zoom-in lihat foto Cara Pilih Daging Ayam Segar agar Bisa Tahan Lama Disimpan dalam Kulkas
Cara pilih daging ayam segar di pasar | foto kompas.com/Xena Olivia

TRIBUANJUALBELI.COM - Begini cara pilih daging ayam segar agar bisa tahan lama disimpan dalam kulkas.

Kualitas daging ayam akan sangat berpengaruh pada ketahanannya saat ingin disimpan lama.

Tidak hanya soal menjadikannya stok di kulkas, dengan memilih daging ayam segar kita juga mendapat kualitas bahan terbaik untuk dikonsumsi.

Baca Juga: Sering Dianggap Sepele, Jangan Lagi Makan Daging Ayam dengan Ciri-ciri Ini

Daging ayam segar tentu saja lebih higenis dan akan menghasilkan masakan lezat saat diolah.

Lalu, bagaimana cara memilih dan menyimpan daging ayam segar yang baik?

Perhatikan sejumlah ciri ini untuk memilih daging ayam segar saat membeli, berikut merangkum Kompas.com (2/9/23).

Cara memilih daging ayam segar

Sejumlah ciri daging ayam yang segar sebagaimana disebutkan oleh Executive Chef Aprez Catering by Amuz Group, Stefu Santoso:

Baca Juga: Meski Dijual dengan Harga Murah, Jangan Beli Daging Ayam yang Punya Kondisi Seperti Ini

2 dari 4 halaman

1. Warna daging

Warna daging bisa menjadi patokan segar atau tidaknya.

Daging ayam yang segar biasanya masih berwarna merah muda atau agak kemerahan.

Sementara warna daging yang agak pucat, artinya daging ayam sudah dipotong sekitar satu sampai dua hari sebelumnya.

Selain itu, daging ayam yang sudah dalam kondisi jelek dagingnya juga akan berwarna biru.

“Kalau dia disimpan dalam kondisi panas, ayam itu lama-lama bisa jadi biru karena sudah kena bakteri segala macam," ucap Stefu.

"Ayam segar itu yang penting warnanya segar, enggak ada birunya,” lanjutnya.

2. Aroma daging

Daing ayam yang segar tidak akan mengeluarkan bau amis, tidak enak, dan tidak menyengat, namun beraroma segar khas ayam.

“Bagian tungir atau bagian buntutnya kita buang juga. Biasanya itu bagian yang bikin bau, untuk menjaga kondisi ayam saja,” tutur Stefu.

3 dari 4 halaman

Jika aroma daging sudah bau, banyak orang yang berusaha memberikan jeruk nipis pada daging ayam untuk menghilangkan bau tersebut. Namun, Stefu tidak menyarankannya.

3. Tekstur daging

Saat ditekan, daging ayam yang segar memiliki tekstur yang elastis.

Jika daging ayam ditekan, kemudian kembali ke keadaan semula atau tidak meninggalkan bekas, itu artinya daging ayam masih segar.

Sementara daging yang ditekan dan meninggalkan bekas tekanan, itu menandakan sudah tidak segar.

Tekstur ayam yang lembek dan berlendir juga jadi tanda ayam sudah rusak.

4. Suhu daging

Biasanya, ayam yang baru dipotong memiliki suhu yang sedikit hangat. Hal itu bisa menjadi tanda daging ayam masih segar.

“Kalau baru potong akan hangat karena dia dibersihkannya pakai air panas kan untuk buang bulunya,” ucap Stefu.

Cara menyimpan di kulkas

4 dari 4 halaman

Agar bertahan lama, biasanya daging ayam akan disimpan di dalam lemari es atau kulkas.

Berikut empat cara menyimpan daging ayam di kulkas:

Baca Juga: Tips yang Benar Menyimpan Daging Ayam di Freezer Agar Tahan Lama

1. Simpan di bawah 5 derajat celsius

Daging ayam yang mentah sebaiknya disimpan di kulkas dengan suhu di bawah lima derajat celsius.

Pada suhu di bawah lima derajat celsius, bakteri cenderung berkembang lebih lama sehingga memperlambat kerusakan.

Daging ayam yang disimpan pada suhu kulkas harus segera diolah dalam kurun waktu 48 jam atau satu sampai dua hari untuk memastikan aman dimakan.

Jika daging ayam disimpan di kulkas lebih dari waktu tersebut, kemungkinan sudah mulai membusuk yang ditandai dengan perubahan warna, bau, dan tekstur.

2. Letakkan di rak bawah kulkas

Menyimpan daging ayam mentah di dalam kulkas sebaiknya diletakkan pada bagian rak bawah kulkas.

Selain itu, bungkus daging ayam dengan plastik atau masukkan ke dalam wadah tertutup dan tempatkan di atas nampan atau piring.

Hal itu untuk mencegah cairan daging ayam menetes dan mengenai bahan atau produk masakan lainnya yang ada di dalam kulkas.

Jika menetes ke makanan lain, cairan itu akan sangat berbahaya, terutama untuk produk yang tidak dimasak ketika akan dikonsumsi seperti buah-buahan.

Pastikan juga untuk tidak menumpuk daging ayam mentah di atas makanan atau minuman.

3. Simpan di freezer untuk penyimpanan lebih lama

Jika daging ayam ingin disimpan lebih lama, letakkan di dalam freezer dengan suhu di bawah 20 derajat celsius.

Daging ayam mentah yang sudah dipotong dapat disimpan di freezer hingga sembilan bulan, sedangkan daging ayam mentah utuh dapat dibekukan hingga satu tahun.

Ketika akan dimasak, daging ayam beku bisa dicairkan dengan memasukkannya ke dalam lemari es atau mencairkannya dalam oven atau microwave.

Disarankan jangan mencairkan daging ayam beku pada suhu ruang karena dapat memungkinkan bakteri berkembang biak ke tingkat yang berpotensi berbahaya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Cara Memilih Daging Ayam Segar dan Menyimpannya di Kulkas

Selanjutnya