TRIBUNJUALBELI.COM - Moms tahukah Anda bahwa ibu hamil memerlukan asupan gizi yang baik untuk tumbuh kembang si janin?
Ibu hamil memang memerlukan gizi yang baik semasa kehamilannya.
Namun, bukan berarti semua makanan boleh dimakan oleh ibu hamil.
Dilansir dari Hellosehat, salah satu upaya terpenting untuk meraih tujuan tersebut adalah dengan menjaga pilihan makanan untuk ibu hamil setiap harinya.
Akan tetapi, di sisi lain, ada sejumlah makanan dan minuman yang ternyata dilarang untuk ibu saat hamil.
Nah, berikut pantangan makanan yang tidak boleh dimakan ibu saat hamil.
BACA JUGA: Ini 3 Penyebab Terbesar Kematian Pada Ibu Hamil yang Wajib Diwaspadai
BACA JUGA: Jelang Ramadhan 2021, Ini Panduan Aman Berpuasa untuk Ibu Hamil Trimester Pertama
1. Steak setengah matang
Steak sebenarnya tidak masalah dimakan oleh ibu hamil.
Akan tetapi, steak bisa menjadi salah satu jenis makanan yang dilarang untuk ibu saat hamil bila dagingnya tidak matang dengan sempurna.
Selera orang saat menikmati steak bisa berbeda-beda.
Ada yang terbiasa dengan tingkat kematangan rare (mentah), medium rare (setengah matang), medium well (agak matang), dan well done (matang sempurna).
Dari segi kuliner itu sendiri, daging steak yang lezat adalah yang dimasak medium rare.
Namun, daging steak dengan tingkat kematangan medium rare alias setengah matang merupakan pantangan makanan bagi ibu hamil.
Daging yang dimasak tidak matang sepenuhnya kemungkinan besar masih mengandung parasit toksoplasmosis yang berbahaya bagi janin.
Bukan cuma daging sapi, daging ayam, burung, kalkun, hingga bebek yang dimasak setengah matang juga termasuk makanan dilarang untuk ibu hamil.
Usahakan untuk masak daging sampai matang sempurna alias well done sampai kering dan tidak ada cairan merahnya.
Jika perlu, gunakan termometer masak untuk memastikan tingkat kematangan daging.
BACA JUGA: Ketahui Moms, Ini Sederet Manfaat Buah Pir Bagi Ibu Hamil, Salah Satunya Membuang Racun Pada Tubuh
BACA JUGA: Ketahui Moms, Ini 4 Makanan Enak yang Pantang Dikonsumsi Ibu Hamil
2. Telur setengah matang
Telur rebus dan telur mata sapi ½ atau¾ matang termasuk makanan yang dilarang untuk ibu hamil.
Ini karena telur yang belum matang tersebut umumnya masih mengandung bakteri Salmonella aktif yang dapat menginfeksi dan janin di dalam kandungan.
Alasan lain yang membuat telur rebus setengah matang menjadi makanan yang dilarang untuk ibu hamil yaitu berisiko membawa infeksi Salmonella.
Infeksi Salmonella nantinya dapat menyebabkan muntaber (muntah dan diare).
Dalam kasus yang jarang, bakteri Salmonella dapat menyebabkan infeksi cairan ketuban. Meski jarang sekali terjadi, infeksi ini bisa menyebabkan keguguran.
Bagi janin, infeksi Salmonella juga sama membahayakannya.
Salmonella dapat menembus plasenta dan menginfeksi janin, tetapi kasus ini juga sangat jarang.
Inilah alasan mengapa telur setengah matang termasuk makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil.
Agar aman, hindarilah makan telur setengah matang maupun makan makanan yang mengandung telur mentah atau setengah matang.
Masaklah telur sampai matang sehingga tampilan kuning dan putih telurnya padat.
3. Ikan yang tinggi merkuri
Ikan dan hewan perairan (seafood) lainnya adalah sumber protein dan kaya asam lemak omega-3.
Kedua nutrisi ini baik untuk perkembangan bayi.
Namun, FDA selaku Badan Pengawas Obat dan Makanan di Amerika Serikat menggolongkan beberapa jenis seafood sebagai makanan yang dilarang untuk ibu hamil karena mengandung merkuri.
Sebetulnya, hampir semua ikan dan hewan air mengandung merkuri.
Ini karena senyawa kimia ini adalah limbah yang paling banyak mencemari perairan dan menjadi pantangan makanan untuk ibu hamil.
Hanya saja, ada beberapa jenis ikan yang paling tinggi kandungan merkurinya sehingga tergolong sebagai makanan yang dilarang saat hamil.
Jenis ikan tinggi merkuri yang termasuk pantangan makanan bagi ibu hamil adalah ikan hiu, ikan makarel raja, ikan tuna bigeye, ikan todak atau pedang, dan ikan tuna sirip kuning.
Ikan-ikan ini mungkin jarang diperjualbelikan di Indonesia, tapi tidak ada salahnya untuk mengetahui jenis-jenis makanan yang dilarang untuk ibu hamil.
Beberapa jenis seafood lain yang lebih umum di Indonesia juga dilaporkan memiliki kadar merkuri cukup tinggi (tidak setinggi ikan-ikan yang telah disebutkan di atas) dan termasuk pantangan makanan ibu hamil.
Jenis-jenis ikan yang termasuk ke dalamnya adalah udang, salmon, tuna, sarden, lele, ikan bilis, ikan nila (tilapia), dan ikan trout.
Semakin besar ukuran ikan, semakin banyak juga merkuri yang dikandungnya.
Ikan dengan kandungan merkuri termasuk makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil karena dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan otak bayi.
Jadi, sebaiknya konsumsi ikan-ikan tersebut maksimal hanya 2 kali per minggu. Tidak heran kalau jenis makanan tersebut termasuk pantangan makanan bagi ibu hamil.
4. Sushi
Bagi Moms penggemar sushi dan sashimi, sebaiknya setop dulu makan makanan khas Jepang ini selama kehamilan.
Sushi dan sashimi termasuk dalam daftar pantangan makanan yang dilarang untuk ibu saat hamil.
Seafood mentah atau yang dimasak setengah matang dapat membahayakan janin karena terkadang masih terdapat cacing parasit dalam dagingnya.
Bahkan, seafood mentah atau setengah matang bisa semakin berbahaya jika tempat dan proses persiapannya tidak steril.
Oleh karena itu, sebaiknya hindari ikan dan kerang mentah seperti yang biasanya ada di sushi dan sashimi. Ini yang menjadikan sushi sebagai makanan yang tidak boleh dimakan saat hamil.
Sebaiknya, masak ikan, udang, lobster, dan kerang sampai hingga matang sempurna.
5. Terlalu banyak jeroan
Ibu hamil sebenarnya boleh makan jeroan seperti hati ayam, hati sapi, ampela ayam, jantung ayam, dan lainnya.
Hanya saja, melansir dari Pregnancy Birth and Baby, jeroan bisa menjadi makanan yang dilarang untuk ibu hamil bila dimakan terlalu banyak dan sering.
Hal ini dikarenakan jeroan mengandung banyak vitamin A. Vitamin A memang baik, tapi konsumsi vitamin A berlebihan dapat membahayakan janin.
6. Susu mentah
Susu juga termasuk ke dalam daftar makanan dan minuman yang menjadi pantangan bagi ibu hamil.
Itulah mengapa ada susu ibu hamil untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi ibu hamil.
Akan tetapi, ibu hamil tidak boleh minum sembarang susu.
Susu hewani yang masih mentah dan belum dipasteurisasi termasuk dalam minuman dan makanan yang dilarang untuk ibu hamil.
Pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan selama beberapa detik untuk membunuh bakteri di dalam susu.
Susu mentah tersebut dapat menyebabkan keracunan karena kemungkinan masih terdapat bakteri di dalamnya.
Hindari minum susu murni mentah yang belum dipasteurisasi, baik itu susu sapi, susu kambing, atau binatang perah lainnya mentah karena berbahaya untuk tubuh ibu hamil.
Bakteri yang terdapat di dalam susu yang belum dipasteurisasi bisa membahayakan janin di dalam kandungan.
Susu yang tidak termasuk makanan yang dilarang untuk ibu hamil adalah susu yang sudah melalui proses pasteurisasi sebelumnya sehingga aman diminum.
7. Kafein
Kafein merupakan salah satu daftar pantangan minuman untuk ibu hamil, apalagi jika konsumsinya berlebihan.
Ini karena kafein dapat menembus plasenta dan mengakibatkan gangguan pada detak jantung bayi.
Sebaiknya batasi konsumsi minuman dan makanan yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, minuman bersoda, dan minuman berenergi semasa hamil.
Anda juga bisa mengganti pantangan makanan untuk ibu hamil yang satu ini dengan sesuatu yang lebih sehat, seperti buah dan sayur.
8. Alkohol
Meski bukan termasuk makanan, alkohol tergolong minuman yang dilarang untuk ibu hamil. Ibu hamil yang minum alkohol berisiko keguguran dan bayi lahir mati (stillbirth) yang lebih tinggi.
Minum sedikit alkohol saja bahkan dapat berdampak pada terganggunya perkembangan otak bayi.
Alkohol dilarang dikonsumsi oleh ibu hamil karena dapat menyebabkan fetal alcohol syndrome.
Fetal alcohol syndrome adalah sindrom yang dapat menyebabkan kelainan bentuk wajah, kelainan jantung, dan keterbelakangan mental anak sejak dalam kandungan.
Nah, itu beberapa pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi ibuk hamil.
(Fadlilag Widya/Tribunjualbeli.com)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!