0

Viral Pasangan Gagal Nikah karena Penyakit Talasemia, Simak Penyebab dan Gelajanya

Penulis: Pramanuhara OktalineEdisiwi
Viral Pasangan Gagal Nikah karena Penyakit Talasemia, Simak Penyebab dan Gelajanya

TRIBUNJUALBELI.COM – Pasangan gagal menikah setelah melakukan pemeriksaan darah, ramai di media sosial setelah akun TikTok @dr.stevenspog mengunggahnya di media sosial.

Pemilik akun TikTok yang juga dokter spesialis kandungan di RS Santa Elisabeth Batam Kota, Steven mengatakan, salah satu pemeriksaan bagi pasangan yang akan menikah adalah talasemia.

Lantas apa kaitannya penyakit talasemia dengan gagal menikah tersebut? Simak yuk penjelasannya berikut ini.

Baca Juga: Viral Makan Lele Bisa Picu Hipertiroid dan Penyakit Jantung, Simak Penjelasan Menurut Ahli Gizi Yuk!

Talasemia (Thalassemia) adalah kondisi medis yang disebabkan oleh kelainan genetik sehingga tubuh tidak cukup memiliki hemoglobin atau sel darah merah.

Di mana, hemoglobin ini memiliki peranan penting untuk membawa oksigen yang dibutuhkan ke seluruh anggota tubuh.

Karena termasuk kelainan genetik, talasemia adalah penyakit yang bersifat diturunkan dari orang tua ke anak kandung.

Cek Harga Obat Habatussaudah Penyembuh Segala Macam Penyakit - Banjarmasin

Apabila kondisi sudah cukup berat dan serius, talasemia perlu diwaspadai serta diberi penanganan secara tepat.

Lantaran, ada beberapa komplikasi talasemia yang dapat terjadi jika kondisinya sudah cukup serius, di antaranya yaitu gangguan hati, gagal jantung, atau bahkan kematian.

Penyebab Talasemia

Penyebab talasemia adalah mutasi sel DNA pada sel darah merah yang terdiri dari rantai alfa dan beta.

Lebih tepatnya, mutasi sel DNA tersebut mengakibatkan rendahnya produksi kedua jenis rantai pembentuk hemoglobin. 

Karena itulah, kelainan genetik ini sering dibedakan menjadi talasemia alfa dan beta, berikut perbedaannya:

1. Alfa-thalassemia

Ada empat gen yang terlibat dalam terbentuknya rantai ini. Jika pengidapnya mendapatkan dua dari masing-masing orang tuanya, kemungkinan akan mewarisi:

- Jika mewarisi satu gen yang bermutasi, pengidapnya hanya menjadi pembawa dan tidak akan memiliki tanda atau gejala. 

Beli Disini Jelly Gamat Obat Talasemia Minor untuk Anak dan Dewasa

- Pengidap yang memiliki dua gen yang bermutasi biasanya mengalami gejala ringan. 

- Bila ada tiga gen yang bermutasi, gejalanya mencakup sedang hingga parah.

- Mewarisi empat gen yang bermutasi adalah hal yang jarang terjadi. Pasalnya, keadaan ini dapat mengakibatkan lahir mati.

2. Beta-thalassemia

Terdapat dua gen yang terlibat dalam pembentukan rantai beta hemoglobin. Pengidapnya mendapatkan satu dari masing-masing orang tua. Kondisi yang dapat diwariskan, yaitu:

- Saat mewarisi satu gen yang bermutasi, pengidapnya akan memiliki tanda dan gejala ringan. Kondisi ini disebut thalassemia minor atau beta-thalassemia.

- Jika ada dua gen yang bermutasi, tanda dan gejalanya bisa sedang hingga parah. Kondisi ini disebut thalassemia mayor atau anemia Cooley.

- Bayi dengan dua gen beta hemoglobin biasanya terlihat sehat saat lahir. Tanda dan gejala kemudian muncul perlahan dalam dua tahun pertama kehidupan.

Cek Harga Susu Kambing Etawa Bermanfaat untuk Berbagai Penyakit - Sleman

Gejala Talasemia

Untuk gejala dari talasemia akan bervariasi, tergantung dengan jenis talasemia apa yang dimiliki dan tingkat keparahannya.

1. Tidak Ada Gejala

Orang yang kehilangan satu gen alfa mungkin tidak akan merasakan gejala apapun. 

Kehilangan dua gen alfa atau satu gen beta juga bisa tidak menimbulkan gejala apapun atau hanya mengalami gejala anemia ringan, seperti kelelahan. 

2. Gejala Ringan hingga Sedang

Thalassemia beta bisa menyebabkan gejala ringan, seperti:

- Kelelahan.

- Kelemahan.

- Pertumbuhan lambat.

- Pembengkakan perut akibat limpa membesar.

- Kelainan tulang, seperti osteoporosis.

Beli Disini Kurma Madu untuk Penyakit Talasemia

3. Gejala Parah

Hilangnya tiga gen alfa (penyakit Hemoglobin H) sering kali menyebabkan gejala anemia saat lahir dan menyebabkan anemia parah seumur hidup.

Thalassemia beta mayor (anemia Cooley) sering kali menyebabkan gejala anemia parah yang terlihat pada usia 2 tahun.

Gejala anemia berat bisa terjadi, termasuk yang berhubungan dengan penyakit ringan hingga sedang. Gejala tambahan mungkin termasuk:

- Napsu makan buruk.

- Kulit pucat atau kekuningan.

- Deformitas atau perubahan bentuk tulang wajah.

- Urin gelap. Namun, kondisi ini tak hanya menjadi indikasi thalassemia. Sebab, cholangitis juga dapat menimbulkan urin gelap.

Pada beberapa bayi, thalassemia dapat menunjukkan gejala saat kelahiran.

Namun, pada sebagian kasus lainnya, bayi yang mengidap kondisi tersebut baru mengembangkan gejalanya selama dua tahun pertama kehidupan. 

Bagi pasangan yang berkomitmen menikah memang disarankan untuk melakukan cek darah terlebih dahulu.

Jika pasangan memiliki riwayat penyakit talasemia ini memang sulit dan disarankan untuk tidak melanjutkan ke jenjang yang lebih serius karena jika menikah dan memiliki keturunan kemungkinan besar juga akan memiliki penyakit talasemia.

Cek Harga Obat Herbal Triganos Bharata Menyembuhkan Berbagai Penyakit - Bandung Barat

Nah itu dia merupakan penjelasan mengenai penyakit talasemia, jika kamu atau anggota keluargamu memiliki gejala di atas bisa segera mengubungi dokter agar mendapatkan penanganan yang cepat. (*)

(Pramanuhara/TribunJualbeli.com)