TRIBUNJUALBELI.COM - Kejadian sepeda motor terbakar karena kesalahan penanganan terus berulang.
Padahal dengan pengetahuan yang cukup, siapapun bisa memadamkan percikan api yang menjadi sumber penyebab kebakaran.
Lantas, bagaimana cara yang tepat untuk memadamkan api pada motor yang terbakar?
Baca Juga: Viral Video Motor Terbakar di SPBU Malang, Goyang Motor Saat Isi BBM Bisa Bikin Kebakaran? Kok Bisa
Beredar video viral di instagram, menunjukkan terbakarnya motor tua Honda GL 100 dan apinya sulit dipadamkan walaupun sudah diguyur air berkali-kali.
Tidak diketahui awal mula penyebab kebakaran, namun perekam menunjukkan aksi banyak orang yang berupaya memadamkan api, dengan menggunakan gayung dan ember.
Willy Hadiwijaya, CEO PT Famindo Alfa Spektrum Teknologi (FAST) sebagai produsen APAR khusus kendaraan, memberikan tanggapannya terhadap video kebakaran tersebut.
Baca Juga: 7 Cara Menghindari Risiko Kebakaran dari Dapur, Salah Satunya Jangan Asal Tinggalkan Kompor
Menurutnya, ada beberapa kekeliruan yang dilakukan orang-orang di dalam video, salah satunya adalah soal metode pemadaman api.
“Kita lihat dia pakai air banyak, pakai empat ember kan itu, cuma cara memadamkannya salah karena ada interval di tiap penyiraman. Kalau memadamkan api, penyiramannya harus konstan,” katanya, Selasa (6/2/2024).
Willy mengatakan, mata api alias sumber utama kebakaran tidak akan bisa padam jika ada interval di tiap penyiraman.
Proses ini harus dilkukan dengan konstan, misalnya menggunakan selang.
“Selang mungkin airnya enggak banyak, tapi yang penting airnya keluar konstan dan bisa disemprot terus menerus. Seharusnya langkah ini yang dilakukan,” ucapnya.
Karena salah penanganan, api tak kunjung padam, dan bisa berujung fatal.
Kasektor Pemadam Kebakaran (Damkar) Sudin Penanggulangan dan Penyelamatan Jakarta Pusat Unggul Wibowo mengatakan, memadamkan motor terbakar dengan air kurang tepat terutama untuk motor yang terbakar akibat kebocoran bensin.
Menurutnya, cara paling baik dengan menyemprotkan APAR.
Namun jika tidak ada, bisa diganti menggunakan pasir atau kain yang sudah dibasahi.
Sementara air digunakan pada proses akhir, ketika api sudah mulai mengecil. Terlebih jika menggunakan air yang dicampur busa atau foam.
Berikut ini adalah tindakan-tindakan yang tepat dan diperlukan untuk memadamkan kendaraan terbakar:
1. Jangan panik
Panik saat terjadi kebakaran akan membuat kita sulit untuk berpikir jernih, tetap tenang dan minta bantuan orang sekitar.
2. Matikan kunci kontak
Hal ini wajib, karena bila mesin tetap hidup saat motor terbakar, kemungkinan api akan bertambah besar akibat panas mesin.
3. Jauhkan motor dari kendaraan lain
Jika hal ini memungkinkan, pindahkan motor ke tempat terbuka dan jauh dari kendaraan lain maupun tempat yang mudah terbakar, karena jika ada kendaraan yang terlalu dekat bisa-bisa api merambat.
4. Jangan siram dengan air
Jangan langsung menyiram air ke motor yang sedang terbakar karena hal itu sama sekali tidak akan memadamkan apinya.
Bisa-bisa api menyebar ke bagian lainnya karena bahan bakar yang terbawa oleh air yang dilempar tadi.
Air akan mengambang dipermukaan oli/ bensin, untuk cara ini tidak efektif dan api tidak akan mati.
5. Gunakan kain basah
Kain basah bisa menjadi media paling ampuh untuk memadamkan api yang berkobar karena bahan bakar minya bisa terbakar akibat adanya oksigen.
Dengan ditutupi menggunakan kain basah, oksigen akan berkurang dan membuat api mati.
Nah itu dia, merupakan cara-cara untuk memadamkan kebakaran pada motor, perhatikan hal-hal di atas ya! (*)
(Pramanuhara/TribunJualbeli.com)