0

8 Jurus Menawar Rumah Agar Dapat Harga Terbaik

Penulis: eno tjb
8 Jurus Menawar Rumah Agar Dapat Harga Terbaik

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Membeli rumah, baik untuk dihuni sendiri maupun sebagai investasi, bukanlah perkara kecil.

Selain mempersiapkan dana dan dokumen legalitas, ada satu tahap penting yang sering dilupakan calon pembeli, menawar harga dengan tepat.

Negosiasi bukan sekadar mencari harga serendah mungkin, melainkan proses mencari nilai terbaik yang adil untuk kedua belah pihak.

Dalam pasar properti yang dinamis, strategi menawar bisa menjadi pembeda antara mendapatkan penawaran terbaik atau membayar terlalu mahal.

Berikut adalah 8 jurus menawar rumah agar kamu bisa lebih hemat dan tetap mendapatkan rumah yang sesuai kebutuhan:

Baca Juga : 5 Tips Penting Sebelum Membeli Rumah Bekas, Jangan Sampai Salah Pilih!

1. Lakukan Riset Pasar Properti Secara Menyeluruh

Lakukan Riset Pasar Properti Secara Menyeluruh

Sebelum kamu mulai bernegosiasi, penting untuk memiliki bekal informasi mengenai harga rumah sejenis di kawasan yang sama.

Gunakan situs properti, bertanya ke agen real estat lokal, atau amati rumah lain yang terjual di sekitar lokasi.

Data ini akan membantumu mengetahui apakah harga rumah yang ditawarkan terlalu tinggi atau justru sudah wajar.

Misalnya, jika rumah yang kamu incar dijual Rp700 juta, tapi rumah serupa di sekitar dijual Rp650 juta, kamu sudah memiliki dasar kuat untuk meminta penyesuaian harga.

2. Tunjukkan Ketertarikan Secukupnya, Jangan Terlalu Tergesa

Menunjukkan antusiasme berlebihan di awal bisa menjadi bumerang.

Reno
 
 
Dijual Rumah Paling Murah 2KT 1KM SHM di Nanggerang Citayam - Bogor
Rp 205,000,000.00
jawa-barat

Penjual bisa membaca bahwa kamu sudah sangat menginginkan rumah itu, dan hal ini membuat posisi tawarmu lemah.

Sebaliknya, dengan bersikap tenang dan tak terburu-buru, kamu menciptakan ruang negosiasi yang lebih sehat dan fleksibel.

3. Amati Kondisi Fisik Rumah dan Gunakan sebagai Alat Tawar

Amati Kondisi Fisik Rumah 

Lakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi rumah, mulai dari atap, dinding, saluran air, hingga kelistrikan.

Jika ditemukan kerusakan, gunakan hal tersebut sebagai alasan untuk mengajukan penawaran yang lebih rendah.

Jelaskan bahwa kamu akan menanggung biaya renovasi dan itu perlu dikompensasikan dalam harga jual.

Contoh kondisi kamar mandi perlu renovasi karena ada kebocoran.

Apakah memungkinkan jika di negosiasikan harga turun Rp15 juta untuk menutupi biaya perbaikan?

4. Cari Tahu Sudah Berapa Lama Rumah Dipasarkan

Baca Juga : 6 Tips Membeli Rumah di Luar Negeri untuk Investasi yang Menguntungkan

Rumah yang sudah lama dipasarkan namun belum terjual bisa menjadi peluang emas.

Pemilik rumah cenderung lebih terbuka untuk negosiasi karena ingin segera menjual.

Jika kamu menemukan rumah yang telah terdaftar lebih dari tiga bulan, gunakan informasi ini untuk mengajukan tawaran yang masuk akal dengan kemungkinan diterima lebih besar.

5. Tawarkan Harga Secara Bertahap dan Masuk Akal

Tawarkan Harga Secara Bertahap dan Masuk Akal

Mengajukan tawaran terlalu rendah secara langsung bisa dianggap tidak sopan atau tidak serius.

Sebaliknya, ajukan harga secara bertahap, misalnya 10–15% di bawah harga penawaran awal.

Jika ditolak, kamu masih punya ruang untuk mengajukan tawaran kedua dengan nominal lebih tinggi sedikit.

Ini jauh lebih baik daripada langsung menembak harga sangat rendah dan ditolak mentah-mentah.

6. Tunjukkan Kesiapan Finansial: Tanda Serius sebagai Pembeli

Penjual akan lebih tertarik kepada pembeli yang sudah siap secara finansial.

Korinta Wastu Property
 
 
Dijual Rumah Siap Huni 3KT 2KM SHM Dekat Hotel Galuh Di Tlogo Prambanan - Klaten
Rp 480,000,000.00
jawa-tengah

Jika kamu sudah memiliki surat persetujuan KPR atau dana tunai siap pakai, sampaikan ini kepada penjual.

Dengan begitu, kamu menunjukkan bahwa transaksi bisa berjalan cepat dan aman.

Hal ini bisa digunakan untuk meminta potongan harga karena proses pembelian dijamin lancar.

7. Pertimbangkan Menggunakan Jasa Agen Properti

Pertimbangkan Menggunakan Jasa Agen Properti

Jika kamu merasa belum percaya diri dalam bernegosiasi, agen properti yang berpengalaman bisa jadi solusi.

Mereka tahu cara berbicara dengan penjual, memiliki pemahaman pasar, dan mampu membantumu menawar rumah secara profesional.

Meskipun ada biaya komisi, agen bisa membantumu hemat lebih besar lewat negosiasi harga dan kelengkapan dokumen.

8. Siap untuk Pergi Bila Harga Tidak Cocok

Salah satu kesalahan terbesar calon pembeli adalah terlalu terikat pada satu pilihan rumah.

Padahal, ada banyak rumah lain di luar sana yang mungkin sesuai. Jika penjual tidak mau menurunkan harga dan kamu merasa harganya tidak sesuai, jangan ragu untuk mundur.

Terkadang, keputusan untuk meninggalkan bisa membuat penjual berubah pikiran dan menghubungi kembali dengan penawaran lebih baik.

Ingat, keberhasilan menawar bergantung pada kombinasi antara informasi yang cukup, strategi komunikasi yang tepat, dan keberanian untuk mengambil keputusan.

Jadi, jangan takut untuk menawar, selama dilakukan dengan sopan dan logis.

(Eno/TribunJualBeli.com)