0

Bukannya Hilangkan Kantuk, Waspadai Bahaya Minum Kopi di Jam-jam Berikut Ini

Penulis: Achadiyah Nurul
Bukannya Hilangkan Kantuk, Waspadai Bahaya Minum Kopi di Jam-jam Berikut Ini

TRIBUNJUALBELI.COM - Bagi sebagian orang, minum kopi di pagi hari dipercaya bisa membantu meningkatkan energi untuk beraktivitas selama sehari penuh.

Selain untuk meningkatkan energi, kopi juga diharapkan bisa menghilangkan rasa kantuk sisa semalam.

Namun, tahukah Anda, kebiasaan tersebut ternyata salah besar.

Ya, minum kopi di pagi hari ternyata justru bisa membuat tubuh kurang berenergi.

BACA JUGA : Jangan Panik, Begini Cara Mudah Mengatasi Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi

BACA JUGA : Pecinta Kafein Wajib Paham, Ini Masa Kadaluarsa Kopi Menurut Jenisnya

Melansir data Healthline, mengonsumsi kopi di pagi hari justru membuat kita tidak bisa merasakan manfaatnya untuk meningkatkan energi.

Pasalnya, pagi hari adalah puncak ketika hormon stres kortisol diproduksi.

Hormon kortisol memang dapat meningkatkan kewaspadaan dan fokus.

Tingkat metabolisme, respons sistem kekebalan tubuh, dan tekanan darah juga diatur oleh hormon kortisol.

Hormon ini mencapai puncak pada 30 hingga 45 menit setelah kita bangun tidur dan turut perlahan-lahan.


Sementara itu, waktu terbaik untuk minum kopi adlah saat hormon kortisol dalam tingkat rendah, yakni sekitar 9,30 hingga 11.30.

Minum kopi ketika tingkat kortisol Anda berada di puncaknya akan semakin meningkatkan hormon tersebut.

Padahal, hormom kortisol yang terlalu tinggi bisa merusak sistem kekebalan tubuh yang memicu berbagai masalah kesehatan.

Dosis minum kopi yang tepat

Di sisi lain, ahli gizi Melanie Dellinges menyarankan kita untuk lebih memperhatikan jumlah kopi yang kita konsumsi, bukan waktu terbaik untuk meminumnya.

BACA JUGA : Jarang yang Tahu Manfaat Seduhan Kulit Biji Kopi Kering, Cegah Kanker hingga Diabetes

BACA JUGA : Mudah, Begini Cara Menghilangkan Noda Kopi yang Menempel Pada Gelas

Kopi mengandung kafein. Jika dikonsumsi berlebihan bisa menyebabkan risiko berikut:

- sakit kepala

- emosi meningkat

- gangguan tidur

- palpitasi jantung

- gangguan pencernaan

- dehidrasi


- agitasi

- maag

- gugup

- diare

Untuk menghindari efek tersebut, Dellinges merekomendasikan agar kita membatasi asupan kopi hanya dua hingga empat cangkir sehari.

Ia juga menyarankan kita agar tidak mengonsumsi kopi menjelang waktu tidur agar kualitas tidur kita terjaga.

Riset dalam Journal of Clinical Sleep Meidicne membuktikan bahwa efek kafein bisa mengganggu kualitas tidur secara signifikan meski kita mengonsumsinya enam jam sebelum tidur.

"Sebaiknya, kita minum kopi minimal enam jam sebelum tidur agar kualitas tidur terjaga," ucap Dellinges.

(Kompas.com/Ariska Puspita Anggraini)

Artikel ini sudah tayang di laman Kompas.com dengan judul Demi Manfaat Maksimal, Ini Waktu Terbaik untuk Minum Kopi