TRIBUNJUALBELI.COM - Pemerintah memperpanjang pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) properti hingga akhir tahun ini.
Sebelumnya, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 21 Tahun 2021, PPN yang ditanggung pemerintah hanya berlaku sampai bulan Agustus 2021.
Sementara secara spesifik, insentif yang masuk ke dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021, yaitu rumah dengan tipe rumah tapak atau rumah susun.
Insentif PPN sebesar 50 persen juga diberikan bagi rumah tapak maupun rusun dengan harga jual Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar.
BACA JUGA: Cek Harga Apartemen Daerah Bekasi, Ketahui 5 Tips Pembeliannya yang Beda dari Rumah
BACA JUGA: Cek Harga Rumah Apartemen Tipe Studio di Jakarta, Tangerang, dan Bogor
Peraturan ini diharapkan juga akan memberi efek baik untuk sektor apartemen.
Sayangnya, hingga Kuartal II 2021, dampak insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung-Pemerintah (PPN-DTP) masih belum terlihat pada sektor apartemen.
Senior Associate Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto mengungkapkan hal ini dalam laporan yang diterima Kompas.com, Kamis (08/07/2021).
Jual Apartemen Signature Park Grande1BR Furnished - Jakarta Timur
"Sebenarnya pada Kuartal II (2021), memang masih belum banyak terlihat, khusus sektor apartemen," terang Ferry.
Menurut Ferry, permasalahan dari sektor apartemen disebabkan sedikitnya unit ready stock (siap huni) dengan jangka waktu yang tak lama.
Meski begitu, Ferry mengapresiasi langkah Pemerintah dalam memperpanjang pemberian insentif PPN DTP Properti hingga akhir tahun ini.
Dengan perpanjangan ini, dia berharap dapat menjadi katalis penjualan proyek apartemen tahun 2021.
Selama insentif ini diberikan, para pengembang dipastikan tidak menaikkan harga jual proyek yang mereka bangun tersebut.
Sewa/Jual Apartemen Pancoran Riverside 2BR Unfurnishe - Jakarta Selatan
Sebab, target pengembang saat ini adalah menjual produk siap huni untuk meningkatkan penjualan mereka.
"Karena kalau ini tidak dimanfaatkan, agak sulit (penjualan) apartemen seperti saat ini," tambah dia.
BACA JUGA: Cek Harga Beragam Properti yang di Lelang Lewat Rumah Murah BTN
BACA JUGA: Pilihan Rumah Subsidi di Wilayah Bekasi dan Bandung, Cek Harganya
Hingga Kuartal II, proyek apartemen yang telah terserap baru mencapai 575 unit. Sementara sepanjang tahun 2020, serapan apartemen mencapai 1.927 unit.
Ferry mengatakan, jumlah ini tidak sampai 50 persen dari serapan proyek apartemen pada tahun lalu.
Sementara itu, penjualan apartemen pada Kuartal II 2021 merosot hingga 63 persen dibandingkan kuartal sebelumnya pada tahun ini atau hanya terjual 155 unit.
Temukan pilihan apartemen di berbagai daerah dengan beragam harga hanya di Tribunjualbeli.com.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!