BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Bagi pemilik motor, pernahkah mengalami situasi di mana motor tiba-tiba susah dihidupkan meskipun bensin penuh dan aki masih bagus?
Salah satu penyebab utamanya bisa jadi terletak pada busi. Komponen kecil ini memang sering dianggap sepele, padahal perannya sangat penting.
Busi bertugas memercikkan api untuk membakar campuran bensin dan udara di ruang bakar.
Jika percikan api tidak normal, otomatis mesin tidak bisa menyala dengan baik.
Kerusakan pada busi biasanya terjadi secara perlahan.
Awalnya motor hanya terasa sedikit brebet, lalu tarikan menjadi berat, hingga akhirnya benar-benar sulit distarter.
Agar tidak terlambat menyadarinya, berikut empat tanda yang bisa menunjukkan kalau busi motor sudah rusak dan perlu diganti:
Baca Juga : 5 Penyebab Umum Busi Motor Cepat Rusak, Waspadai Sejak Dini!
1. Mesin Susah Dihidupkan
Ciri paling umum dari busi rusak adalah motor menjadi sulit dinyalakan, terutama saat pagi hari atau setelah lama tidak digunakan.
Hal ini disebabkan percikan api dari busi yang lemah sehingga pembakaran awal tidak sempurna.
Kadang motor hanya hidup sebentar lalu mati lagi.
Jika sudah seperti ini, jangan buru-buru menyalahkan aki atau sistem bahan bakar, bisa jadi masalahnya justru ada di busi.
2. Tarikan Motor Menjadi Lemah
Saat busi sudah tidak mampu memercikkan api dengan baik, campuran bahan bakar tidak terbakar secara maksimal.
Akibatnya, tenaga yang dihasilkan mesin menurun drastis.
Tarikan gas jadi terasa berat, motor tidak responsif, dan akselerasi melambat.
Bahkan meskipun gas sudah ditarik penuh, laju motor tidak sebanding dengan tenaga yang seharusnya keluar.
Baca Juga : Ini 3 Akibat Kalau Nekat Membuka Busi Motor Saat Mesin Masih Panas
3. Mesin Brebet dan Tidak Stabil
Busi yang mulai melemah akan membuat proses pembakaran tidak merata.
Gejalanya bisa dirasakan ketika motor digas, suara mesin terasa tersendat, atau motor seperti kehilangan tenaga secara tiba-tiba.
Kondisi ini dikenal sebagai mesin brebet.
Jika dibiarkan, bukan hanya kenyamanan berkendara yang terganggu, tapi juga berisiko membuat mesin mati mendadak di jalan.
4. Kondisi Busi Kotor atau Basah
Tanda lain yang bisa langsung terlihat ada pada fisik busi.
Jika elektroda busi tertutup kerak hitam, gosong, atau bahkan basah karena oli maupun bensin, artinya busi sudah tidak bekerja normal.
Kondisi ini bisa membuat motor susah hidup dan boros bahan bakar karena pembakaran tidak efisien.
Pemeriksaan visual pada busi sebaiknya dilakukan secara berkala, minimal setiap kali servis motor.
Ingat, meskipun ukurannya kecil dan murah, busi punya peran besar dalam memastikan mesin motor tetap bertenaga dan awet digunakan.
(Eno/TribunJualBeli.com)









Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!