BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Lampu indikator pada motor berfungsi sebagai penanda adanya gangguan pada sistem mesin maupun kelistrikan.
Ketika lampu ini menyala terus menerus, artinya terdapat komponen yang perlu segera diperiksa.
Banyak pengendara sering mengabaikan tanda peringatan ini, padahal jika dibiarkan terlalu lama dapat memicu kerusakan lebih serius dan membuat biaya perawatan meningkat.
Untuk memahami sumber masalahnya, berikut beberapa faktor umum yang kerap menyebabkan lampu indikator tetap hidup:
Baca Juga : 5 Cara Memperbaiki Lampu Indikator Motor Menyala Terus
1. Sensor Mesin Mengalami Gangguan
Sensor-sensor penting seperti sensor suhu, O2 sensor, atau throttle position sensor bisa mengalami error karena usia pakai atau kotoran.
Ketika sensor mengirimkan data tidak akurat ke ECU, sistem akan menilai adanya ketidaksesuaian dan langsung menyalakan lampu indikator.
Dampaknya, performa motor biasanya menurun dan konsumsi bahan bakar menjadi kurang efisien.
2. Aki Melemah atau Tegangan Tidak Stabil
Aki memiliki peran penting pada motor modern, terutama motor injeksi.
Ketika daya aki melemah atau tegangan tidak stabil, ECU mendeteksi adanya gangguan pada sistem kelistrikan.
Situasi ini membuat lampu indikator menyala terus.
Tegangan yang tidak stabil juga dapat memengaruhi fuel pump serta sensor lain sehingga menyebabkan tarikan motor terasa kurang bertenaga.
3. Gangguan pada Sistem Injeksi
Baca Juga : 5 Langkah Efektif Mengatasi Sekring Motor yang Sering Putus
Sistem injeksi mengandalkan fuel pump, injektor, dan filter yang harus bekerja secara bersih dan stabil.
Injektor yang kotor, filter yang tersumbat, atau fuel pump yang mulai melemah dapat membuat suplai bahan bakar tidak sesuai kebutuhan mesin.
ECU akan membaca gangguan ini dan memunculkan peringatan melalui lampu indikator.
Gejala lain biasanya berupa brebet, mesin tersendat, atau tenaga motor terasa menurun.
4. Konektor atau Kabel Bermasalah
Kabel putus, konektor kendor, atau soket berkarat dapat menghambat sinyal dari sensor menuju ECU.
Kerusakan seperti ini cukup sering terjadi pada motor yang sudah berumur atau sering dipakai di medan yang tidak rata.
Gangguan kecil pada jalur kabel saja sudah cukup untuk memicu lampu indikator terus menyala karena ECU tidak menerima data secara sempurna.
5. ECU Mengalami Error
ECU menjadi otak dari seluruh sistem elektronik motor.
Jika ECU mengalami error akibat kelembapan, korsleting ringan, atau tegangan yang tidak stabil dari aki, lampu indikator langsung menyala sebagai tanda peringatan.
Walaupun kasus ini tidak terlalu sering terjadi, kerusakan pada ECU dapat memengaruhi performa mesin secara keseluruhan.
Memahami penyebabnya membantu mencegah kerusakan yang lebih berat dan menjaga motor tetap aman serta nyaman digunakan setiap hari.
Pemeriksaan dini di bengkel terpercaya merupakan langkah terbaik untuk memastikan kondisi motor tetap optimal.
(Eno/TribunJualBeli.com)