BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Memasang GPS pada motor kini menjadi langkah penting untuk meningkatkan keamanan kendaraan, terutama di tengah maraknya kasus pencurian motor di berbagai daerah.
Banyak orang mengira pemasangan GPS harus dilakukan teknisi profesional, padahal dengan perangkat yang tepat kamu bisa melakukannya sendiri di rumah.
Prosesnya tidak serumit yang dibayangkan, yang penting adalah memahami fungsi komponen, memilih lokasi pemasangan yang aman, serta memastikan perangkat terhubung dengan baik ke sumber daya.
Berikut penjelasan lengkap dan lebih mendalam mengenai cara memasang GPS motor secara mandiri:
Baca Juga : Motor Sudah Keyless Tapi Masih Bisa Dicuri? Ini 4 Tips Pencegahannya
1. Tentukan Jenis GPS Tracker yang Tepat
Sebelum memasang, penting untuk memahami jenis GPS tracker yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan.
Ada perangkat dengan fitur lengkap seperti pelacakan real-time, sensor getar, dan pemutus aliran listrik, sementara sebagian lainnya lebih sederhana dengan fungsi pelacakan lokasi saja.
Pertimbangkan kebutuhan penggunaan, tingkat keamanan yang kamu inginkan, hingga ukuran perangkat agar mudah disembunyikan di motor.
Memilih tipe yang tepat sejak awal akan memudahkan proses pemasangan sekaligus memastikan keamanan motor menjadi lebih maksimal.
2. Siapkan Alat dan Kelengkapan Pendukung
Agar pemasangan berjalan lancar, persiapkan alat-alat sederhana seperti obeng, tang potong, isolasi listrik, dan kabel ties.
Pastikan GPS tracker sudah dilengkapi kartu SIM aktif yang memiliki paket data, karena sebagian besar perangkat memerlukan koneksi internet untuk mengirimkan lokasi secara real-time.
Dengan perlengkapan lengkap sejak awal, kamu bisa memasang perangkat dengan lebih cepat dan rapi tanpa harus mencari alat tambahan di tengah proses.
3. Cari Lokasi Pemasangan yang Aman dan Tersembunyi
Dalam pemasangan GPS, lokasi penempatan menjadi salah satu aspek paling penting.
Pilih area yang aman, tidak mudah terlihat, tidak terkena air, dan tidak mengalami panas berlebih.
Beberapa area motor yang umumnya cocok antara lain bagian bawah jok, dekat aki, ruang dalam body samping, atau area di balik lampu depan.
Penempatan yang tepat akan membuat perangkat sulit ditemukan orang lain namun tetap mendapatkan sinyal GPS yang baik agar pelacakan berjalan maksimal.
4. Hubungkan Kabel GPS ke Aki Motor
Baca Juga : 5 Cara Aman Parkir Motor di Basement, Hindari Kerusakan dan Pencurian
Kebanyakan GPS tracker memerlukan suplai daya langsung dari aki motor.
Proses ini sebenarnya cukup sederhana. Kamu hanya perlu menghubungkan kabel merah ke kutub positif aki dan kabel hitam ke kutub negatif.
Perhatikan agar sambungan kuat dan tertutup rapat menggunakan isolasi untuk menghindari korsleting.
Setelah tersambung dengan benar, perangkat biasanya langsung aktif dan siap diatur melalui aplikasi.
5. Rapikan Pemasangan dan Amankan Posisi GPS
Setelah semua kabel terhubung, pastikan posisi GPS benar-benar aman dan tidak mudah bergeser.
Kamu dapat mengikatnya menggunakan kabel ties atau menempelkan perangkat dengan perekat kuat agar tetap stabil meski motor melewati jalan bergelombang.
Merapikan kabel juga penting untuk mencegah gangguan pada komponen motor lainnya dan menjaga tampilan tetap rapi seperti bawaan pabrik.
6. Lakukan Pengujian Melalui Aplikasi
Tahap terakhir adalah melakukan pengujian sistem untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.
Instal aplikasi resmi dari perangkat GPS tracker yang kamu gunakan, lalu cek apakah lokasi motor sudah terdeteksi dengan akurat.
Periksa juga apakah fitur seperti alarm, notifikasi getaran, atau pemutus arus bekerja sesuai instruksi.
Jika seluruh fitur berjalan normal, berarti pemasangan sudah benar dan perangkat siap digunakan untuk memantau motor kapan saja.
Lakukan pengecekan berkala agar perangkat tetap berfungsi optimal dan motor tetap aman setiap saat.
(Eno/TribunJualBeli.com)