zoom-in lihat foto Inilah 10 Bahan Bangunan Utama untuk Hunian yang Kokoh dan Berkualitas
Ilustrasi Bahan Bangunan (pexels.com)

BLOG.TRIBUNJUALBELI.COM - Membangun rumah bukan hanya tentang desain yang indah, tetapi juga soal memilih bahan bangunan yang tepat.

Bahan bangunan yang dipilih akan sangat menentukan seberapa kuat, nyaman, dan tahan lama hunian yang kita tempati.

Dengan bahan yang berkualitas, rumah tidak hanya enak dipandang tetapi juga aman untuk keluarga.

Namun, di pasaran ada begitu banyak pilihan material sehingga seringkali membuat bingung.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bahan-bahan utama yang hampir selalu digunakan dalam pembangunan rumah serta tips memilihnya agar hasilnya maksimal.

Berikut adalah 10 bahan bangunan utama yang wajib dipertimbangkan untuk menciptakan hunian kokoh dan berkualitas:

Baca Juga : 5 Bahan Bangunan Hemat Biaya untuk Rumah Minimalis Idaman

1. Semen

Semen adalah salah satu bahan paling vital dalam konstruksi.

Fungsinya sebagai perekat material lain seperti batu bata, pasir, dan kerikil.

2 dari 4 halaman

Kualitas semen yang baik akan menentukan kekuatan struktur bangunan.

Tips memilih semen adalah pastikan membeli dari merek terpercaya, perhatikan tanggal produksi, serta simpan di tempat kering agar tidak menggumpal.

2. Batu Bata

Batu Bata
Batu Bata

Batu bata, terutama bata merah, sudah digunakan sejak lama dalam pembangunan rumah.

Selain kokoh, bata juga memiliki daya serap panas yang baik sehingga mampu menjaga suhu rumah tetap nyaman.

Kini, ada pula alternatif lain seperti bata ringan yang lebih mudah dipasang dan bobotnya lebih ringan.

Pemilihan jenis bata bisa disesuaikan dengan kebutuhan: bata merah untuk kekuatan tradisional, atau bata ringan untuk kepraktisan pembangunan.

3. Pasir

Pasir adalah bahan campuran utama dalam adukan semen.

Uzi Wastu Property
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
Dijual Rumah Modern 2KT 1KM SHM, 4 Menit Dari Lmpp Kalasan - Sleman
Rp 800,000,000.00
di-yogyakarta

Pasir yang berkualitas baik tidak mengandung banyak lumpur atau tanah liat karena bisa mengurangi daya rekat adukan.

3 dari 4 halaman

Pasir biasanya digunakan untuk plesteran, campuran beton, dan juga pemasangan bata.

Pastikan memilih pasir yang butirannya tajam dan keras agar hasil bangunan lebih kuat.

4. Kerikil atau Batu Split

Batu Split
Batu Split

Kerikil atau batu split berfungsi sebagai agregat kasar dalam pembuatan beton.

Kombinasi kerikil dengan pasir, semen, dan air akan menghasilkan beton yang kokoh dan tahan lama.

Biasanya, ukuran kerikil yang digunakan bervariasi antara 1–2 cm tergantung kebutuhan konstruksi.

Tanpa kerikil, kualitas beton akan berkurang dan tidak mampu menopang beban berat.

5. Besi Beton

Baca Juga : 7 Material Rumah Tahan Lama dan Ramah Lingkungan yang Wajib Diketahui

Besi beton atau tulangan baja adalah bahan penting dalam membuat struktur rumah, terutama untuk pondasi, kolom, dan balok.

4 dari 4 halaman

Besi beton memberikan kekuatan tarik sehingga bangunan tidak mudah retak atau roboh.

Pilihlah besi beton dengan diameter sesuai standar dan pastikan tidak mudah berkarat agar tahan lama.

6. Kayu

Kayu
Kayu

Kayu banyak digunakan dalam berbagai bagian rumah, mulai dari kusen pintu, jendela, hingga rangka atap.

Keunggulan kayu adalah mudah dibentuk dan memberikan nuansa hangat pada interior.

Namun, kualitas kayu sangat beragam.

Pilih kayu yang sudah melalui proses pengeringan dan anti-rayap agar lebih awet.

Alternatif lain, gunakan kayu olahan seperti multipleks atau MDF jika ingin biaya lebih hemat.

7. Genteng atau Penutup Atap

Atap adalah pelindung utama rumah dari panas, hujan, dan angin.

Dika KIP
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
Dijual Rumah Modern 2 Lantai Dalam Perumahan Strategis Dekat Kotagede 10 menit Jogja Kota - Bantul
Rp 750,000,000.00
di-yogyakarta

Ada berbagai pilihan material atap, seperti genteng tanah liat, genteng beton, seng, asbes, hingga metal.

Genteng tanah liat terkenal kuat dan tahan lama, sedangkan genteng metal lebih modern, ringan, dan praktis dalam pemasangan.

Pilih jenis atap sesuai kebutuhan, estetika, dan iklim di daerah tempat tinggal.

8. Kaca

Kaca
Kaca

Kaca berfungsi sebagai material pelengkap yang biasanya dipasang pada jendela, pintu, atau partisi ruangan.

Selain untuk penerangan alami, kaca juga dapat mempercantik desain rumah.

Kini, tersedia berbagai jenis kaca seperti kaca tempered, kaca cermin, hingga kaca buram yang bisa dipilih sesuai kebutuhan fungsional maupun estetika.

9. Keramik

Keramik biasanya digunakan untuk lantai, dinding kamar mandi, atau dapur.

Selain menambah nilai estetika, keramik juga tahan air dan mudah dibersihkan.

Ada banyak pilihan motif, warna, dan ukuran keramik yang bisa disesuaikan dengan gaya desain rumah.

Untuk lantai utama, pilih keramik dengan kualitas kuat agar tidak mudah retak.

10. Cat Dinding

Cat Dinding
Cat Dinding

Cat bukan hanya memperindah tampilan rumah, tetapi juga melindungi dinding dari cuaca.

Cat eksterior yang baik mampu menahan panas dan hujan, sementara cat interior bisa memberikan kenyamanan visual bagi penghuni.

Pilih cat dengan formula anti-jamur, tahan lama, dan warna yang sesuai dengan konsep rumah.

Dengan memilih material berkualitas, rumah tidak hanya berdiri megah, tetapi juga nyaman ditinggali, tahan lama, dan minim biaya perawatan di masa depan.

Jadi, sebelum membangun, pastikan setiap bahan yang digunakan benar-benar memenuhi standar terbaik.

(Eno/TribunJualBeli.com)

Selanjutnya