TRIBUNJUALBELI.COM - Memiliki tubuh gemuk sering membuat beberapa orang menjadi kurang percaya diri.
Tidak hanya perempuan yang merasa minder dengan bentuk tubuh, pria juga merasa yang sama.
Terlebih saat memilih celana yang tepat untuk pria bertubuh gemuk nih.
Namun, kamu enggak perlu minder lagi, karena ternyata sekarang sudah ada brand lokal yang menyediakan pilihan celana pria dengan berbagai ukuran.
Seperti produk celana Rib Series dari brand lokal FR James.
BACA JUGA : Awal Tahun 2021 Levi's Luncurkan Koleksi Streetwear Kolaborasi dengan BAPE
BACA JUGA : Sambut Imlek, Levi's Luncurkan Koleksi Terbarunya Celana Jin RED
Celana Rib Series memiliki lingkar pinggang yang halus serta sangat fleksibel dan bisa melebar hingga 10 cm sehingga bisa menyesuaikan berbagai jenis postur tubuh.
Bahannya yang stretch dan mengikuti bentuk tubuh membuat celana ini nyaman dipakai di segala aktivitas.
Celana Rib panjang dapat dipakai di acara formal dan semiformal, sedangkan celana Rib pendek dapat dipakai di acara kasual atau saat jalan-jalan pada akhir pekan.
Dari badan kurus, atletis, hingga gemuk sekalipun dapat tampil elegan dan keren dengan Rib Series.
“Kami menghasilkan produk-produk menggunakan bahan berkualitas tinggi dengan sentuhan tangan berpengalaman. Sampai saat ini, celana Rib Series sendiri sudah terjual sebanyak 20.000 pcs," jelas Fakhrus Radifan selaku Founder FR James.
Celana Rib Series mempunyai ukuran yang super jumbo hingga mencapai ukuran 46 dan didesain dengan kantong yang satu-satunya terlebar di kelasnya sehingga aman untuk menyimpan gadget atau dompet.
Ini merupakan produk yang menjawab kegelisahan para pria yang mempunyai tubuh gemuk.
Tidak perlu cemas dengan ukuran karena jika ternyata tidak pas, konsumen dapat menukar ukuran tanpa dipungut biaya lagi.
Ditambah lagi, FR James juga menyediakan layanan custom size dengan tambahan biaya Rp10.000 yang dapat memudahkan konsumen untuk menyesuaikan ukuran sehingga tidak perlu khawatir dan repot-repot menukar ukuran produk.
BACA JUGA : Perhatikan Benda Kecil Seperti Kancing yang Ada di Saku Sebelah Kanan Celana Jeans Kalian, Ini Lo Fungsinya
BACA JUGA : Hanya dengan Rahasia Ini Kita Bisa Membedakan Celana Jeans Murah dan Mahal
3 Manfaat Tidur Tanpa Celana Dalam bagi Pria
Ingat kembali, kapan terakhir kamu tidur tanpa mengenakan celana dalam?
Atau malah lebih sering mengenakan pakaian lengkap, dan terkadang celana dalam yang ketat?
Ternyata, ketika seorang pria terlelap dengan mengenakan celana dalam, dan terus menjadi kebiasaan, maka ada potensi risiko kesehatan yang mungkin muncul.
Nah, berikut ini adalah tiga alasan penting untuk pria agar tidak tidur dengan memakai celana dalam seperti yang dilansir dari Kompas.
Lagi pula, tak sulit dan tak ada salahnya untuk mencoba tidur tanpa mengenakan celana dalam sama sekali, bukan?
1. Kelembapan
Karena sebagian besar wilayah Indonesia dikenal sebagai daerah yang lembap, maka tubuh cenderung banyak mengeluarkan keringat, termasuk ketika sedang tidur.
Daerah bawah kita adalah areal tubuh yang paling parah terkena dampaknya.
Berangkat dari alasan tersebut, areal tersebut sesungguhnya membutuhkan udara dan ruang untuk bernafas.
Ilustrasi celana dalam pria | freepik
Dengan demikian, satu-satunya kesempatan untuk memberikan angin pada areal vital kita adalah ketika tidur.
Tidur mengenakan celana lengkap dengan celana dalam di baliknya, bisa menimbulkan masalah kebersihan, mengingat potensi pertumbuhan bakteri di sana.
Hal tersebut dapat ditandai dengan munculnya bau tak sedap, dan bahkan dalam kondisi ekstrem, ada masalah kulit dan luka.
Biasanya infeksi dapat berkembang di daerah ini karena masalah kelembapan dan berkembangbiaknya bakteri.
2. Kesehatan sperma
Berbagai penelitian menyimpulkan, pria yang biasa mengenakan pakaian dalam ketat sepanjang hari memiliki tingkat fragmentasi DNA yang jauh lebih tinggi pada sperma.
Dengan kata lain, sperma secara tidak sengaja dapat berisiko karena tekanan terus menerus dan suhu tinggi yang terpapar pada testis.
Sehingga, mengenakan pakaian dalam yang ketat di kala tidur mungkin sudah sepantasnya dipertimbangkan kembali.
3. Kualitas tidur
Alasan ketiga adalah fisiologis, dan agak berbatasan dengan kenyamanan dan akal sehat.
Ketika kita pergi tidur di malam hari, maka kualitas tidur yang nyenyak dapat bergantung pada sejumlah faktor.
Menjadi benar-benar rileks dan bebas stres adalah salah satu prasyarat yang dibutuhkan tubuh agar bisa tidur nyenyak.
Bayangkan jika testis bisa berada dalam posisi yang "lebih bebas" saat tidur di malam hari, mungkin ini dapat mendatangkan dampak yang baik bagi kualitas tidur.
Sebagian artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul "Trik Memilih Celana untuk Pria Bertubuh Gemuk, Tetap Modis Tanpa Minder!"