zoom-in lihat foto  6 Tips Menata Dapur Agar Tidak Pengap di Bulan Ramadhan
Ilustrasi Dapur (pexels.com)

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Bulan Ramadhan identik dengan meningkatnya aktivitas memasak di rumah.

Dapur menjadi ruang yang paling sibuk, mulai dari menyiapkan sahur di pagi buta hingga memasak berbagai hidangan berbuka di sore hari.

Intensitas memasak yang tinggi sering kali membuat dapur terasa panas, lembap, penuh asap, dan akhirnya menjadi pengap.

Jika tidak ditata dengan baik, kondisi dapur yang sumpek bisa membuat aktivitas memasak terasa melelahkan, apalagi saat tubuh sedang berpuasa.

Agar dapur tetap nyaman dan segar sepanjang Ramadhan, berikut enam tips yang bisa diterapkan:

Baca Juga : 4 Tips Mengurangi Bau Dapur Saat Sering Memasak di Bulan Ramadhan

1. Maksimalkan Ventilasi dan Sirkulasi Udara

SAFANAPROPERTY
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
Dijual Rumah Tipe 30 2KT 1KM HGB Hunian Subsidi Lokasi Strategis Dekat Dengan Sd Internasional - Malang
Rp 166,000,000.00
jawa-timur

Sirkulasi udara yang baik adalah kunci utama agar dapur tidak terasa pengap.

Pastikan dapur memiliki jendela, lubang angin, atau ventilasi yang cukup untuk mengeluarkan asap dan uap panas.

Saat memasak, biasakan membuka jendela agar udara panas tidak terjebak di dalam ruangan.

2 dari 4 halaman

Jika memungkinkan, buat ventilasi silang dengan membuka dua sisi bukaan sekaligus.

Cara ini membantu udara mengalir lebih lancar dan menjaga suhu dapur tetap stabil meski kompor digunakan dalam waktu lama.

2. Gunakan Exhaust Fan atau Cooker Hood

Gunakan Exhaust Fan atau Cooker Hood

Selain ventilasi alami, penggunaan exhaust fan atau cooker hood sangat efektif untuk menyedot asap dan aroma masakan.

Alat ini membantu menjaga kualitas udara tetap bersih, terutama saat memasak menu yang digoreng atau dibakar.

Pastikan filter pada cooker hood rutin dibersihkan agar daya hisap tetap maksimal.

Perawatan sederhana ini sering kali terlupakan, padahal sangat berpengaruh pada kenyamanan dapur selama Ramadhan.

3. Atur Tata Letak agar Tidak Terlalu Penuh

Baca Juga : 6 Trik Mengelola Dapur Rumah agar Praktis Selama Puasa

Dapur yang penuh barang dan berantakan akan terasa lebih sempit dan sesak.

3 dari 4 halaman

Rapikan peralatan masak dan simpan barang yang jarang digunakan di dalam lemari tertutup.

Gunakan rak dinding atau gantungan untuk menghemat ruang di area meja dapur.

Tata letak yang rapi tidak hanya membuat dapur terlihat lebih luas, tetapi juga mempermudah proses memasak sehingga waktu di dapur bisa lebih efisien dan tidak terlalu menguras energi saat berpuasa.

4. Perhatikan Pencahayaan dan Warna Ruangan

Perhatikan Pencahayaan dan Warna Ruangan

Pencahayaan yang cukup dapat mengurangi kesan sumpek pada dapur.

Manfaatkan cahaya alami di siang hari, lalu tambahkan lampu dengan cahaya terang namun tidak menyilaukan untuk penggunaan sore hingga malam hari.

Pemilihan warna interior juga berpengaruh.

Warna cerah seperti putih, krem, atau abu muda memberikan ilusi ruangan lebih luas dan bersih.

Hindari warna terlalu gelap jika ukuran dapur terbatas karena dapat membuat ruangan terasa semakin sempit.

5. Tambahkan Elemen Alami Seperti Tanaman

Mawar Lumine Property
tjb blogtjb blog
Dijual Rumah Nyaman Area Mantenan Mertoyudan Lingkungan Tenang Berkembang Tipe 275 - Yogyakarta
Rp 3,400,000,000.00
di-yogyakarta
4 dari 4 halaman

Tanaman indoor berukuran kecil dapat membantu menciptakan suasana dapur yang lebih segar.

Letakkan tanaman di dekat jendela atau sudut dapur yang tidak mengganggu aktivitas memasak.

Selain mempercantik tampilan, tanaman juga membantu meningkatkan kualitas udara dan memberikan efek menenangkan.

Kehadiran unsur hijau membuat dapur terasa lebih hidup meski aktivitas memasak sedang padat.

6. Bersihkan Area Dapur Secara Rutin dan Menyeluruh

Bersihkan Area Dapur Secara Rutin dan Menyeluruh

Kebersihan adalah faktor penting untuk mencegah dapur terasa pengap.

Sisa minyak, percikan makanan, dan sampah dapur yang menumpuk bisa menjadi sumber bau tidak sedap.

Bersihkan kompor, meja dapur, dan area sekitar segera setelah selesai memasak.

Buang sampah setiap hari dan pastikan saluran pembuangan air tidak tersumbat.

Dapur yang bersih akan terasa lebih segar dan nyaman digunakan, bahkan saat aktivitas memasak meningkat selama Ramadhan.

Dengan kondisi dapur yang nyaman, aktivitas menyiapkan sahur dan berbuka menjadi lebih menyenangkan meski dilakukan dalam keadaan berpuasa.

(eno/TribunJualBeli.com)

Selanjutnya