zoom-in lihat foto Jangan Panik, 5 Trik Aman Melepas Busi Patah di Kepala Silinder
Ilustrasi Busi Patah di Kepala Silinder (Gridoto.com)

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Busi patah saat dilepas dari kepala silinder merupakan salah satu masalah yang cukup sering terjadi, terutama pada motor atau mobil yang jarang diservis.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh ulir busi yang sudah lama tidak dibuka, karat, atau pemasangan busi yang terlalu kencang.

Saat busi patah dan ulirnya tertinggal di head mesin, banyak pemilik kendaraan langsung panik karena khawatir mesin harus dibongkar total.

Padahal, dalam banyak kasus, busi patah masih bisa dilepas dengan cara yang tepat dan aman.

Berikut lima trik yang bisa dicoba:

Baca Juga : Motor Susah Hidup? Bisa Jadi Karena Busi Rusak, Ini 4 Tandanya

1. Semprot Cairan Penetran Terlebih Dahulu

Semprot Cairan Penetran Terlebih Dahulu

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah menyemprotkan cairan penetran atau pelumas anti-karat ke area ulir busi yang tertinggal.

Cairan ini berfungsi melonggarkan karat dan kotoran yang menempel di ulir kepala silinder.

Diamkan selama beberapa menit, bahkan bisa hingga 30 menit agar cairan meresap sempurna.

2 dari 4 halaman

Langkah ini penting untuk mengurangi risiko ulir head mesin ikut rusak saat busi dilepas.

2. Gunakan Kunci Khusus atau Extractor Busi

Salah satu trik paling aman adalah menggunakan extractor busi patah.

Sepeda Motor Bekas
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
 
 
Motor Yamaha Vixion Tahun 2009 Bekas - Jakarta Timur
Rp 4,600,000.00
dki-jakarta

Alat ini memang dirancang khusus untuk mencengkeram sisa ulir busi dari dalam tanpa merusak kepala silinder.

Cara penggunaannya relatif mudah, namun tetap harus dilakukan secara perlahan.

Putar extractor berlawanan arah jarum jam dengan tekanan stabil hingga sisa busi bisa terlepas.

3. Manfaatkan Obeng Minus dan Palu Kecil

Manfaatkan Obeng Minus dan Palu Kecil

Jika tidak memiliki extractor, obeng minus bisa menjadi alternatif.

Masukkan ujung obeng ke bagian dalam ulir busi yang patah, lalu ketuk perlahan menggunakan palu kecil agar obeng mencengkeram dengan kuat.

Setelah itu, putar obeng secara perlahan berlawanan arah jarum jam.

3 dari 4 halaman

Metode ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak merusak ulir kepala silinder.

Baca Juga : 5 Penyebab Umum Busi Motor Cepat Rusak, Waspadai Sejak Dini!

4. Panaskan Area Kepala Silinder

Memanaskan area sekitar busi bisa membantu melonggarkan ulir.

Sepeda Motor Bekas
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
 
 
Motor Honda Beat Tahun 2011 Bekas - Jakarta Timur
Rp 5,800,000.00
dki-jakarta

Panas membuat logam memuai sehingga sisa busi lebih mudah dilepas.

Pemanasan bisa dilakukan dengan heat gun atau mesin yang dipanaskan sebentar.

Namun, pastikan mesin tidak terlalu panas agar aman saat pengerjaan dan tidak merusak komponen lain.

5. Serahkan ke Bengkel Jika Sudah Terlalu Keras

Serahkan ke Bengkel Jika Sudah Terlalu Keras

Jika semua cara di atas tidak berhasil dan busi terasa sangat keras, sebaiknya jangan dipaksakan.

Memutar terlalu keras justru berisiko merusak ulir kepala silinder yang biayanya jauh lebih mahal.

4 dari 4 halaman

Mekanik bengkel biasanya memiliki peralatan lengkap, termasuk teknik tapping ulang atau helicoil jika diperlukan.

Langkah ini lebih aman dibanding mengambil risiko kerusakan yang lebih besar.

Dengan langkah yang tepat, penggunaan alat yang sesuai, dan kesabaran, sisa busi masih bisa dilepas dengan aman.

Jika ragu atau kondisi terlalu sulit, menyerahkannya ke bengkel adalah pilihan terbaik demi menjaga keawetan mesin.

(Eno/TribunJualBeli.com)

Selanjutnya