zoom-in lihat foto 5 Risiko Penyakit yang Bisa Terjadi Saat Mengonsumsi Ikan
Ilustrasi konsumsi ikan/5 Risiko Penyakit yang Bisa Terjadi Saat Mengonsumsi Ikan (kompas.com)

TRIBUNJUALBELI.COM - Konsumsi ikan merupakan bagian penting dari pola makan sehat bagi banyak orang di seluruh dunia. 

Mengonsumsi ikan juga bisa dimakan dengan berbagai macam lauk pauk, seperti sayur, ayam dan lauk pauk lainnya.

Ikan adalah sumber protein berkualitas tinggi, asam lemak omega-3, vitamin, dan mineral yang penting untuk kesehatan tubuh. 

Baca Juga: Bagi Kamu yang Suka Mengkonsumsi Ikan, Simak 6 Kunci Penting Memilih Ikan Segar Berkualitas

Namun, seperti halnya dengan makanan lainnya, ada risiko tertentu yang terkait dengan konsumsi ikan. 

Beberapa penyakit potensial dapat ditularkan melalui ikan yang tidak layak konsumsi, dan penting bagi kita untuk mengenali dan memahami risiko ini.

Nah, disini kita akan membahas apa saja yang harus diperhatikan jika ingin mengonsumsi ikan?

Yuk simak pentingnya mengenali dan memahami dalam mengonsumsi ikan, jangan sembarangan untuk memilih,  jika tidak mau terkena risiko penyakit ini.

Baca Juga: Selain untuk Perkembangan Otak, Konsumsi Ikan Ternyata juga Berpengaruh Terhadap Kualitas Tidur Anak Lho!

1. Anisakiasis: Ancaman dari Parasit Cacing

Ilustrasi parasit cacing (kompas.com)
Ilustrasi parasit cacing (kompas.com)
2 dari 4 halaman

Salah satu penyakit yang sering kali terkait dengan konsumsi ikan mentah atau kurang matang adalah anisakiasis. 

Penyakit ini disebabkan oleh cacing parasit anisakis, yang dapat ditemukan di ikan laut tertentu seperti salmon, mackerel, dan cod. 

Jika ikan yang terinfeksi anisakis dikonsumsi mentah atau kurang matang, cacing tersebut dapat menginfeksi saluran pencernaan manusia dan menyebabkan gejala seperti nyeri perut, mual, muntah, dan diare. 

Untuk mencegah anisakiasis, sangat penting untuk memastikan bahwa ikan di masak dengan baik sebelum dikonsumsi.

Djoyo Soewarso
tjb blogtjb blogtjb blogtjb blog
 
 
Mosehat Original Obat Herbal Ampuh Berkhasiat Berbagai Penyakit Sudah Bpom – Jakarta Utara
Rp 341,000.00
dki-jakarta

2. Keracunan Merkuri: Bahaya dari Logam Berat

Ilustrasi keracunan merkuri (kompas.com)
Ilustrasi keracunan merkuri (kompas.com)

Keracunan merkuri adalah masalah kesehatan yang serius yang terkait dengan konsumsi ikan tertentu yang terkontaminasi oleh merkuri. 

Merkuri adalah logam berat yang dapat ditemukan di lingkungan laut dan terakumulasi dalam jaringan ikan tertentu seiring waktu. 

Jika ikan yang mengandung tingkat merkuri yang tinggi dikonsumsi secara berlebihan, dapat menyebabkan keracunan merkuri pada manusia. 

Gejala keracunan merkuri dapat mencakup gangguan neurologis, gangguan fungsi hati, dan masalah perkembangan pada anak-anak yang masih dalam kandungan. Untuk mengurangi risiko keracunan merkuri, disarankan untuk membatasi konsumsi ikan yang cenderung mengandung tingkat merkuri yang tinggi, seperti hiu, king mackerel, dan swordfish.

pempekkayla. gowa
tjb blogtjb blogtjb blog
 
 
Pempek Kayla Ikan Tuna Sehat, Gurih, Nikmat - Gowa Sulawesi Selatan
Rp 25,000.00
sulawesi-selatan

3. Infeksi Bakteri dan Virus: Bahaya Tersembunyi

Ilustrasi infeksi bakteri dan virus (kompas.com)
Ilustrasi infeksi bakteri dan virus (kompas.com)
3 dari 4 halaman

Selain parasit, ikan juga rentan terhadap infeksi bakteri dan virus tertentu yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia. 

Infeksi bakteri seperti Vibrio parahaemolyticus dan Vibrio vulnificus dapat terjadi saat mengonsumsi ikan laut mentah atau kurang matang, dan dapat menyebabkan gejala seperti diare, muntah, dan demam. 

Selain itu, virus seperti norovirus juga dapat ditularkan melalui ikan yang terkontaminasi. 

Untuk mencegah infeksi bakteri dan virus, sangat penting untuk memastikan bahwa ikan dimasak dengan baik sebelum dikonsumsi dan menjaga kebersihan selama persiapan makanan.

4. Toksin Alga: Ancaman bagi Kesehatan

Ilustrasi toksin alga (kompas.com)
Ilustrasi toksin alga (kompas.com)

Toksin alga adalah senyawa beracun yang dihasilkan oleh pertumbuhan alga tertentu di lingkungan air. 

Ikan yang memakan alga yang terkontaminasi oleh toksin alga dapat mengandung jumlah toksin yang berbahaya bagi kesehatan manusia. 

Konsumsi ikan yang terkontaminasi oleh toksin alga dapat menyebabkan keracunan makanan, dengan gejala seperti mual, muntah, diare, dan gangguan neurologis.

Pusat Nutrisi Tanaman
tjb blogtjb blogtjb blog
 
 
Tricoderma Solok Melindungi Tanaman dari Serangan Penyakit - Kebumen
Rp 60,000.00
jawa-tengah

5. Hepatitis A

Ilustrasi hepatitis A (kompas.com)
Ilustrasi hepatitis A (kompas.com)

Hepatitis A adalah infeksi virus yang dapat ditularkan melalui makanan atau air yang terkontaminasi, termasuk ikan mentah atau kurang matang. 

4 dari 4 halaman

Ikan yang diambil dari perairan yang terkontaminasi oleh limbah manusia dapat menjadi sumber penyakit ini. 

Gejala hepatitis A termasuk kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, dan kuning pada kulit dan mata.

Untuk menghindari risiko ini, sangat penting untuk memperoleh ikan dari sumber yang terpercaya dan memperhatikan peringatan kesehatan yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan setempat.

Meskipun mengonsumsi ikan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, penting bagi kita untuk menyadari risiko tertentu yang terkait dengan konsumsi ikan. 

Penyakit-penyakit seperti anisakiasis, keracunan merkuri, infeksi bakteri dan virus, serta toksin alga dapat membahayakan kesehatan manusia jika tidak ditangani dengan benar. 

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengenali gejala dan faktor risiko yang terkait dengan konsumsi ikan, serta mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan untuk memastikan keamanan dan kesehatan kita saat menikmati makanan laut yang lezat ini. (*)

(SalsabilaSalma/Tribunjualbeli.com)

Selanjutnya