0

Berlendir dan Menjijikan, Dahsyatnya Nutrisi Kalsium dari Keong Sawah Melebihi Susu

Penulis: Lilyana Siradj
Berlendir dan Menjijikan, Dahsyatnya Nutrisi Kalsium dari Keong Sawah Melebihi Susu

TRIBUNJUALBELI.COM - Meski sudah tidak asing, masyarakat Indonesia cukup banyak yang merasa jijik dengan keong sawah karena berlendir.

Namun, tidak sedikit juga yang menjadikan keong sawah sebagai bahan untuk diolah sebagai menu makanan.

Pasalnya di beberapa daerah, keong sawah bahkan sering dimasak menjadi makanan yang sangat lezat.

Namun demikian, nyatanya masih banyak juga yang ragu akan makanan ini.Hal ini lantaran masih banyak orang yang memandang tutut adalah makanan yang kotor karena terbuat dari keong sawah.

Tapi tahukah, ternyata tutut ini tak bisa dianggap sepele sebab makanan yang satu ini ternyata memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang sangat tinggi.

Ilustrasi Keong Sawah, Penuh Nutrisi Baik untuk Tubuh | health.grid

BACA JUGA: Jarang Diketahui, Ternyata Biji Buah Pepaya Bisa Dimakan, Ini Manfaatnya

BACA JUGA: 5 Makanan yang Bisa Meringankan Asam Lambung Naik, Salah Satunya Buah Pisang

Bahkan kandungan kalsiumnya disebut-sebut melebihi yang dimiliki susu.

Hal itu berdasarkan temuan studi yang dilakukan oleh para ilmuwan dari University of Agriculture, Makurdi, Nigeria.

Dimana para peneliti menyebut bahwa keong sawah sebenarnya memiliki kandungan nutrisi dan gizi yang tinggi.

Diketahui penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Environmental Science, Toxicology, and Food Technology pada Januari 2013 itu menyebutkan bahwa di Afrika Barat dan Eropa, berbagai jenis siput sudah banyak dikonsumsi, meski pada umumnya yang dikonsumsi adalah bekicot.


Namun, keong sawah (Pila ampullacea) juga banyak dikonsumsi, terutama oleh warga di Afrika Barat dan Asia.

Para peneliti kemudian meneliti kandungan nutrisi yang lebih lengkap pada hewan tersebut dengan memisahkan daging dari cangkangnya.

Selanjutnya, daging tersebut didehidrasi dalam oven bersuhu 60 derajat celcius selama 24 jam. Hasilnya kemudian digiling hingga menjadi bubuk.

Bubuk inilah yang kemudian dianalisis untuk mendapatkan kandungan nutrisi dan gizi keong sawah.

Hasil dari analisis tersebut menunjukkan bahwa keong sawah memiliki kandungan air 76,32 %. Presentase kandungan air ini berbeda dengan beberapa temuan sebelumnya.

BACA JUGA: Konsumsi Madu dan Bawang Putih untuk Turunkan Berat Badan, Begini Cara Meraciknya

BACA JUGA: Ketahui Yuk, Ini 5 Manfaat Kesehatan Minum Air Rebusan Daun Pandan Tiap Hari

"Variasi ini bisa disebabkan oleh efek lingkungan," tulis penelitian tersebut.

Sedangkan protein yang dimiliki mencapai 10,40%. "Lebih rendah daripada ikan air tawar dan siput tanah raksasa (Archchatina maginat)," sambungnya.

Penelitian sebelumnya telah menyebutkan bahwa asam amino dalam protein siput dapat digunakan untuk melengkapi sereal sumber protein yang membuat (orang) kekurangan lisin lebih baik.

Selain protein, keong sawah juga mengandung serat kasar sekitar 0,01 %.

"Serat kasar rendah P ampullacea atau keong sawah disebabkan oleh aktivitas berenang keong dalam air yang lebih berat daripada merangkak di darat," ungkap temuan tersebut.


Lalu, jumlah lipid keong sawah hanya 0,09 %, lebih rendah dibandingkan dengan hewan lainnya.

Ini membuktikan bahwa penggunaan keong sawah ampuh untuk pengobatan hipertensi.

Tak hanya itu, kandungan mineral pada keong sawah juga bisa dibilang tinggi, apalagi jika dibandingkan dengan siput darat.

Mineral yang terkandung dalam keong sawah di antaranya adalah fosfor 60,52 mg, kalsium 129,18 mg, potasium 71, 13 mg, zat besi 10,90 mg, sodium 0,04 mg, magnesium 31,19 mg, dan zinc 1,31 mg. Semuanya dalam skala per 100 gram.

Menariknya, kandungan kalsium dalam keong sawah ini lebih tinggi jika dibandingkan kalsium dalam daging sapi, telur, bahkan susu.

Kandungan potasiumnya juga telah terbukti baik untuk keseimbangan cairan serta regulasi konduksi impuls saraf, detak jantung, dan metebolisme sel.

BACA JUGA: Simak 4 Manfaat Makan Buah Belimbing Bagi Kesehatan Tubuh

BACA JUGA: Alami Radang Sudut Bibir, Ini Obat Rumahan yang Ampuh dan Tak Berefek Samping

Keong sawah juga mengandung zat besi yang tinggi dan dipercaya membantu pembentukan darah merah.

"Unsur ini penting untuk pembentukan darah merah, dan karena zat besi (dalam keong sawah) bersifat akuatik maka bisa direkomendasikan untuk wanita hamil dan anak-anak," tulis laporan tersebut.

Dengan kata lain, ini membuktikan bahwa keong sawah merupakan sumber mineral yang baik.

Para peneliti pun menyarankan untuk memasukkan keong sawah sebagai makanan yang kita konsumsi.(*)

(Health.Grid/Anjar Saputra)

Artikel ini telah tayang di Health.Grid dengan judul Dahsyatnya Nutrisi dalam Keong Sawah, Kandungan Kalsiumnya Lebih Dari Susu