BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM – Menjual motor bekas tidak selalu mudah.
Banyak pemilik motor berharap kendaraannya cepat laku, namun tetap mendapatkan harga yang sesuai.
Sayangnya, jika tidak dilakukan dengan cara yang tepat, motor justru lama terjual atau harus dilepas dengan harga miring.
Agar hal tersebut tidak terjadi, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan sebelum menawarkan motor ke pasaran.
Mulai dari kondisi kendaraan hingga strategi pemasaran, semuanya berpengaruh pada minat calon pembeli.
Berikut enam tips jual motor agar cepat laku tanpa harus menurunkan harga terlalu jauh:
Baca Juga : 7 Kesalahan Beli Motor Sport yang Bikin Kantong Jebol dan Badan Pegal, Jangan Sampai Salah Pilih
1. Pastikan Kondisi Motor Siap Pakai
Pastikan Kondisi Motor Siap Pakai
Hal pertama yang paling diperhatikan calon pembeli adalah kondisi motor.
Pastikan mesin dalam keadaan normal, tidak ada suara aneh, dan semua fungsi berjalan dengan baik.
Lakukan servis ringan sebelum motor dijual, seperti ganti oli, setel rantai, atau membersihkan karburator dan CVT.
Motor yang siap pakai akan memberi kesan terawat dan meningkatkan kepercayaan pembeli.
2. Tampilan Bersih dan Menarik
Penampilan motor sangat memengaruhi keputusan pembeli.
Cuci motor hingga bersih, poles bagian bodi, dan rapikan detail kecil seperti spion, lampu, serta jok.
Motor yang terlihat bersih dan kinclong akan tampak lebih menarik di foto maupun saat dilihat langsung.
Tampilan yang rapi juga membuat motor terlihat lebih bernilai, meski usia pemakaian sudah tidak muda.
3. Lengkapi Surat-surat Kendaraan
Kelengkapan dokumen seperti STNK dan BPKB menjadi faktor penting agar motor cepat laku.
Motor dengan surat lengkap dan sesuai identitas pemilik biasanya lebih diminati.
Pastikan pajak kendaraan dalam kondisi aktif atau setidaknya jelaskan secara jujur jika ada tunggakan.
Transparansi soal dokumen akan membuat calon pembeli lebih yakin untuk bertransaksi.
4. Tentukan Harga yang Realistis
Baca Juga : 4 Pertimbangan Cerdas Sebelum Membeli Motor Pertama Kali
Menentukan harga terlalu tinggi bisa membuat motor sulit terjual.
Sebaliknya, harga terlalu murah bisa merugikan penjual.
Lakukan riset harga pasaran motor sejenis dengan tahun dan kondisi yang sama.
Dengan harga yang realistis, peluang motor dilirik pembeli akan jauh lebih besar tanpa harus banting harga.
5. Ambil Foto dan Deskripsi yang Jelas
Jika menjual motor secara online, foto menjadi senjata utama.
Ambil gambar dari berbagai sudut dengan pencahayaan yang baik agar kondisi motor terlihat jelas.
Sertakan deskripsi yang jujur dan informatif, mulai dari tahun motor, jarak tempuh, kondisi mesin, hingga kelengkapan surat.
Informasi yang lengkap akan mengurangi pertanyaan berulang dari calon pembeli.
6. Pilih Waktu dan Tempat Jual yang Tepat
Waktu penjualan juga berpengaruh pada kecepatan motor terjual.
Biasanya, awal bulan atau menjelang hari raya menjadi momen yang cukup ramai pembeli.
Selain itu, pilih platform jual beli yang tepat, baik secara offline maupun online.
Semakin luas jangkauan iklan, semakin besar pula peluang motor cepat laku dengan harga yang tetap bagus.
Bagi pemilik motor yang ingin menjual kendaraannya, keenam tips di atas bisa menjadi panduan agar proses jual beli berjalan lancar dan tanpa penyesalan.
(Eno/TribunJualBeli.com)











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!