zoom-in lihat foto 4 Tips Mengurangi Bau Dapur Saat Sering Memasak di Bulan Ramadan
Ilustrasi Bau Dapur (Kompas.com)

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Bulan Ramadan identik dengan aktivitas memasak yang lebih intens dibanding hari biasa.

Mulai dari menyiapkan menu sahur, takjil, hingga hidangan berbuka puasa, dapur hampir setiap hari dipenuhi aroma bumbu, gorengan, santan, dan aneka tumisan.

Meski menggugah selera, aroma yang terlalu kuat dan bercampur bisa meninggalkan bau kurang sedap yang menyebar ke seluruh ruangan.

Jika tidak diatasi, bau dapur dapat menempel pada tirai, sofa, bahkan pakaian, sehingga membuat rumah terasa kurang segar.

Agar suasana tetap nyaman selama Ramadan, berikut empat tips efektif yang bisa diterapkan untuk mengurangi bau dapur saat sering memasak:

Baca Juga : 6 Trik Mengelola Dapur Rumah agar Praktis Selama Puasa

1. Pastikan Sirkulasi Udara Berjalan Maksimal

Angel Wastu Property
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
Dijual Rumah Cantik Siap Huni 2 Lantai Fully Furnished Dekat JEC Di Banguntapan - Bantul
Rp 1,790,000,000.00
di-yogyakarta

Sirkulasi udara yang baik adalah kunci utama mengurangi bau dapur.

Saat memasak, biasakan membuka jendela dan pintu dapur agar asap serta uap panas langsung keluar.

Jika dapur berada di area tertutup, gunakan exhaust fan atau cooker hood untuk membantu menyedot asap dan aroma masakan.

2 dari 3 halaman

Selain itu, kipas angin kecil yang diarahkan ke ventilasi juga dapat membantu mempercepat pergantian udara di dalam ruangan.

2. Bersihkan Dapur Segera Setelah Memasak

Bersihkan Dapur Segera Setelah Memasak

Sumber bau tak sedap sering kali berasal dari sisa minyak, percikan bumbu, dan kerak yang menempel pada kompor atau dinding dapur.

Setelah selesai memasak, luangkan waktu untuk membersihkan kompor, meja dapur, backsplash, serta area sekitar wastafel.

Gunakan cairan pembersih yang mampu mengangkat lemak agar aroma tidak tertinggal.

Tempat sampah dapur juga sebaiknya dikosongkan setiap hari, terutama jika berisi sisa bahan mentah atau kulit makanan yang mudah membusuk.

Baca Juga : Dapur Kecil, Tampilan Maksimal! Ini 6 Tips Desain Minimalis Modern yang Rapi

3. Manfaatkan Bahan Alami sebagai Penetral Bau

Angel Wastu Property
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
Dijual Rumah Tipe 48 2KT 1KM Siap Huni Shm Dekat Galaxi Waterpark Di Baturetno - Bantul
Rp 499,000,000.00
di-yogyakarta

Bahan alami bisa menjadi solusi sederhana namun efektif.

Letakkan mangkuk kecil berisi baking soda atau arang aktif di sudut dapur untuk menyerap aroma tak sedap.

3 dari 3 halaman

Irisan lemon atau jeruk nipis juga dapat membantu memberikan aroma segar alami.

Cara lainnya, rebus air dengan campuran kayu manis, cengkeh, daun pandan, atau kulit jeruk untuk menciptakan wangi yang lebih menenangkan di dalam rumah.

4. Perhatikan Teknik dan Peralatan Memasak

Perhatikan Teknik dan Peralatan Memasak

Teknik memasak yang kurang tepat dapat menghasilkan asap berlebihan dan bau menyengat.

Hindari menggunakan api terlalu besar saat menggoreng karena minyak yang terlalu panas mudah berasap.

Gunakan peralatan masak berkualitas dengan lapisan anti lengket agar makanan tidak cepat gosong.

Selain itu, menutup wajan saat memasak dapat membantu menahan uap dan mengurangi penyebaran aroma ke seluruh ruangan.

Dengan menjaga sirkulasi udara, membersihkan dapur secara rutin, memanfaatkan bahan alami penetral bau, serta menerapkan teknik memasak yang tepat, dapur akan tetap segar dan nyaman sepanjang bulan puasa.

Rumah pun terasa lebih bersih dan menyenangkan untuk beribadah maupun berkumpul bersama keluarga.

(eno/TribunJualBeli.com)

Selanjutnya