zoom-in lihat foto Ketahui Yuk, Ternyata Orang dengan 5 Kondisi Ini Tidak Disarankan Makan Kubis
Ilustrasi orang dengan kondisi ini tidak boleh makan kubis | Tribunnews.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Apakah kamu suka makan kubis?

Kembang kol atau kubis memang menjadi salah satu sayuran yang banyak digemari orang.

Tetapi, jika dikonsumsi dalam kondisi yang tidak tepat dapat memberikan beberapa efek samping.

Selain itu, kubis mengandung gula yang tidak bisa dicerna yang bisa mematikan tubuh.

Jika kamu menyukai kubis atau mengonsumsi kol dalam jumlah besar, maka bersiaplah mengalami efek sampingnya.

Bagi sebagian orang, mungkin ada yang sebaiknya tidak disarankan untuk mengonsumsi kol.

BACA JUGA: 5 Sayuran Ini Akan Kehilangan Nutrisinya Jika Dikukus, Salah Satunya Wortel

BACA JUGA: Ketahui, Ini Beberapa Jenis Sayuran yang Bisa Bantu Kurangi Stres

1. Memililiki kandungan gas tinggi

Seperti beberapa sayuran seperti brokoli dan kembang kol, kol tidak mudah dicerna oleh enzim yang ada di tubuh.

2 dari 4 halaman

Itulah sebabnya ketika sayuran mencapai usus besar, Anda merasa kembung, atau bersendawa.

Solusinya adalah tidak berhenti makan tetapi memakannya dalam jumlah yang terkontrol.


2. Masalah dengan tiroid

Makan banyak kol sepanjang hari dapat mengganggu fungsi tiroid.

Hal ini disebabkan fakta bahwa kol menyebabkan kekurangan yodium dalam tubuh.

Konsumsi berlebihan sayuran ini dapat mengembangkan beberapa masalah yang berhubungan dengan tiroid, seperti hipertiroidisme.

Masalah ini bisa semakin menjadi terutama jika kamu juga makan sayuran berdaun lain seperti bayam dan kangkung.

3. Diare

Beberapa orang memiliki masalah pencernaan dan penyakit seperti sindrom usus, sehingga harus menghindari kol.

Serat yang ada dalam kol bermanfaat, tetapi hanya jika dikonsumsi dalam jumlah kecil.

3 dari 4 halaman

Kelebihan serat dan gula dapat menyebabkan masalah usus dan diare.

BACA JUGA: Mau Bikin Kebun Sayur di Rumah? 7 Tanaman Ini Paling Cepat Tumbuh

BACA JUGA: Berencana Menanam Sayuran Sendiri di Rumah? Simak Dulu Tipsnya

4. Punya kadar gula darah yang rendah

Mengatur gula darah sangat diperlukan dalam tubuh karena dapat menyebabkan diabetes.


Padahal kol sebenarnya memiliki kemampuan mengontrol kadar gula darah dalam tubuh dan mencegah diabetes.

Makan sayuran berdaun dalam jumlah besar dapat menyebabkan kadar gula menurun sangat rendah.

Ini bisa menjadi penyebab utama hipoglikemia jika tidak hati-hati.

5. Ibu menyusui

Jika kamu sedang di masa menyusui, coba hindari makan kol sementara.

4 dari 4 halaman

Ini karena gas dapat berkembang pada orang dewasa dengan makan kol.

Penelitian menunjukkan bahwa diet kol dapat berdampak pada bayi juga.

Ini mungkin merupakan akar penyebab kolik pada bayi.

Selanjutnya