0

7 Hal yang Membedakan Rumah Full Furnished dan Semi Furnished, Nomor 5 Sering Diabaikan!

Penulis: eno tjb
7 Hal yang Membedakan Rumah Full Furnished dan Semi Furnished, Nomor 5 Sering Diabaikan!

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Dalam mencari hunian baru, calon pembeli atau penyewa sering dihadapkan pada istilah seperti full furnished dan semi furnished.

Sekilas terdengar mirip, namun sebenarnya kedua tipe rumah ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Memahami perbedaannya sangat penting agar tidak salah pilih, karena keputusan ini akan memengaruhi kenyamanan, biaya, hingga gaya hidup dalam jangka panjang.

Banyak orang tergoda dengan label siap huni yang disematkan pada rumah full furnished, namun belum tentu mengetahui detail kondisi perabotan di dalamnya.

Sementara itu, rumah semi furnished juga punya keunggulan tersendiri yang sering diabaikan.

Untuk membantu kamu menentukan pilihan terbaik, berikut penjelasan lengkap mengenai tujuh perbedaan utama antara keduanya:

Baca Juga : Kesalahan Dekorasi Rumah yang Membuat Interior Tidak Nyaman, Ini 6 Contohnya

1. Kelengkapan Furnitur di Dalam Rumah

Kelengkapan Furnitur di Dalam Rumah

Perbedaan paling mendasar antara rumah full furnished dan semi furnished terletak pada jumlah serta jenis perabot yang disediakan.

Rumah full furnished biasanya sudah dilengkapi dengan seluruh kebutuhan dasar rumah tangga.

Dari ruang tamu hingga kamar tidur, semuanya telah disiapkan lengkap, mulai dari sofa, meja makan, tempat tidur, lemari, hingga perlengkapan dapur seperti kompor, kulkas, dan peralatan masak.

Sementara itu, rumah semi furnished hanya menyediakan perabotan pokok.

Misalnya, terdapat kitchen set, lemari pakaian, atau tempat tidur tanpa kasur.

Selebihnya, penghuni perlu melengkapi sendiri sesuai kebutuhan dan selera pribadi. Karena itu, rumah semi furnished cenderung lebih fleksibel untuk ditata ulang.

2. Tingkat Kepraktisan dan Kemudahan Saat Pindah

Rumah full furnished sangat cocok bagi mereka yang ingin langsung menempati hunian tanpa repot berbelanja furnitur tambahan.

Barra
 
 
Dijual Rumah 3 Lantai, Lt. 57m2, Lb. 150m2, Shm, Di Cihideung, Sersan Bajuri Atas - Bandung Barat
Rp 900,000,000.00
jawa-barat

Tipe ini sering menjadi pilihan eksekutif muda, pasangan baru menikah, atau penyewa jangka pendek yang membutuhkan kenyamanan instan.

Begitu kunci diterima, penghuni bisa langsung membawa pakaian dan barang pribadi tanpa perlu memikirkan kebutuhan dasar rumah.

Sebaliknya, rumah semi furnished lebih cocok untuk penghuni yang ingin memberikan sentuhan pribadi pada interiornya.

Meski perlu sedikit waktu dan biaya tambahan untuk menata furnitur, hasilnya bisa lebih sesuai dengan karakter dan gaya hidup masing-masing.

3. Harga Jual dan Sewa yang Berbeda

Harga Jual dan Sewa yang Berbeda

Faktor harga menjadi pembeda penting antara kedua tipe hunian ini.

Rumah full furnished biasanya dijual atau disewakan dengan harga lebih tinggi karena nilai furnitur dan peralatan rumah tangga sudah termasuk dalam harga total.

Tak jarang, kualitas furnitur dan desain interior juga ikut menentukan besarnya harga jual.

Sementara itu, rumah semi furnished umumnya ditawarkan dengan harga lebih terjangkau.

Hal ini memberikan peluang bagi pembeli yang ingin mengatur bujet untuk membeli furnitur secara bertahap atau memilih sendiri model perabot yang sesuai dengan keinginan mereka.

4. Gaya Interior dan Ruang untuk Berkreasi

Baca Juga : 7 Tips Desain Interior Natural agar Rumah Terasa Lebih Segar dan Nyaman

Dalam rumah full furnished, gaya interior sudah sepenuhnya ditentukan oleh pengembang atau pemilik sebelumnya.

Semua perabot dan dekorasi biasanya mengikuti satu konsep desain tertentu, seperti minimalis, modern, atau klasik.

Bagi sebagian orang, ini tentu memudahkan karena tidak perlu repot menata ulang. Namun bagi yang menyukai kebebasan berekspresi, hal ini bisa menjadi keterbatasan.

Berbeda dengan rumah semi furnished, penghuni dapat lebih leluasa berkreasi.

Ruangan bisa diisi dengan perabot dan dekorasi pilihan sendiri, menciptakan suasana rumah yang lebih personal dan menggambarkan kepribadian pemiliknya.

Gaya inilah yang sering disukai oleh keluarga muda atau individu dengan cita rasa desain yang unik.

5. Kualitas dan Kondisi Furnitur yang Sering Diabaikan

Kualitas dan Kondisi Furnitur yang Sering Diabaikan

Salah satu hal yang paling sering luput dari perhatian calon pembeli atau penyewa adalah kondisi furnitur dalam rumah full furnished.

Tak semua properti menggunakan perabot berkualitas tinggi.

Ada yang memakai furnitur standar demi menekan biaya, bahkan beberapa sudah mulai menua karena digunakan oleh penghuni sebelumnya.

Sebelum memutuskan untuk membeli atau menyewa, penting untuk memeriksa setiap detail kondisi furnitur.

Pastikan sofa, lemari, hingga peralatan elektronik masih berfungsi baik dan tidak mengalami kerusakan.

Hal kecil seperti engsel pintu lemari yang longgar atau cat furnitur yang mengelupas bisa menjadi pertanda bahwa perawatan sebelumnya kurang optimal.

Pemeriksaan menyeluruh akan membantu menghindari kerugian di kemudian hari.

6. Biaya Perawatan dan Tanggung Jawab Penghuni

Rumah full furnished memang praktis, tetapi konsekuensinya adalah biaya perawatan yang lebih besar.

Barra
 
 
Dijual Rumah, Lt. 210m2, Lb. 200m2, Shm, Full Furnish, Di Setraduta, Dekat Tol Pasteur - Bandung
Rp 3,900,000,000.00
jawa-barat

Semakin banyak furnitur dan perlengkapan yang tersedia, semakin tinggi pula tanggung jawab penghuni untuk menjaga kondisinya.

Pemilik rumah atau penyewa perlu memastikan kebersihan dan merawat furnitur agar tidak cepat rusak, terutama jika terbuat dari bahan kayu atau memiliki elemen dekoratif yang sensitif.

Sementara itu, rumah semi furnished lebih mudah dirawat karena jumlah perabot lebih sedikit.

Penghuni juga dapat memilih furnitur yang sesuai dengan kebiasaan mereka, misalnya memilih bahan yang mudah dibersihkan atau lebih tahan lama.

7. Fleksibilitas bagi Penghuni Baru

Tingkat Fleksibilitas Rumah Semi Furnished

Keunggulan terakhir ada pada tingkat fleksibilitas.

Rumah semi furnished menawarkan kebebasan penuh bagi penghuni untuk menyesuaikan tata ruang, menambah furnitur baru, atau bahkan mengganti tema interior sesuai selera.

Rumah jenis ini cocok bagi mereka yang ingin benar-benar membangun suasana rumah yang hidup dan personal.

Sebaliknya, rumah full furnished lebih ideal bagi orang yang tidak ingin repot memikirkan detail dekorasi.

Semuanya sudah tersedia dan tertata rapi, tinggal digunakan saja.

Pilihan ini cocok untuk penghuni yang memiliki mobilitas tinggi dan mengutamakan kepraktisan.

Pada akhirnya, rumah terbaik bukan hanya yang indah dan lengkap, tetapi yang mampu mencerminkan karakter serta memberi kenyamanan bagi penghuninya setiap hari.

(Eno/TribunJualBeli.com)