat Nyetir Mobil Jarak Jauh Ketika Berpuasa

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Melakukan perjalanan jauh dengan mobil saat berpuasa membutuhkan persiapan fisik dan mental yang lebih matang.

Tubuh yang tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama belasan jam tentu lebih rentan mengalami lemas, dehidrasi ringan, hingga menurunnya konsentrasi.

Padahal, mengemudi jarak jauh menuntut fokus tinggi, refleks cepat, dan kondisi tubuh yang stabil.

Agar perjalanan tetap aman dan nyaman meski sedang menjalankan ibadah puasa, berikut enam cara menjaga stamina yang bisa diterapkan sebelum dan selama berkendara:

Baca Juga : 7 Tips Berbuka Puasa di Dalam Mobil Tanpa Ganggu Konsentrasi Berkendara

1. Makan Sahur dengan Gizi Seimbang dan Cukup Cairan

Mey Herma
 
 
Mobil Toyota Fortuner TRD 2014 AT Bekas Gagah Terawat Jarang Dipakai - Bandung
Rp 230,000,000.00
jawa-barat

Sahur berperan penting sebagai sumber energi utama selama berpuasa.

Pastikan menu sahur mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum agar energi dilepaskan secara bertahap.

Tambahkan protein dari telur, ikan, ayam, atau kacang-kacangan untuk membantu tubuh tetap bertenaga lebih lama.

Jangan lupa konsumsi sayur dan buah yang kaya serat dan vitamin agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

Perbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi selama perjalanan.

Hindari makanan terlalu asin, berminyak, atau terlalu manis karena bisa membuat tubuh cepat haus dan lemas di siang hari.

2. Pastikan Tidur Cukup Sebelum Hari Keberangkatan

Pastikan Tidur Cukup Sebelum Hari Keberangkatan

Kurang tidur menjadi salah satu penyebab utama rasa lelah dan kantuk saat menyetir.

Jika berencana melakukan perjalanan jauh, usahakan tidur minimal 6–8 jam pada malam sebelumnya.

Hindari begadang karena dapat menurunkan konsentrasi dan memperlambat respons saat berkendara.

Tubuh yang cukup istirahat akan lebih siap menghadapi perjalanan panjang, terutama saat kondisi sedang berpuasa yang secara alami menguras energi lebih cepat.

3. Atur Waktu Keberangkatan dengan Tepat

Baca Juga : 6 Tips Cek Kondisi Mobil Agar Tetap Aman Berkendara Saat Ramadhan

Jika memungkinkan, pilih waktu berkendara saat kondisi tubuh masih relatif segar, seperti pagi hari setelah sahur.

Hindari perjalanan di siang hari saat cuaca sangat panas karena dapat mempercepat rasa lelah dan haus.

Mengatur waktu keberangkatan juga membantu menghindari kemacetan panjang yang bisa memicu stres dan membuat stamina lebih cepat terkuras.

4. Jaga Kenyamanan Kabin dan Posisi Duduk

Jaga Kenyamanan Kabin dan Posisi Duduk

Kenyamanan selama berkendara sangat berpengaruh terhadap stamina.

Atur suhu AC agar tidak terlalu panas maupun terlalu dingin.

Suhu kabin yang sejuk dan sirkulasi udara yang baik membantu menjaga fokus.

Selain itu, pastikan posisi duduk ergonomis.

Atur sandaran kursi dan posisi setir agar tidak membuat punggung cepat pegal.

Posisi duduk yang tepat membantu mengurangi ketegangan otot selama perjalanan jauh.

5. Lakukan Istirahat Berkala Setiap 2–3 Jam

Bursa Mobil Solo
 
 
Dijual Mobil Bekas Honda HR-V 1.8 Prestige AT Tahun 2015 Bisa Cash Atau Kredit - Kartasura
Rp 220,000,000.00
jawa-tengah

Jangan memaksakan diri menyetir tanpa jeda terlalu lama. Idealnya, berhenti setiap 2–3 jam untuk beristirahat sejenak di rest area atau tempat aman.

Gunakan waktu tersebut untuk berjalan ringan, meregangkan kaki dan tangan, serta menghirup udara segar.

Peregangan sederhana dapat melancarkan peredaran darah dan mengurangi rasa pegal.

Jika merasa sangat mengantuk, tidur singkat 15–20 menit bisa membantu memulihkan energi sebelum melanjutkan perjalanan.

6. Siapkan Menu Berbuka yang Ringan dan Praktis

Siapkan Menu Berbuka yang Ringan dan Praktis

Jika perjalanan bertepatan dengan waktu berbuka puasa, persiapkan makanan ringan seperti kurma, buah, atau air mineral.

Berbuka secara bertahap lebih baik daripada langsung mengonsumsi makanan berat dalam jumlah banyak karena bisa membuat tubuh terasa lemas dan mengantuk.

Setelah berbuka ringan, beri jeda beberapa saat sebelum melanjutkan perjalanan atau sebelum makan besar.

Cara ini membantu tubuh menyesuaikan diri tanpa mengganggu konsentrasi berkendara.

Yang terpenting, jangan pernah memaksakan diri jika sudah merasa terlalu lelah, karena keselamatan di jalan selalu menjadi prioritas utama.

(eno/TribunJualBeli.com)