0

Ini Kebiasaan Buruk yang Dilakukan Wanita saat Menstruasi

Penulis: Zahrina Oktaviana
Ini Kebiasaan Buruk yang Dilakukan Wanita saat Menstruasi

TRIBUNJUALBELI.COM - Menjaga kebersihan saat menstruasi adalah hal yang penting dilakukan agar terhindar dari risiko infeksi.

Salah satu hal yang bisa dilakukan yakni rajin mengganti pembalut.

Namun terkadang ada beberapa kebiasaan buruk yang justru dibiarkan begitu saja dan tidak diperhatikan.

Padahal kebiasaan buruk ini bisa berbahaya bagi kesehatan.

Lalu apa aja kebiasaan buruk yang kerap dilakukan para wanita saat menstruasi?

Dilansir dari berbagai sumber, berikut kebiasaan tersebut

BACA JUGA : Selain Telat Menstruasi, Ini Tanda Hamil yang Bisa Dialami

BACA JUGA : Jangan Dilewatkan, Ini Manfaat Rajin Olahraga Selama Menstruasi

1. Malas mengganti pembalut

Masih banyak yang mengganti pembalut saat terasa penuh.

Sehingga pembalut dipakai seharian untuk beraktivitas.

Padahal terlalu lama memakai pembalut saat menstruasi sama saja membuat bakteri tumbuh dan berkembang lebih banyak di area organ intim.

Selain itu jarang mengganti pembalut juga bisa menyebabkan bau tidak sedap pada area kewanitaan.


Gantilah pembalut setiap 2-3 jam sekali.

2. Tidak mencuci tangan dengan sabun

Setelah membersihkan vagina atau mengganti pembalut sebaiknya segera mencuci tangan dengan sabun.

Karena tangan bisa berisiko terkena bakteri dari bekas darah haid.

BACA JUGA : Mengapa Menstruasi Berlangsung Sangat Singkat? Simak Penjelasannya Yuk Girls

BACA JUGA : Mitos Keliru yang Kerap Ditemui saat Menstruasi, Ini Penjelasannya

3. Membersihkan vagina dengan cara yang salah

Perhatikan cara membersihkan vagina saat menstruasi.

Sebaiknya lakukan dengan cara yang benar.

Bersihkan vagina dari arah depan ke belakang, yaitu dari vagina ke anus.

Jika Anda membersihkan dengan cara sebaiknya yaitu dari anus ke vagina, dikhawatirkan kuman akan berpindah ke vagina uretra sehingga bisa menyebabkan infeksi.

4. Membersihkan vagina dengan sabun sembarangan



Kondisi kulit tubuh berbeda dengan kondisi kulit vagina.

Sehingga sabun yang digunakan di tubuh tidak bisa digunakan di organ intim.

Untuk membersihkan organ intim, gunakanlah sabun yang diformulasikan khusus dengan kadar pH (tingkat keasaman) yang tepat