BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Bulan Ramadhan sering kali membuat pola aktivitas berubah.
Waktu berkendara bisa bergeser menjadi lebih pagi setelah sahur atau justru menjelang berbuka puasa saat lalu lintas sedang padat-padatnya.
Dalam kondisi tubuh yang menahan lapar dan haus, konsentrasi bisa sedikit menurun.
Karena itu, memastikan mobil dalam kondisi prima menjadi hal yang sangat penting.
Mobil yang terawat dengan baik bukan hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga meminimalkan risiko mogok atau kendala teknis di tengah perjalanan.
Berikut enam tips yang bisa dilakukan untuk mengecek kondisi mobil agar tetap aman digunakan selama Ramadhan:
Baca Juga : 6 Kondisi Mobil Bekas yang Bisa Bikin Harganya Semakin Murah
1. Periksa Oli Mesin dan Jadwal Servis Berkala
Oli mesin berfungsi melumasi sekaligus menjaga suhu komponen mesin tetap stabil.
Jika kualitas oli sudah menurun atau volumenya berkurang, gesekan antar komponen bisa meningkat dan memicu overheat.
Cek level oli melalui dipstick dan pastikan masih berada di batas aman.
Jika warna oli sudah terlalu hitam pekat atau jarak tempuh sudah melewati batas penggantian, sebaiknya segera lakukan servis berkala.
Mesin yang sehat akan membuat perjalanan lebih lancar, terutama saat digunakan di kemacetan menjelang waktu berbuka.
2. Cek Sistem Pendingin dan Cairan Radiator
Cuaca panas di siang hari bisa membuat suhu mesin cepat meningkat.
Pastikan air radiator dalam kondisi cukup dan tidak keruh. Periksa juga tabung reservoir serta selang-selang untuk memastikan tidak ada kebocoran.
Selain itu, pastikan kipas radiator berfungsi dengan baik.
Sistem pendingin yang optimal akan mencegah mesin mengalami overheat, terutama saat mobil digunakan dalam perjalanan jauh atau terjebak macet cukup lama.
3. Pastikan Sistem Rem dalam Kondisi Prima
Baca Juga : 4 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mudik Idul Adha Naik Mobil Pribadi
Rem merupakan komponen vital yang berhubungan langsung dengan keselamatan.
Periksa ketebalan kampas rem dan pastikan tidak ada suara berdecit atau getaran berlebihan saat pedal diinjak.
Jika pedal rem terasa lebih dalam dari biasanya atau mobil terasa kurang responsif saat mengerem, segera lakukan pengecekan di bengkel.
Berkendara saat Ramadhan sering kali dilakukan dalam kondisi lalu lintas padat, sehingga sistem pengereman yang optimal sangat dibutuhkan.
4. Perhatikan Kondisi dan Tekanan Ban
Ban yang aus atau tekanan anginnya tidak sesuai dapat memengaruhi kestabilan kendaraan.
Cek tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan, termasuk ban cadangan.
Jangan lupa periksa permukaan ban dari kemungkinan retakan, benjolan, atau keausan tidak merata.
Kondisi ban yang baik membantu mobil tetap stabil saat bermanuver dan mengurangi risiko selip, terutama jika hujan turun secara tiba-tiba di sore hari menjelang berbuka.
5. Cek Aki dan Sistem Kelistrikan
Aki yang lemah bisa menyebabkan mobil sulit dihidupkan, terutama saat digunakan setiap hari dengan durasi pendek.
Periksa kondisi terminal aki agar tidak berkarat dan pastikan tegangannya masih dalam batas normal.
Selain itu, pastikan seluruh lampu kendaraan, mulai dari lampu utama, lampu rem, hingga lampu sein berfungsi dengan baik.
Sistem kelistrikan yang prima sangat penting untuk menunjang keselamatan, terutama saat berkendara malam hari setelah tarawih.
6. Pastikan AC, Wiper, dan Fitur Pendukung Berfungsi Normal
Kenyamanan berkendara juga berpengaruh pada fokus pengemudi.
AC yang dingin membantu menjaga suhu kabin tetap nyaman sehingga tidak cepat lelah.
Jika AC terasa kurang dingin, segera lakukan pengecekan freon atau filter kabin.
Selain itu, cek kondisi wiper dan cairan washer.
Cuaca tak menentu bisa menyebabkan hujan turun tiba-tiba, sehingga visibilitas harus tetap terjaga dengan baik.
Dengan mobil yang selalu dalam kondisi prima, berkendara lebih tenang meski sedang berpuasa.
Fokus tetap terjaga, risiko gangguan teknis berkurang, dan aktivitas selama Ramadhan pun dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
(eno/TribunJualBeli.com)