0

Tetap Eksis di Kamera, Tetap Aman di Jalan, 4 Tips Ngevlog Sambil Naik Motor

Penulis: eno tjb
Tetap Eksis di Kamera, Tetap Aman di Jalan, 4 Tips Ngevlog Sambil Naik Motor

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Fenomena motovlog kini makin ramai di Indonesia.

Banyak pengendara motor yang tak hanya sekadar menikmati perjalanan, tapi juga membagikan momen mereka di YouTube, TikTok, hingga Instagram.

Dari sekadar review motor, perjalanan touring, sampai keseharian di jalan raya, semuanya bisa jadi konten menarik.

Tapi di balik keseruannya, ada satu hal penting yang tidak boleh dilupakan: keamanan berkendara.

Sebab, ngevlog sambil naik motor bukan hal sepele.

Salah sedikit bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Agar kamu tetap eksis di kamera tanpa mengorbankan keselamatan di jalan, simak empat tips penting berikut ini:

Baca Juga : Bingung Pasang Action Camera di Helm? Ini 3 Posisi yang Tepat

1. Gunakan Perlengkapan Berkendara yang Lengkap dan Nyaman

Sebelum menekan tombol record, pastikan tubuhmu terlindungi dengan perlengkapan yang memadai.

Sepeda Motor Bekas
 
 
Motor Bekas Honda Beat Tahun 2018 - Jakarta Timur
Rp 9,200,000.00
dki-jakarta

Gunakan helm full face berstandar SNI atau DOT, yang selain aman juga bisa jadi tempat ideal untuk memasang action cam.

Lengkapi dengan jaket pelindung, sarung tangan, celana panjang tebal, dan sepatu tertutup.

Selain melindungi tubuh dari benturan atau gesekan jika terjadi insiden, tampilanmu juga akan terlihat lebih profesional di kamera.

Untuk hasil video yang lebih keren, pilih perlengkapan dengan warna kontras agar mudah terlihat di jalan dan di kamera.

Ingat, motovlogger sejati bukan hanya soal gaya, tapi juga soal disiplin dan keselamatan.

2. Posisikan Kamera dengan Aman dan Stabil

Posisikan Kamera dengan Aman dan Stabil

Salah satu tantangan terbesar saat ngevlog sambil berkendara adalah menjaga kamera tetap stabil tanpa mengganggu kenyamanan dan keamanan.

Hindari kebiasaan berbahaya seperti memegang kamera saat motor berjalan.

Gunakan mount atau dudukan kamera yang kuat dan sudah teruji, baik itu di helm, dada, atau stang motor.

Pastikan juga kamera tidak menutupi pandanganmu atau mengganggu pergerakan kepala saat menoleh.

Sebelum mulai perjalanan, lakukan uji coba di tempat aman.

Cek apakah angle kamera sudah pas, audio berfungsi baik, dan baut dudukan terpasang erat.

Video yang bagus tak ada artinya kalau cara merekamnya berisiko tinggi.

Baca Juga : Bukan Cuma Seru, Ini 4 Manfaat Touring Motor bagi Tubuh dan Pikiran

3. Tetap Fokus pada Jalan, Jangan Terlalu Sibuk dengan Kamera

Banyak motovlogger pemula yang terlalu sering menoleh ke kamera atau sibuk memeriksa layar saat sedang jalan.

PT Mandala
 
 
Motor Royal Enfield Classic 500 Tahun 2017 Bekas - Tasikmalaya
Rp 95,000,000.00
jawa-barat

Padahal, satu detik kehilangan fokus bisa berujung fatal.

Ingat, kamu sedang mengendarai kendaraan bermotor yang bisa melaju puluhan kilometer per jam, bukan hanya sekadar shooting video.

Cara terbaik adalah tetap memprioritaskan pandangan ke jalan.

Jika kamu ingin berbicara langsung ke kamera, lakukan di jalan sepi, atau lebih baik lagi, berhenti sejenak di tempat aman.

Kamu juga bisa menambahkan narasi atau suara setelah proses pengambilan gambar melalui voice over.

Dengan begitu, hasil vlog tetap informatif tanpa mengorbankan keselamatan.

4. Patuhi Aturan Lalu Lintas dan Etika Berkendara

Patuhi Aturan Lalu Lintas dan Etika Berkendara

Sebagus apa pun kontenmu, semua akan percuma jika kamu mengabaikan aturan lalu lintas.

Motovlog yang menampilkan aksi berbahaya, seperti melanggar lampu merah, menyalip sembarangan, atau ngebut di jalan umum, tidak hanya berisiko tinggi, tapi juga memberi contoh buruk bagi penonton.

Sebaliknya, motovlog yang memperlihatkan sikap disiplin dan santun di jalan justru lebih dihargai dan bisa menjadi inspirasi bagi pengendara lain.

Selain itu, hindari merekam orang lain secara langsung tanpa izin, terutama jika wajah mereka terlihat jelas di video.

Hormati privasi pengguna jalan lain agar kontenmu tetap etis dan profesional.

Karena sejatinya, motovlogger sejati bukan yang paling nekat, tapi yang paling bijak di atas motor.

(Eno/TribunJualBeli.com)