BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Paking knalpot memiliki peran penting dalam menjaga sambungan antara leher knalpot dan mesin tetap rapat.
Jika pemasangannya tidak tepat, knalpot bisa mengalami kebocoran yang ditandai dengan suara lebih bising, performa menurun, hingga bau gas buang yang menyengat.
Agar paking knalpot baru tidak mudah bocor, berikut tiga tips yang perlu diperhatikan saat pemasangan:
Baca Juga : 5 Cara Membuat Knalpot Racing Motor 2 Tak Lebih Nyaring
1. Pastikan Dudukan Knalpot Bersih dan Rata
Sebelum memasang paking knalpot baru, bersihkan terlebih dahulu dudukan knalpot pada mesin.
Sisa paking lama, kerak karbon, atau kotoran yang menempel dapat membuat paking tidak menutup sempurna.
Gunakan lap bersih atau amplas halus jika diperlukan, lalu pastikan permukaan dudukan rata agar paking bisa menempel dengan optimal.
2. Gunakan Paking Sesuai Spesifikasi Motor
Setiap motor memiliki ukuran dan bentuk paking knalpot yang berbeda.
Menggunakan paking yang tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan celah pada sambungan knalpot sehingga rawan bocor.
Sebaiknya gunakan paking knalpot orisinal atau produk aftermarket berkualitas yang direkomendasikan untuk tipe motor yang digunakan.
Baca Juga :
3. Kencangkan Baut Knalpot Secara Merata
Saat memasang kembali knalpot, pastikan baut dikencangkan secara bertahap dan merata.
Jangan langsung mengencangkan satu sisi terlalu kuat karena dapat membuat posisi paking miring atau terjepit tidak sempurna.
Kencangkan baut secara bergantian hingga terasa pas, lalu cek kembali setelah mesin digunakan untuk memastikan tidak ada kebocoran.
Dengan memperhatikan tiga tips di atas, paking knalpot motor bisa terpasang lebih rapat dan awet.
Selain mencegah kebocoran, pemasangan yang benar juga membantu menjaga performa mesin tetap optimal dan suara knalpot tidak berlebihan.
(Eno/TribunJualBeli.com)