BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Berkendara saat bulan Ramadhan membutuhkan konsentrasi ekstra.
Perubahan pola tidur akibat sahur dan ibadah malam kerap membuat tubuh lebih mudah lelah di siang hari.
Jika tidak diantisipasi, rasa kantuk saat mengemudi bisa meningkatkan risiko kecelakaan, terutama ketika arus mudik mulai padat.
Agar perjalanan tetap aman dan nyaman, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan untuk mengatasi kantuk saat berkendara di bulan puasa.
Berikut enam cara ampuh yang dapat dilakukan:
Baca Juga : 7 Tips Aman Berkendara Motor Menjelang Waktu Berbuka Puasa
1. Pastikan Waktu Istirahat Cukup
Kurang tidur menjadi penyebab utama munculnya rasa kantuk di jalan.
Meski harus bangun sahur, usahakan tetap mendapatkan waktu tidur yang cukup dengan tidur lebih awal atau memanfaatkan waktu istirahat siang.
Tubuh yang segar akan membantu menjaga fokus dan respons tetap optimal saat berkendara.
2. Hindari Berkendara di Jam Rawan Kantuk
Beberapa waktu yang rawan kantuk biasanya terjadi pada siang hari setelah zuhur dan menjelang sore sebelum berbuka.
Jika memungkinkan, atur jadwal perjalanan di luar jam-jam tersebut.
Perencanaan waktu yang tepat dapat membantu mengurangi risiko kehilangan konsentrasi di tengah perjalanan.
3. Manfaatkan Rest Area untuk Beristirahat
Baca Juga : 4 Tips Aman Menyimpan Remote Smart Key Motor Saat Berkendara
Jika mulai merasa mengantuk, segera menepi di rest area atau tempat aman untuk beristirahat.
Tidur singkat selama 15–30 menit dapat membantu memulihkan energi dan meningkatkan kewaspadaan.
Jangan memaksakan diri melanjutkan perjalanan dalam kondisi mengantuk karena risiko microsleep bisa terjadi tanpa disadari.
4. Jaga Sirkulasi Udara di Dalam Kendaraan
Udara yang pengap dapat mempercepat munculnya rasa kantuk.
Pastikan sirkulasi udara di dalam mobil atau kabin kendaraan tetap baik dengan menyalakan AC secukupnya atau membuka jendela sesekali.
Suasana kabin yang segar membantu tubuh tetap terjaga dan lebih fokus.
5. Lakukan Peregangan Ringan
Berhenti sejenak untuk melakukan peregangan ringan dapat membantu melancarkan peredaran darah.
Gerakan sederhana seperti meregangkan tangan, kaki, dan bahu cukup efektif mengurangi rasa pegal sekaligus mengusir kantuk.
Langkah ini sangat dianjurkan saat menempuh perjalanan jarak jauh.
6. Konsumsi Makanan Bergizi Saat Sahur dan Berbuka
Asupan makanan saat sahur berpengaruh terhadap stamina sepanjang hari.
Pilih makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta cukup cairan agar tubuh tidak mudah lemas.
Hindari makanan berlebihan yang terlalu manis atau berlemak karena dapat memicu rasa cepat mengantuk.
Keselamatan di jalan tetap menjadi prioritas utama, terutama saat momentum mudik Ramadhan.
(eno/TribunJualBeli.com)