0

5 Keuntungan Menggunakan Baja Ringan sebagai Struktur Atap Rumah

Penulis: eno tjb
5 Keuntungan Menggunakan Baja Ringan sebagai Struktur Atap Rumah

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Dalam industri konstruksi modern, pemilihan material bukan sekadar soal fungsi, melainkan juga efisiensi jangka panjang, ketahanan terhadap cuaca, serta dampak lingkungan.

Salah satu inovasi material yang kini banyak digunakan untuk struktur atap rumah adalah baja ringan.

Material ini telah menjadi alternatif populer menggantikan material konvensional seperti kayu atau baja hitam karena berbagai keunggulan yang ditawarkannya.

Berikut ini adalah lima keuntungan utama menggunakan baja ringan sebagai struktur atap rumah, baik dari sisi teknis, fungsional, maupun ekonomis:

Baca Juga : 4 Penyebab Rangka Plafon Baja Ringan Berkarat dan Korosi, Apa Saja?

1. Kuat, Stabil, dan Tahan Lama

Baja ringan memiliki struktur yang kokoh meskipun bobotnya jauh lebih ringan dibandingkan baja konvensional.

BAG SPA BANDUNG
 
 
Supplier Baja Ringan Kanal C - Yogyakarta
Rp 130,000.00
di-yogyakarta

Sifat ini memungkinkan rangka atap menopang beban genteng atau penutup atap dengan baik, tanpa membebani struktur bangunan secara keseluruhan.

Selain itu, baja ringan juga tidak mengalami penyusutan, pemuaian, atau perubahan bentuk akibat perubahan suhu dan kelembapan.

Dalam jangka panjang, struktur baja ringan tetap stabil, tidak melengkung, serta tidak mengalami penurunan kekuatan.

Ketahanan terhadap tekanan angin menjadikan baja ringan pilihan ideal untuk menciptakan atap rumah yang awet dan aman.

2. Tahan terhadap Karat, Rayap, dan Jamur

Tahan terhadap Karat, Rayap, dan Jamur

Salah satu kelemahan utama rangka atap berbahan kayu adalah kerentanannya terhadap serangan rayap dan pelapukan akibat jamur serta kelembapan.

Hal ini tidak berlaku pada baja ringan.

Sebagian besar produk baja ringan telah dilapisi dengan pelindung anti karat seperti zincalume atau galvalum, yang membuatnya sangat tahan terhadap korosi, bahkan di lingkungan lembap atau beriklim tropis.

Ketiadaan risiko serangan rayap dan pelapukan membuat baja ringan lebih unggul dalam hal perawatan jangka panjang.

Tidak diperlukan perlakuan kimia tambahan atau proses pengecatan ulang berkala untuk menjaga kondisinya tetap prima.

3. Proses Pemasangan Cepat dan Efisien

Baca Juga : Mending Pakai Rangka Atap Kayu atau Baja Ringan? Ketahui Yuk 7 Perbedaanya!

Bobot baja ringan yang jauh lebih ringan dibandingkan material logam lainnya memungkinkan proses pengangkutan dan pemasangan menjadi lebih praktis.

Material ini bisa dibawa secara manual ke atas bangunan tanpa memerlukan alat berat.

Selain itu, sistem sambungan baja ringan biasanya dirancang dengan metode baut atau penguncian khusus, sehingga mempermudah dan mempercepat proses konstruksi.

Proses fabrikasi di pabrik juga membuat baja ringan memiliki ukuran yang konsisten dan siap pakai, mengurangi kebutuhan pemotongan atau penyesuaian di lapangan.

Dengan waktu pemasangan yang lebih singkat, biaya tenaga kerja bisa ditekan, dan durasi proyek menjadi lebih efisien.

4. Presisi Tinggi dan Minim Limbah Konstruksi

Presisi Tinggi

Produk baja ringan umumnya diproduksi dengan menggunakan mesin berteknologi tinggi yang menghasilkan ukuran dan bentuk yang sangat presisi.

Hal ini membuat rangka atap lebih mudah dirancang dan dirakit sesuai dengan perencanaan arsitektural dan struktural.

Karena proses produksinya yang presisi, limbah material yang dihasilkan selama pemasangan juga sangat minim.

Setiap potongan baja ringan dapat dimanfaatkan secara optimal, mengurangi pemborosan bahan bangunan sekaligus menurunkan biaya pengelolaan limbah proyek.

5. Material Ramah Lingkungan dan Dapat Didaur Ulang

Baja ringan merupakan material yang sepenuhnya dapat didaur ulang.

BAG SPA BANDUNG
 
 
Baja Ringan Melayani Pemesanan - Bantul
Rp 130,000.00
di-yogyakarta

Setelah masa pakainya habis atau jika terjadi pembongkaran bangunan, material ini dapat dimanfaatkan kembali untuk keperluan lain tanpa kehilangan sifat dasarnya.

Hal ini menjadikan baja ringan sebagai pilihan material yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Berbeda dengan kayu yang berasal dari sumber daya alam terbarukan namun terbatas, penggunaan baja ringan dapat membantu mengurangi tekanan terhadap deforestasi.

Pemilihan material yang berkelanjutan seperti ini mendukung upaya pembangunan ramah lingkungan di masa kini dan masa mendatang.

Di tengah meningkatnya kebutuhan akan hunian yang aman, nyaman, dan efisien, penggunaan baja ringan sebagai struktur atap bukan hanya sebuah pilihan modern, tetapi juga langkah cerdas menuju konstruksi masa depan.

(Eno/TribunJualBeli.com)