0

5 Bagian Motor Ini Rentan Rusak Jika Asal Semprot Saat Dicuci

Penulis: eno tjb
5 Bagian Motor Ini Rentan Rusak Jika Asal Semprot Saat Dicuci

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Mencuci motor menjadi rutinitas yang kerap dilakukan pemilik kendaraan agar tampilan tetap bersih dan enak dipandang.

Selain soal estetika, motor yang bersih juga memudahkan pemilik untuk mendeteksi kerusakan sejak dini.

Namun, kebiasaan mencuci motor dengan cara asal semprot, terutama menggunakan air bertekanan tinggi, justru bisa menimbulkan masalah serius.

Banyak pemilik motor beranggapan semakin kuat semprotan air, maka kotoran akan semakin mudah hilang.

Padahal, tanpa disadari air dapat masuk ke komponen vital yang seharusnya terlindungi.

Dampaknya tidak selalu terasa langsung, tetapi bisa muncul beberapa waktu setelah motor digunakan.

Agar kesalahan ini tidak terulang, berikut 5 bagian motor yang rentan rusak jika disemprot air secara sembarangan saat dicuci:

Baca Juga : Jangan Malas! Ini 7 Keuntungan Rutin Mencuci Motor

1. Sistem Kelistrikan

Sistem kelistrikan merupakan bagian paling sensitif terhadap air.

Dalle
 
 
Dijual Motor Bekas, Yamaha Mio Soul GT, Tahun 2014, Lengkap Istimewa - Jakarta Utara
Rp 4,300,000.00
dki-jakarta

Soket kabel, konektor, koil, hingga sekring sangat rentan mengalami gangguan jika kemasukan air.

Meskipun sebagian motor sudah dilengkapi pelindung karet, air bertekanan tinggi tetap berpotensi menembus celah kecil.

Jika dibiarkan, kelistrikan bisa mengalami korsleting, membuat motor sulit dihidupkan atau bahkan mati mendadak saat digunakan.

Masalah kelistrikan juga sering kali sulit dideteksi karena gejalanya muncul secara tidak menentu.

2. Busi dan Rumah Busi

Busi dan Rumah Busi

Busi berfungsi sebagai pemantik api dalam proses pembakaran.

Menyemprot air langsung ke area busi dapat menyebabkan air masuk ke rumah busi dan mengganggu sistem pengapian.

Akibatnya, mesin menjadi brebet, tenaga menurun, dan motor terasa tidak responsif saat digas.

Dalam beberapa kasus, motor baru bisa dihidupkan kembali setelah area busi benar-benar kering.

3. Karburator atau Throttle Body

Baca Juga : Awas! Ini 5 Kerugian Cuci Motor Pakai Sabun Cuci Piring

Pada motor berkarburator, semprotan air ke arah karburator dapat membuat kotoran atau air masuk ke saluran bahan bakar.

Sementara pada motor injeksi, throttle body juga tidak luput dari risiko serupa.

Jika air masuk ke bagian ini, proses pencampuran udara dan bahan bakar menjadi tidak optimal.

Dampaknya, motor sulit langsam, tarikan terasa berat, dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

Masalah ini sering muncul beberapa hari setelah motor dicuci, sehingga kerap tidak disadari penyebabnya.

4. Bearing dan As Roda

Bearing dan As Roda

Bearing roda dan as merupakan komponen yang membutuhkan pelumasan maksimal.

Menyemprot bagian ini dengan air bertekanan tinggi dapat menghilangkan pelumas dan mempercepat timbulnya karat.

Kerusakan bearing biasanya ditandai dengan suara kasar saat roda diputar atau saat motor melaju.

Jika dibiarkan, kenyamanan berkendara menurun dan berpotensi membahayakan keselamatan.

5. Knalpot

Knalpot juga termasuk bagian yang sering disemprot tanpa pertimbangan.

Dalle
 
 
Dijual Motor Bekas, Honda PCX, Tahun 2022, Surat Lengkap, Istimewa - Jakarta Utara
Rp 11,000,000.00
dki-jakarta

Air yang masuk ke dalam knalpot dapat menyebabkan karat pada bagian dalam yang tidak terlihat.

Selain itu, sisa air di dalam knalpot bisa mengganggu aliran gas buang dan memengaruhi performa mesin.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memperpendek usia pakai knalpot.

Dengan memperhatikan cara mencuci yang tepat, motor tidak hanya terlihat bersih, tetapi juga lebih awet dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

(Eno/TribunJualBeli.com)