TRIBUNJUALBELI.COM - Ditengah pandemi virus corona ini, mencuci tangan menjadi salah satu bagian dari protokol kesehatan yang ditetapkan para ahli kesehatan.
Rajin mencuci tangan penting kita lakukan untuk menjaga kebersihan dan kesehatan.
Namun, kerap disadari atau tidak, ada beberapa kesalahan saat mencuci tangan yang sering kita lakukan.
Yak, kesalahan mencuci tangan tersebut bikin hasilnya tidak efektif, lho.
Dilansir dari Hellosehat, ini beberapa cara membersihkan tangan dengan metode yang salah.
BACA JUGA: Begini 5 Cara Cegah Tangan Kering dan Pecah-Pecah Akibat Sering Cuci Tangan
BACA JUGA: Hindari Risiko Kerusakan Kulit setelah Mencuci Tangan dengan Cara Ini
1. Cuci tangan dengan air saja
Mungkin kamu jadi salah satu dari sekian banyak orang yang cuci tangan hanya dengan air saja.
Jangan salah, membersihkan tangan dengan air mengalir saja itu belum ampuh untuk menghilangkan bakteri yang menempel pada kulit, lho.
Air hanya membawa sebagian kuman atau bakteri, tidak benar-benar membunuh semua kotoran, terlebih lagi jika tangan memegang atau terpapar dengan benda yang kotor.
Jumlah dan variasi kuman dan bakteri tentu akan lebih banyak.
2. Tidak menggunakan air yang mengalir
Selain tidak pakai sabun, banyak juga orang yang suka mencuci tangan dengan air yang tidak mengalir.
Contohnya seperti memasukkan tangan ke dalam air di wadah seperti ember, gayung, atau mangkuk kecil.
Biasanya, tindakan ini sering kamu lakukan saat makan di tempat makan lesehan.
Rasa malas untuk cuci tangan dari air keran dan rasa lapar, kadang membuat lebih memilih cuci tangan dari air kobokan.
Walaupun tangan sudah terkena air dan sudah meremas jari-jari tangan, membersihkan tangan dengan cara seperti ini tidak membuat tangan benar-benar higienis.
BACA JUGA: Biasa Jadi Andalan Saat di Warung Makan, Hentikan Kebiasaan Cuci Tangan di Air Kobokan
3. Terlalu sebentar mencuci tangan
Sudah pakai sabun antiseptik dan dibilas dengan air mengalir, pasti menganggap cara cuci tangan sudah baik dan benar.
Padahal, jika kamu membersihkan tangan hanya sebentar saja, hal tersebut belum ampuh membunuh kuman.
Akibatnya, tidak semua kuman mati terbunuh dan masih menempel di tangan.
Mencuci tangan yang efektif membutuhkan waktu sekitar 20 detik dengan gerakan menggosok sabun antiseptik dan membilasnya dengan air mengalir.
Jadi, mulai sekarang jangan membersihkan tangan terlalu sebentar, ya.
4. Cuci tangan dengan sabun biasa
Selain menggunakan air yang mengalir, membersihkan tangan yang baik harus dilakukan dengan memakai sabun.
Air hanya akan menyapu beberapa kuman saja tapi tidak membunuhnya.
Kamu bisa memilih sabun antiseptik untuk cuci tangan.
Sabun jenis ini memiliki kandungan khusus yang mampu membunuh kuman.
Jadi, tangan akan lebih bersih dan terbebas dari kotoran dan bibit penyakit.
Hindari membersihkan tangan dengan sabun pembersih piring, apalagi jika kamu memiliki jenis kulit sensitif atau memiliki masalah pada kulit.
5. Hanya menggosok bagian telapak tangan saja
Ya, semua orang tahu bahwa saat membersihkan tangan, kamu perlu menggosok-gosokkan telapak tangan.
Kamu perlu tahu bahwa kuman suka sekali bersembunyi di tempat-tempat yang sulit dijangkau, tentunya pada sela jari dan kuku.
Bila kamu cuci tangan dengan cara menggosok bagian telapak tangan saja, kuman yang bersembunyi di sela kuku tidak akan ikut dibersihkan.
Kamu harus memastikan untuk menggosok seluruh area tangan sampai berbusa.
Menggosok sabun antiseptik hingga berbusa adalah kunci untuk menghilangkan kotoran, minyak, dan mikroba yang menempel pada kulit.
(Fadlilah Widya/Tribunjualbeli.com)