TRIBUNJUALBELI.COM - Kenyamanan kendaraan salah satunya bisa didapat dari fitur AC.
Terlebih bagi cuaca di Indonesia yang memang cenderung sering panas.
Hal ini membuat komponen AC menjadi penting dan perlu dirawat dengan baik.
Ada beberapa macam kerusakan pada AC, seperti tidak lagi dingin, hawa yang dikeluarkan hangat, atau muncul air pada ventilasi AC.
Munculnya air pada lubang pengeluaran hawa dingin ini disebabkan oleh embun yang kian menebal. Embun tersebut dapat dihasilkan oleh AC yang terlalu dingin.
BACA JUGA: STNK Mati? Cek Syarat dan Prosedur Perpanjangan Pajak Tahunan
BACA JUGA: Masa Kadaluarsa SIM Kini Tak Berdasarkan Tanggal Lahir Lagi, Simak Biaya Perpanjangannya
"Hal tersebut tidak normal. Bila muncul air dari lubang ventilasi AC, biasanya karena ada saluran air yang tersumbat," ujar Imam Suyudi, Section Head Technical Quality 4W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.
Imam menjelaskan saat AC dihidupkan, evaporator akan mengandung uap air, karena akan mengambil uap air dari udara. Istilah ini sering disebut dengan kondensasi.
"Tapi, jika evaporator dalam keadaan kotor, maka bisa saja menjadi beku. Sehingga, sirkulasi udara tidak dapat bekerja dengan baik dan muncul air di sekitar lubang ventilasi AC," kata Imam.
Jika dibiarkan, menurut Imam, dampaknya bisa merusak komponen AC lainnya.
Selain itu, air yang muncul juga dapat menetes dan berisiko mengenai perangkat elektronik yang ada di sekitarnya.
Untuk mencegahnya, Imam menyarankan, untuk lakukan perawatan pada AC secara berkala.
Selain itu, hindari kebiasaan membuka jendela saat AC dalam keadaan menyala. Sebab, bisa membuat evaporator cepat kotor.
BACA JUGA: 5 Hal yang Perlu Diwaspadai saat Berkendara di Musim Hujan agar Terhindar dari Kecelakaan
Nggak Perlu ke Bengkel, Begini Cara Mudah Bersihkan Filter AC Mobil Sendiri di Rumah
TRIBUNJUALBELI.COM - Pandemi Covid-19 yang belum berakhir masih mengharuskan kita banyak beraktifitas di rumah.
Susahnya, ada kegiatan tertentu yang biasa dilakukan di luar rumah jadi mau tidak mau kita abaikan.
Seperti salah satunya servis rutin mobil ke bengkel yang saat ini jadi sulit dilakukan.
BACA JUGA: Mau Lakukan Pemutihan Denda Pajak Kendaraan? Cek Jadwalnya untuk 2020 di 6 Provinsi
Untungnya, merawat mobil bisa dilakukan di rumah, lebih baik tidak perlu pergi ke bengkel.
Salah satu perawatan mobil yang bisa dilakukan di rumah yaitu membersihkan filter AC mobil.
Kepala bengkel Spesialis AC, Rotary Bintaro, Kelvin Ong mengatakan, cara membersihkan filter AC mobil sangat mudah jika ingin dilakukan sendiri di rumah.
“Membersihkan filter AC mobil di rumah paling bisa diketuk-ketuk saja, biarkan debunya turun. Kalau mau dicuci memang bisa bersih, tetapi pada akhirnya filter itu akan berbulu dan malah menghalangi angin,” ucap Kelvin kepada Kompas.com belum lama ini.
Membersihkan filter AC mobil dengan cara diketuk-ketuk memang kurang maksimal hasilnya.
Berbeda dengan filter AC rumahan, filter AC mobil perlu diganti secara rutin.
“Membersihkan dengan angin dari kompresor juga bisa, tetapi hasilnya tetap tidak maksimal. Sebaiknya filter AC di mobil diganti setiap tiga sampai enam bulan, atau kalau dihitung kilometer, per 10.000 bisa diganti,” kata Kelvin.
Mengganti filter AC ini juga bisa dilakukan sendiri di rumah.
Pertama harus tahu dulu bentuk dari filter yang digunakan, kemudian ketahui di mana penempatan filternya.
Karena setiap mobil memiliki posisi yang berbeda-beda.
Filter AC juga sudah bisa dibeli melalui toko online.
Selain itu pilihannya juga semakin beragam, ada yang terbuat dari karbon dan filter anti alergi.
Perbedaannya yaitu dari kemampuan filter tersebut menyaring debu sampai ukuran paling kecil.
(Kompas.com/Donny Dwisatryo Priyantoro)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kenali Penyebab dan Dampak Buruk Air Keluar dari Ventilasi AC