BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Lampu indikator pada motor memiliki peran penting sebagai penanda adanya gangguan pada sistem kelistrikan ataupun mesin.
Ketika lampu ini menyala terus, pengendara sering kali merasa khawatir meskipun motor masih dapat berjalan normal.
Kondisi seperti ini sebenarnya cukup umum terjadi, terutama pada motor injeksi. P
enyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari baterai yang melemah, sambungan kabel yang longgar, hingga sensor yang tidak membaca data dengan benar.
Untuk mengatasinya, berikut lima cara yang bisa dilakukan agar lampu indikator kembali normal:
Baca Juga : 5 Langkah Efektif Mengatasi Sekring Motor yang Sering Putus
1. Cek Kondisi Aki Motor
Aki merupakan salah satu sumber tenaga utama sistem kelistrikan motor, termasuk untuk menyalakan sensor dan ECU.
Saat tegangan aki menurun atau tidak stabil, ECU dapat mendeteksi adanya ketidakseimbangan sehingga lampu indikator menyala terus.
Idealnya, aki motor harus memiliki tegangan normal agar seluruh komponen dapat bekerja dengan baik.
Jika motor sudah mulai terasa berat saat dinyalakan, lampu redup, atau aki berumur lebih dari dua tahun, ada kemungkinan aki menjadi penyebabnya.
Memeriksa tegangan menggunakan voltmeter, membersihkan kutub aki, atau mengganti aki yang sudah lemah dapat menjadi langkah awal untuk memperbaiki masalah ini.
2. Reset ECU/ECM Motor
Kadang-kadang, lampu indikator menyala bukan karena kerusakan komponen, melainkan karena ECU menyimpan error lama yang belum dihapus.
ECU atau ECM bekerja seperti otak motor yang akan menandai setiap gangguan yang terdeteksi.
Setelah masalah teratasi, error tersebut tidak selalu hilang secara otomatis, sehingga diperlukan reset.
Cara paling sederhana adalah melepas kabel aki selama beberapa menit untuk menghilangkan sisa tegangan pada sistem.
Pada beberapa tipe motor, terdapat metode reset khusus yang memerlukan kombinasi switch, atau bahkan alat scanner.
Setelah reset dilakukan, biasanya lampu indikator akan kembali normal jika tidak ada kerusakan lain.
3. Periksa Soket dan Kabel Kelistrikan
Baca Juga : 4 Keuntungan Mengubah Sistem Kelistrikan Motor dari AC ke DC
Soket sensor yang kotor, longgar, atau kabel yang terkelupas juga bisa menyebabkan lampu indikator tidak mau padam.
Sistem injeksi membutuhkan aliran data yang stabil, dan gangguan pada sambungan kabel sedikit saja dapat membuat sensor memberikan informasi yang salah pada ECU.
Pada beberapa kasus, soket yang terkena air atau debu juga mengakibatkan koneksi tidak sempurna.
Memeriksa bagian-bagian kelistrikan, terutama yang berada di sekitar area mesin dan throttle body, dapat membantu menemukan sumber masalah.
Jika ada soket yang kotor, membersihkannya dengan cairan pembersih khusus dapat membuat koneksi kembali normal.
4. Periksa Sensor yang Terkait
Lampu indikator juga dapat menyala terus akibat adanya sensor yang rusak atau tidak bekerja maksimal.
Beberapa sensor yang sering menimbulkan masalah antara lain sensor O2, sensor suhu mesin, sensor throttle position, hingga sensor MAP.
Jika salah satu sensor ini bermasalah, ECU akan mendeteksi data yang tidak sesuai dan mengaktifkan lampu indikator.
Periksa kondisi sensor, baik secara visual maupun menggunakan alat diagnosis.
Jika sensor menunjukkan gejala rusak, menggantinya adalah solusi terbaik agar performa motor tetap optimal dan lampu indikator kembali normal.
5. Lakukan Scan Error di Bengkel Resmi
Jika langkah-langkah sebelumnya masih belum mengubah kondisi lampu indikator, membawa motor ke bengkel resmi atau bengkel injeksi yang memiliki alat scanner adalah pilihan paling akurat.
Alat ini dapat membaca kode error (DTC) yang tersimpan di ECU, sehingga mekanik dapat mengetahui komponen mana yang mengalami gangguan tanpa menebak-nebak.
Pemeriksaan menggunakan scanner juga membantu menghindari pembongkaran komponen yang tidak perlu dan mempercepat proses perbaikan.
Dengan diagnosis yang tepat, lampu indikator biasanya dapat dipadamkan setelah penyebab utamanya ditemukan dan diperbaiki.
Perawatan rutin dan pengecekan berkala akan membantu mencegah munculnya masalah serupa di kemudian hari.
(Eno/TribunJualBeli.com)