zoom-in lihat foto Simak Penjelasan Medis Mengenai Apa Itu ‘Ketindihan’ Saat Tidur?
Ilustrasi simak penjelasan mengenai apa itu 'ketindihan' | Tribunnews.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Pernahkah kamu mengalami 'ketindihan' saat sedang tidur?

Yap, hal ini kerap kali dialami banyak orang.

Banyak orang menganggap ‘ketindihan’ adalah fenomena mistis yang dikaitkan dengan gangguan makhluk gaib.

Namun yang perlu kamu ketahui, ternyata fenomena ini bisa dijelakan secara ilmiah, lho!

Dilansir dari Hellosehat, berikut penjelasannya mengenai 'ketindihan' saat tidur.

Bayangkan di tengah malam kamu tiba-tiba terbangun dari tidur, tapi tidak bisa bergerak sama sekali.

Kamu berusaha melihat sekeliling, kosong, gelap total, sangat yakin merasakan kehadiran sesuatu di kamar atau mungkin menduduki dada, membuat kamu tidak bisa bernapas.

Fenomena ini dikenal sebagai ‘ketindihan’, atau sleep paralysis.

BACA JUGA: Simak Penjelasan Mengenai Bolehkah Cewek Keramas Saat Sedang Menstruasi?

BACA JUGA: Waspadai Makan Lontong Dibungkus Plastik Bisa Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli

‘Ketindihan’ adalah kondisi tidur yang disalahpahami dalam budaya kita sebagai gangguan makhluk halus, ditunggangi oleh entitas gaib, bahkan serangan santet.

‘Ketindihan’ bukan kondisi medis berbahaya, namun bagi sebagian orang bisa menjadi pengalaman yang traumatis; tubuh bagai lumpuh, tidak bisa teriak atau bicara, namun masih bisa menyadari keadaan sekitar membuat diri tidak berdaya.


2 dari 3 halaman

Sebuah studi terakhir menemukan alasan mengapa fenomena ini bisa terjadi, untuk membantu orang-orang yang pernah mengalaminya merasa lebih baik.

Memercayai ‘ketindihan’ sebagai fenomena mistis akan membuat masyarakat terus terjebak dalam ketakutan yang tidak beralasan.

Selama siklus tidur REM (Rapid Eye Movement), otak akan mengirimkan sinyal (glycine dan GABA) untuk ‘mematikan’ otot-otot tubuh sehingga kita tidak ikut bergerak selama bermimpi.

Ini adalah sebuah keterampilan evolusi yang penting untuk mencegah kita melukai diri sendiri atau teman tidur ketika kita bermimpi.

Nah, jika sudah tau apa itu 'ketindihan', yuk simak apa penyebab ‘ketindihan’?

Sebanyak empat dari 10 orang pernah mengalami sleep paralysis.

Gangguan tidur ini umumnya dialami oleh orang-orang di tahun remaja hingga usia dewasa muda.

BACA JUGA: Benarkan Teh Celup Bisa jadi Racun Bagi Tubuh? Begini Penjelasannya

BACA JUGA: Mana yang Lebih Baik, Detergen Cair atau Bubuk? Simak Penjelasannya

‘Ketindihan’ bisa jadi faktor genetik, namun terdapat sejumlah faktor lain yang mungkin terkait dengan fenomena ini, seperti:

Kurang tidur, waktu tidur yang berubah, stress atau gangguan bipolar, tidur telentang, gangguan tidur lainnya (narkolepsi atau kram kaki malam hari), konsumsi obat tertentu, seperti obat ADHD, dan penyalahgunaan narkotika.

Kurang tidur yang ekstrem dan stress menyebabkan siklus tidur yang berantakan.


Bisa saja kamu melewati tahapan non-REM (tidur ringan atau tidur ayam) dan langsung memasuki tahapan mimpi (REM) begitu mulai memejamkan mata.

3 dari 3 halaman

Itu dia penjelasan mengenai apa itu tindihan dan penyebabnya.

(Fadlilah Widya/Tribunjualbeli.com)

Selanjutnya