zoom-in lihat foto 5 Makanan yang Sering Kita Jumpai Ini Ternyata Tidak Baik untuk Kesehatan Jantung
Ingin menjaga jantung dan sistem peredaran darah tetap sehat saat ini dan di masa mendatang?

TRIBUNJUALBELI.COM - Ingin menjaga jantung dan sistem peredaran darah tetap sehat saat ini dan di masa mendatang?

Hindari makanan dan minuman ini dalam hidup sehari-hari.

Jika tidak mampu menghindari, setidaknya membatasi makanan ini.

Jika ingin sekali mencicipinya, boleh saja sekali-sekali mengonsumsi, tetaplah ingat porsi dan jangan sering-sering.

BACA JUGA : Jaga Kesehatan Jantung dengan 5 Rekomendasi Minuman Ini, Salah Satunya Teh

BACA JUGA : 9 Makanan dan Minuman Ini Buruk dan Bisa Merusak Kesehatan Jantung

1. Gorengan

Beberapa studi berhasil menghubungkan makanan gorengan seperti french fries, ayam goreng dan gorengan lain pada peningkatan risiko penyakit jantung.

Metode penggorengan konvensional menciptakan jenis lemak trans, lemak yang terbukti meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik.

2. Minuman ringan dan jus yang diberi tambahan gula

2 dari 3 halaman

Sumber terbesar gula dalam hidup sehari-hari bukanlah dari makanan, tetapi dari minuman.

Di AS pemerintah menemukan lebih dari 60 persen anak-anak, 54 persen pria dewasa dan 45 persen wanita dewasa paling tidak minum satu soda dan minuman manis sehari.



3. Roti dan kue kering

Kue dan roti, khususnya yang dijual di toko mengandung banyak gula dan terbuat dari lemak jenuh (seperti minyak sawit dan butter) atau lemak trans.

4. Daging awetan

Daging seperti bacon dan sosis merupakan sumber lemak jenuh tinggi. Bahkan jenis yang rendah lemak justru lebih kaya akan garam.

Enam potong tipis daging jenis ini sudah memasok separuh kadar garam yang disarankan oleh American Heart Association.

5. Makanan Siap Saji

Makanan siap saji memang menjadi pilihan bagi para pekerja yang jam istirahatnya terbatas.

Tapi siapa sangka makanan cepat siap saji ternyata tidak baik untuk kesehatan.

3 dari 3 halaman

Karena, makanan seperti ini terdapat lemak jenuh yang banyak. (*)

Selanjutnya