BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Pindah rumah merupakan aktivitas yang menguras tenaga dan pikiran.
Mulai dari proses packing, mengangkat barang, mengatur transportasi, hingga menata ulang isi rumah baru, semuanya membutuhkan energi ekstra.
Tantangannya tentu akan terasa lebih berat ketika dilakukan saat bulan Ramadan, di mana tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama lebih dari 12 jam.
Jika tidak direncanakan dengan baik, pindahan saat puasa bisa memicu kelelahan berlebih, dehidrasi, hingga menurunnya daya tahan tubuh.
Agar proses tetap lancar tanpa mengganggu kesehatan dan ibadah, berikut tujuh cara yang bisa diterapkan:
Baca Juga : 4 Cara Efektif Membersihkan Rumah Saat Puasa Tanpa Lemas
1. Pilih Waktu Pindahan yang Tidak Menguras Energi
Manajemen waktu menjadi kunci utama.
Hindari memulai aktivitas berat di tengah hari saat cuaca sedang panas-panasnya karena tubuh lebih mudah kehilangan cairan.
Waktu yang relatif aman adalah setelah sahur hingga pagi hari, atau menjelang sore mendekati waktu berbuka.
Dengan memilih waktu yang lebih sejuk, risiko dehidrasi dapat ditekan dan energi tubuh bisa lebih terjaga.
Jika memungkinkan, lakukan aktivitas berat secara bertahap, tidak sekaligus dalam satu waktu panjang.
2. Lakukan Packing Secara Bertahap
Kesalahan yang sering terjadi adalah menunda packing hingga mendekati hari pindahan.
Akibatnya, semua pekerjaan menumpuk dan harus diselesaikan dalam waktu singkat.
Kondisi ini sangat berisiko membuat tubuh kelelahan, apalagi saat sedang berpuasa.
Mulailah mengemas barang-barang yang jarang digunakan sejak beberapa hari atau bahkan minggu sebelumnya.
Gunakan kardus sesuai kategori ruangan agar lebih mudah saat membongkar di rumah baru.
Cara ini membuat pekerjaan lebih ringan dan terorganisir.
3. Susun Skala Prioritas dan Rencana Kerja
Buat daftar barang yang akan dipindahkan dan tentukan mana yang paling penting.
Fokuslah pada kebutuhan utama seperti tempat tidur, perlengkapan mandi, serta peralatan dapur dasar.
Dengan perencanaan yang jelas, tidak perlu bolak-balik memindahkan barang yang sebenarnya tidak mendesak.
Perencanaan juga membantu menghemat tenaga karena setiap langkah sudah terarah dan tidak membuang waktu untuk hal-hal yang kurang prioritas.
4. Gunakan Bantuan Jasa Pindahan atau Kerabat
Baca Juga : 7 Cara Menyulap Sudut Rumah Jadi Tempat Ngabuburit Favorit
Jika memiliki anggaran lebih, mempertimbangkan jasa pindahan profesional bisa menjadi pilihan bijak.
Tenaga tambahan akan sangat membantu dalam mengangkat barang berat seperti lemari, kulkas, atau mesin cuci.
Bila tidak menggunakan jasa profesional, mintalah bantuan keluarga atau teman agar pekerjaan terasa lebih ringan.
Dengan pembagian tugas yang jelas, proses pindahan bisa selesai lebih cepat tanpa menguras stamina secara berlebihan.
5. Jaga Asupan Nutrisi Saat Sahur dan Berbuka
Kondisi fisik saat puasa sangat dipengaruhi oleh pola makan.
Saat sahur, pilih makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum agar energi bertahan lebih lama.
Tambahkan protein, sayur, dan buah untuk menjaga keseimbangan nutrisi.
Saat berbuka, awali dengan air putih dan makanan ringan yang tidak berlebihan.
Hindari konsumsi gula berlebih atau makanan terlalu berminyak karena bisa membuat tubuh cepat lemas dan mengantuk.
Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi dari waktu berbuka hingga sahur.
6. Istirahat Cukup dan Kenali Batas Tubuh
Jangan memaksakan diri menyelesaikan semua pekerjaan dalam satu hari jika kondisi tubuh tidak memungkinkan.
Kurang tidur dan kelelahan dapat menurunkan konsentrasi serta meningkatkan risiko cedera.
Luangkan waktu untuk duduk dan beristirahat di sela-sela aktivitas.
Tidur yang cukup di malam hari juga penting agar tubuh kembali segar untuk melanjutkan proses pindahan keesokan harinya.
7. Lakukan Peregangan dan Gunakan Teknik Angkat yang Benar
Sebelum mengangkat barang, lakukan pemanasan atau peregangan ringan untuk menghindari kram dan cedera otot.
Saat mengangkat beban, tekuk lutut dan jaga posisi punggung tetap lurus agar tidak terjadi cedera pada pinggang.
Teknik yang benar akan membantu mengurangi tekanan berlebih pada tubuh, sehingga tidak cepat merasa pegal atau sakit setelah aktivitas selesai.
Kunci utamanya adalah tidak memaksakan diri dan membagi pekerjaan secara bertahap.
Dengan strategi yang tepat, proses pindahan tetap bisa berjalan lancar tanpa mengganggu kesehatan dan kekhusyukan ibadah selama Ramadan.
(eno/TribunJualBeli.com)



















Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!