zoom-in lihat foto Hindari Risiko Kerusakan Kulit setelah Mencuci Tangan dengan Cara Ini
Salah satu cara untuk menghindarkan kita dari virus corona yaitu dengan mencuci tangan | freepik

TRIBUNJUALBELI.COM - Salah satu cara untuk menghindarkan kita dari virus corona yaitu dengan mencuci tangan.

Selain itu, mencuci tangan pun juga bisa menghindarkan kita dari berbagai penyakit lainnya yang disebabkan oleh kotoran, bakteri, dan virus-virus lainnya.

Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk mencuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun dan dengan air mengalir.

Apalagi jika kita berada di luar rumah dan habis melakukan kontak dengan orang lain.

Masalahnya, mencuci tangan terlalu sering ternyata dapat membuat bahaya tersendiri karena dapat merusak kulit.

Melansir Kompas.com via Grid, kita bisa mengalami kulit pecah-pecah dan kering jika terlalu berlebihan mencuci tangan.

Hal ini juga yang dikemukakan oleh seorang konsultan dermatologis dari British Skin Foundation, Zainab Latfah.

BACA JUGA : Bolehkah Mencuci Tangan dengan Sabun Cuci Piring? Simak Penjelasannya Yuk

BACA JUGA : Ini Penjelasan Kenapa Mencuci Tangan dengan Sabun di Air yang Mengalir Pilihan Terbaik untuk Membunuh Virus Corona

"Terlalu sering mencuci tangan atau menggunakan pembersih tangan dapat menghilangkan protein dalam epidermis," ujar Laftah.

2 dari 4 halaman

Menurut Laftah, kondisi berkurangnya protein dalam epidermis ini dapat memicu dermatitis kontak iritan pada tangan.

Dermatitis kontak iritan ini dapat membuat kulit tangan kering dan kemerahan, bersisik dan gatal, terutama di ruas-ruas jari.

Bukan hanya itu, sabun yang kita gunakan setiap mencuci tangan pun dapat menghilangkan minyak alami dan pelindung kulit.



"Hilangnya pelindung dan minyak alami di kulit akan membuat tangan menjadi kering dan pecah-pecah."

"Hal ini dapat meningkatkan risiko infeksi," ucap Justin Ko ahli dermatologis dari Stanford Health Care, dilansir dari laman Time via Kompas.com.

Selain membuat tangan kering, mencuci tangan terlalu sering juga dapat meningkatkan risiko infeksi pada kulit.

"Seseorang yang terlalu sering cuci tangan bisa meningkatnya risiko infeksi," kata Susanti, Dokter Umum Balai Kesehatan Kompas Gramedia yang dikutip dari Kontan.co.id.

Nah, untuk menghindari risiko kerusakan kulit tanpa mengurangi frekuensi mencuci tangan, berikut adalah cara yang dapat kamu terapkan:

Gunakan lotion atau hand cream

Kamu bisa menggunakan lotion atau hand cream usia mencuci tangan untuk melembabkan kulit yang kering.

3 dari 4 halaman

Beberapa lotion atau handcream yang beredar di pasaran bahkan sudah dilengkap dengan bahan yang dapat membuat kulitmu terasa lebih lembut dan cerah.

BACA JUGA : Bisa Mencegah Penyebaran Virus, Kapan Waktu Terbaik untuk Mencuci Tangan?

BACA JUGA : Jangan Diulangi Lagi, Ini 5 Kesalahan Saat Mencuci Tangan yang Biasa Dilakukan

Jangan gunakan air yang terlalu panas

Sebagian orang beranggapan bahwa mencuci tangan menggunakan air hangat atau air panas dinilai lebih efektif untuk membunuh kuman dan virus.

Padahal faktanya, mencuci tangan dengan air biasa atau air dingin juga tetap bisa membunuh virus dan bakteri jika dilakukan dengan tepat dan durasi yang benar.



Mencuci tangan dengan air yang terlalu panas justru dinilai berbahaya karena dapat membuat kulit melepuh.

Jangan gunakan alat pengering atau hand dryer

Menggunakan alat pengering memang dapat menghemat penggunaan tisu dan lebih praktis, namun ternyata para ahli tidak merekomendasikan cara ini.

Berdasarkan penelitian, menggunakan alat pengering justru dapat berisiko terkontaminasi silang bakteri dan virus.

4 dari 4 halaman

Untuk itu, kamu lebih disarankan untuk menggunakan tisu atau handuk pribadi yang bersih.

Pastikan tubuh terhidrasi

Untuk membuat tubuh tetap terhidrasi, minumlah air putih paling tidak dua liter dalam sehari.

Selain itu, mengonsumsi buah-buahan yang kaya kandungan air juga dapat dijadikan alternatif untuk membuatmu terhidrasi.

Menghindari paparan sinar matahari langsung yang berlebihan

Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak kulitmu dan membuat kulitmu terbakar.

Bahkan, sinar matahari juga disebut dapat meningkatkan risiko kanker kulit apabila kulit terpapar secara berlebihan.

Artikel ini telah tayang di laman GRID dengan judul Sering Cuci Tangan Itu Baik, Tapi Justru Bisa Sebabkan Kerusakan Kulit! Bagaimana Cara Mencegahnya?

Selanjutnya