zoom-in lihat foto Wajib Tahu, Stop Kebiasaan Konsumsi Nasi Berlebihan Saat Sahur
Ilustrasi bahaya jika terlalu banyak konsumsi nasi | Tribunnews.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Saat puasa kita menahan lapar dan dahaga.

Nah, meski saat berpuasa kita tetap perlu memperhatikan makanan yang masuk ke tubuh ya.

Jangan sampai karena menahan lapar selama berpuasa, kita justru sembarangan memilih menu makan untuk berbuka dan sahur.

Apa lagi saat sahur, kita memang perlu konsumsi karbohidrat supaya tenaga di tubuh kita terisi dan bisa kuat puasa.

Tapi tidak boleh berlebihan apa lagi terlalu kenyang! bukanya menambah tenaga malah jadi berbahaya.

Makan nasi saat sahur sebenarnya baik, asalkan porsinya pas dan tidak terlalu banyak.

Memang apa jadinya kalau kebanyakan makan nasi saat sahur?

Simak penjelasannya yuk!

BACA JUGA: Ketahui Yuk Girls, Ini 4 Tips Menjaga Kulit Agar Tetap Kenyal saat Puasa

BACA JUGA: 3 Cara untuk Membuat Mulut Tetap Segar Saat Berpuasa

2 dari 3 halaman

Efek terlalu banyak karbohidrat

Nasi memang dikenal sebagai makanan pokok orang Indonesia terutama untuk pemenuhan karbohidrat sehari-hari.


Akan tetapi, terlalu banyak karbohidrat saat sahur justru akan membuat jadi mudah merasa lapar.

Melansir dari Kompas.com, Ahli gizi DR. dr. Tan Shot Yen, M.Hum, mengatakan, karbohidrat seperti nasi dan mi mudah dicerna menjadi gula dalam tubuh.

"Terlalu banyak karbo, dengan harapan bisa nahan lapar, justru bikin lapar lebih cepat mendera karena karbohidrat seperti nasi, mi dan kawan-kawannya lekas dicerna jadi gula," ujar Tan.

Banyak mengandung gula

Seperti dijelaskan sebelumya, nasi yang masuk ke tubuh mudah dicerna dan diubah jadi gula dalam tubuh.

Itu artinya kebanyakan makan nasi saat sahur tentu semakin menambah kadar gula di tubuh kita.

Kebanyakan kadar gula di tubuh sangat enggak baik, girls! bisa menyebabkan penyakit diabetes.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health pun menunjukkan bahwa semakin banyak porsi nasi putih yang dimakan setiap hari, maka semakin besar peluang seseorang untuk mengembangkan diabetes tipe 2 (kencing manis).

3 dari 3 halaman

Nah, kamu gak mau kan niatnya beribadah puasa malah jadi diabetes?


Ganti dengan karbohidrat lain

Tidak ada masalah kalau memang kita pecinta nasi dan selalu makan nasi selama Ramadan, asalkan porsinya harus diperhatikan dan jangan berlebihan ya!

Tapi kita bisa juga lho mengganti menu nasi dengan jenis makanan berkarbohidrat kompleks lainnya.

Misalnya nasi putih bisa diganti dengan nasi merah/coklat, shirataki, ubi, singkong, kentang, jagung, talas, ganyong, kimpul, dan garut.

Artikel ini telah tayang dilaman Cewekbanget.grid.id dengan judul Stop Konsumsi Nasi Berlebihan Saat Sahur Kalau Engggak Mau Risiko Ini!

Selanjutnya