BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Naik motor saat puasa membutuhkan konsentrasi ekstra.
Tubuh yang menahan lapar dan haus seharian bisa memengaruhi stamina, fokus, bahkan refleks saat berkendara.
Padahal, keselamatan di jalan sangat bergantung pada kondisi fisik dan mental pengendara.
Agar tetap aman selama bulan Ramadhan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Berikut 4 tips naik motor saat puasa agar tetap fokus dan aman di jalan:
Baca Juga : 6 Cara Ampuh Mengatasi Kantuk Saat Berkendara di Bulan Puasa
1. Pastikan Asupan Sahur Bernutrisi dan Cukup Cairan
Asupan Sahur Bernutrisi
Kondisi tubuh saat berkendara sangat dipengaruhi oleh apa yang dikonsumsi saat sahur.
Pilih makanan bergizi seimbang yang mengandung karbohidrat kompleks, protein, serta serat agar energi bertahan lebih lama.
Hindari makanan terlalu manis atau berminyak karena bisa membuat tubuh cepat lemas.
Selain itu, cukupi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka untuk mencegah dehidrasi.
Tubuh yang kekurangan cairan cenderung lebih mudah lelah dan sulit berkonsentrasi di jalan.
2. Hindari Berkendara Saat Kondisi Terlalu Lelah atau Mengantuk
Rasa kantuk sering muncul pada siang hingga sore hari saat puasa.
Jika kondisi tubuh terasa sangat lemas atau kurang fokus, sebaiknya tunda perjalanan atau beristirahat sejenak.
Memaksakan diri berkendara dalam keadaan tidak fit dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Apabila harus berkendara jarak jauh, sempatkan berhenti di tempat aman untuk meregangkan otot dan mengembalikan konsentrasi.
Istirahat singkat bisa membantu menjaga kewaspadaan.
Baca Juga : 7 Tips Aman Berkendara Motor Menjelang Waktu Berbuka Puasa
3. Gunakan Perlengkapan Berkendara yang Nyaman
Cuaca panas saat siang hari bisa membuat tubuh cepat berkeringat dan tidak nyaman.
Gunakan helm dengan ventilasi baik, jaket yang tidak terlalu tebal namun tetap melindungi, serta sarung tangan agar tangan tidak cepat lelah.
Perlengkapan yang nyaman membantu tubuh tetap stabil dan tidak mudah terganggu selama perjalanan.
Jangan lupa memastikan kondisi motor prima, mulai dari rem, ban, hingga lampu, agar perjalanan lebih aman.
4. Jaga Emosi dan Hindari Berkendara Terburu-buru
Menjelang waktu berbuka, lalu lintas biasanya lebih padat dari biasanya.
Banyak pengendara ingin cepat sampai tujuan sehingga rawan terjadi pelanggaran dan kecelakaan.
Tetap tenang dan jangan terpancing emosi saat menghadapi kemacetan.
Atur waktu perjalanan lebih awal agar tidak terburu-buru di jalan.
Berkendara dengan kecepatan stabil dan menjaga jarak aman menjadi kunci keselamatan selama puasa.
Dengan persiapan yang baik, perjalanan selama bulan Ramadhan dapat berjalan lancar dan tetap aman hingga sampai tujuan.
(eno/TribunJualBeli.com)








Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!