BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Menjelang waktu berbuka puasa, suasana jalan biasanya jauh lebih padat dibanding hari biasa.
Banyak pengendara motor bergegas pulang kerja, mencari takjil, atau mengejar waktu agar bisa berbuka bersama keluarga.
Kondisi ini sering memicu kemacetan, antrean panjang di persimpangan, hingga pengendara yang nekat menerobos demi menghemat waktu.
Di sisi lain, tubuh yang sedang berpuasa cenderung mengalami penurunan energi dan konsentrasi, terutama pada sore hari.
Jika tidak diimbangi dengan kewaspadaan ekstra, risiko kecelakaan bisa meningkat.
Agar perjalanan tetap aman dan nyaman, berikut tujuh tips yang bisa diterapkan saat berkendara motor menjelang waktu berbuka puasa:
Baca Juga : 5 Komponen Motor yang Wajib Dicek Selama Ramadhan
1. Berangkat Lebih Awal agar Tidak Terburu-buru
Salah satu penyebab utama kecelakaan menjelang magrib adalah kebiasaan berkendara terburu-buru.
Banyak pengendara memacu motor lebih kencang karena takut terlambat berbuka.
Padahal, berkendara dengan tergesa-gesa justru memperbesar risiko tabrakan, terutama di jalan yang padat.
Usahakan mengatur waktu perjalanan lebih awal dari biasanya.
Dengan begitu, tidak perlu memacu motor secara berlebihan dan bisa tetap tenang menghadapi kondisi lalu lintas yang ramai.
2. Jaga Kecepatan Tetap Stabil
Saat lalu lintas padat, banyak pengendara motor cenderung memacu kendaraan di celah sempit.
Hindari kebiasaan ini dan pertahankan kecepatan stabil sesuai kondisi jalan.
Kecepatan yang terkontrol membantu mengurangi risiko tabrakan.
3. Hindari Aksi Serobot dan Emosi
Kondisi lapar dan haus bisa memicu emosi lebih cepat.
Tetap sabar dan hindari memotong jalur secara tiba-tiba atau memaksakan diri di persimpangan.
Sikap tenang dan saling menghargai sesama pengguna jalan sangat penting saat jam sibuk.
4. Pastikan Motor dalam Kondisi Prima
Sebelum digunakan, cek kondisi rem, lampu, klakson, serta tekanan angin ban.
Kendaraan yang terawat akan lebih responsif saat dibutuhkan dalam situasi mendadak.
Perawatan rutin membantu meminimalkan risiko gangguan di tengah perjalanan.
5. Fokus dan Hindari Distraksi
Baca Juga : 5 Cara Menghemat BBM Motor Saat Aktivitas Ramadhan Meningkat
Jangan menggunakan ponsel saat berkendara, meskipun hanya untuk melihat pesan singkat.
Gangguan kecil bisa berakibat fatal, apalagi saat arus lalu lintas sedang ramai.
Tetap fokus pada kondisi sekitar dan perhatikan pergerakan kendaraan lain.
6. Perhatikan Kondisi Fisik
Jika merasa lemas atau kurang fokus, sebaiknya istirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Kondisi tubuh yang kurang fit dapat memperlambat respons saat menghadapi situasi darurat.
Pastikan juga sudah cukup istirahat saat malam hari agar stamina tetap terjaga.
7. Siapkan Takjil Sederhana
Membawa air minum dan camilan ringan dapat membantu jika waktu berbuka tiba saat masih di perjalanan.
Dengan begitu, pengendara tidak perlu berhenti mendadak atau terburu-buru mencari tempat berbuka.
Tetap utamakan keselamatan dan menepi di tempat aman saat hendak berbuka.
Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama selama bulan suci Ramadhan.
(eno/TribunJualBeli.com)











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!