BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Berkendara di siang hari saat bulan puasa memiliki tantangan tersendiri.
Paparan sinar matahari yang terik, suhu udara yang tinggi, serta kondisi lalu lintas yang padat dapat mempercepat pengeluaran cairan tubuh.
Dalam kondisi berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan minum selama berjam-jam, sehingga risiko dehidrasi menjadi lebih besar.
Jika tidak diantisipasi, dehidrasi dapat menurunkan konsentrasi, memicu rasa kantuk, hingga meningkatkan potensi kecelakaan di jalan.
Agar tetap aman dan fokus selama perjalanan, berikut lima cara mencegah dehidrasi saat berkendara motor siang hari di bulan puasa:
Baca Juga : 4 Tips Naik Motor Saat Puasa Agar Tetap Fokus dan Aman di Jalan
1. Atur Pola Minum dengan Metode Bertahap
Memenuhi kebutuhan cairan tidak harus dilakukan sekaligus.
Terapkan pola minum bertahap sejak berbuka hingga sahur.
Awali dengan air putih saat berbuka, lanjutkan setelah makan malam, sebelum tidur, dan saat sahur.
Cara ini membantu tubuh menyerap cairan secara optimal dan menjaga keseimbangan elektrolit lebih stabil selama berpuasa.
2. Konsumsi Makanan Bergizi dan Kaya Kandungan Air
Selain minum yang cukup, pilih makanan yang mendukung daya tahan tubuh.
Buah seperti semangka, melon, jeruk, dan pir mengandung air tinggi yang membantu menjaga hidrasi.
Tambahkan sayuran hijau, protein, serta karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal agar energi bertahan lebih lama.
Hindari makanan terlalu asin atau berminyak karena dapat memicu rasa haus berlebihan di siang hari.
3. Gunakan Perlengkapan Berkendara yang Mendukung Sirkulasi Udara
Baca Juga : 6 Cara Ampuh Mengatasi Kantuk Saat Berkendara di Bulan Puasa
Pemilihan perlengkapan berkendara juga berperan penting.
Gunakan jaket berbahan ringan namun tetap mampu melindungi dari paparan sinar matahari langsung.
Helm dengan ventilasi yang baik membantu sirkulasi udara tetap lancar sehingga suhu kepala tidak cepat meningkat.
Sarung tangan dan masker juga dapat membantu mengurangi paparan panas langsung dari lingkungan sekitar.
4. Atur Waktu dan Rute Perjalanan dengan Bijak
Jika memungkinkan, hindari perjalanan pada jam-jam terpanas, biasanya antara pukul 12.00 hingga 14.00.
Pilih waktu pagi hari atau menjelang sore untuk aktivitas yang memerlukan perjalanan jauh.
Selain itu, pilih rute yang lebih teduh atau minim kemacetan untuk mengurangi paparan panas dan waktu tempuh yang terlalu lama.
5. Kenali Gejala Awal Dehidrasi dan Jangan Abaikan
Pusing, bibir kering, tubuh terasa sangat lemas, sulit fokus, hingga penglihatan sedikit kabur bisa menjadi tanda awal dehidrasi.
Jika gejala muncul, segera menepi dan beristirahat di tempat yang teduh.
Mengurangi aktivitas sejenak dapat membantu tubuh menstabilkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan.
Dengan langkah yang tepat, aktivitas berkendara tetap bisa dilakukan secara aman dan nyaman meski sedang berpuasa.
(eno/TribunJualBeli.com)







Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!