0

6 Langkah Penting yang Perlu Dilakukan untuk Mencegah Kebakaran di Rumah

Penulis: eno tjb
6 Langkah Penting yang Perlu Dilakukan untuk Mencegah Kebakaran di Rumah

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Kebakaran rumah merupakan salah satu bencana yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan berdampak besar, baik secara fisik maupun emosional.

Kerugian materi bisa mencapai jutaan bahkan miliaran rupiah, dan lebih dari itu, kebakaran dapat mengancam nyawa para penghuni rumah.

Oleh karena itu, pencegahan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam, tetapi juga setiap individu di dalam rumah.

Berikut enam langkah penting yang dapat diterapkan untuk mencegah terjadinya kebakaran di lingkungan tempat tinggal:

Baca Juga : 5 Cara Mencegah Tabung Gas Meledak, Waspada Bisa Sebabkan Kebakaran Rumah

1. Periksa dan Rawat Instalasi Listrik Secara Berkala

Periksa dan Rawat Instalasi Listrik Secara Berkala

Korsleting listrik menjadi penyebab utama kebakaran rumah.

Pemeriksaan instalasi listrik secara berkala sangat dianjurkan, terutama jika kondisi kabel terlihat menua atau sambungan terlihat longgar.

Pastikan instalasi dilakukan oleh teknisi profesional.

Hindari penggunaan kabel ekstensi yang bertumpuk atau menyambungkan terlalu banyak peralatan ke satu stop kontak.

Kabel sebaiknya tidak terjepit di bawah karpet atau furnitur berat agar tidak menimbulkan panas berlebih.

2. Gunakan Peralatan Elektronik Sesuai Petunjuk dan dengan Hati-Hati

Peralatan elektronik seperti setrika, kompor listrik, dan oven perlu digunakan dengan hati-hati.

Penjual
 
 
Dijual Rumah di Cibubur Dekat RSUD Ciracas, RSKO Cibubur, Pasar Cibubur - Jakarta Timur
Rp 1,125,000,000.00
dki-jakarta

Jangan pernah meninggalkan peralatan dalam keadaan menyala tanpa pengawasan.

Setelah digunakan, cabut steker dari stop kontak.

Peralatan yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan seperti percikan api, suara aneh, atau bau terbakar sebaiknya segera diganti atau diperbaiki.

3. Pasang Alat Deteksi Asap dan Sediakan APAR

Sediakan APAR

Pemasangan alat deteksi asap dapat memberikan peringatan dini saat terjadi asap atau percikan api.

Alat ini sangat efektif dalam mengurangi risiko kebakaran besar karena memungkinkan waktu untuk bertindak lebih cepat.

Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sebaiknya disediakan di area strategis seperti dapur dan garasi.

Pastikan alat dalam kondisi baik dan semua penghuni rumah mengetahui cara penggunaannya.

4. Jauhkan Bahan Mudah Terbakar dari Sumber Api dan Panas

Baca Juga : 7 Cara Menghindari Risiko Kebakaran dari Dapur, Salah Satunya Jangan Asal Tinggalkan Kompor

Benda-benda mudah terbakar seperti kertas, kain, tisu, serta bahan kimia rumah tangga sebaiknya tidak diletakkan di dekat kompor atau alat pemanas.

Kebakaran dapur sering kali terjadi karena kelalaian menempatkan benda tersebut terlalu dekat dengan api.

Simpan bahan kimia yang mudah terbakar di tempat yang aman, tertutup, dan jauh dari jangkauan anak-anak.

5. Waspada Saat Menggunakan Api Terbuka

Waspada Saat Menggunakan Api Terbuka

Penggunaan lilin, kompor gas, atau kegiatan membakar sampah harus dilakukan dengan pengawasan ketat.

Jangan tinggalkan api terbuka tanpa pengawasan, bahkan hanya sebentar.

Pastikan kompor dan lilin dipadamkan secara menyeluruh setelah selesai digunakan.

Untuk keamanan lebih, lilin elektrik dapat menjadi alternatif yang lebih aman.

6. Edukasi Seluruh Penghuni Rumah Tentang Keselamatan Kebakaran

Semua penghuni rumah, termasuk anak-anak, perlu memahami dasar-dasar keselamatan kebakaran.

Dika KIP
 
 
Dijual Rumah Homestay Free Gazebo Dekat Wisata Merapi 10 Menit Kampus UII Bisa KPR - Sleman
Rp 985,000,000.00
di-yogyakarta

Buatlah rencana evakuasi darurat, tentukan jalur keluar dan titik kumpul, serta latih semua penghuni secara berkala.

Simpan nomor penting seperti layanan darurat dan pemadam kebakaran di tempat yang mudah diakses.

Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan secara konsisten, risiko kebakaran dapat ditekan secara signifikan.

(Eno/TribunJualBeli.com)