zoom-in lihat foto Cara Memilih dan Menyimpan Telur yang Baik di Rumah
Harganya juga murah, sehingga banyak yang memilih telur sebagai menu makanannya | freepik

TRIBUNJUALBELI.COM - Telur merupakan sumber protein yang mudah didapatkan.

Harganya juga murah, sehingga banyak yang memilih telur sebagai menu makanannya.

Tak hanya itu, telur juga bisa diolah menjadi berbagai macam hidangan yang lezat.

Kadang saking banyaknya kita memiliki stok telur di rumah, telur menjadi busuk.

Karena terkadang kita menyimpan telur dengan cara yang tidak tepat.

Nah, sekarang kita cari tahu tips memilih dan menyimpan telur yang benar, yuk seperti yang dilansir dari Bobo.

Cara memilih telur yang baik

Nilai gizi telur baik mentah, setengah matang, atau matang tidak berbeda.

Namun, hati-hati dengan bakteri Salmonella di dalam telur.

Agar tidak tercemar, telur harus dimasak sampai matang karena bakteri ini mati pada temperatur 100 derajar celcius.

2 dari 4 halaman

BACA JUGA : 5 Manfaat yang Bisa Didapat dari Telur untuk Kecantikan

BACA JUGA : Ini Lho Cara Mengetahui Telur Sudah Matang Sempurna saat Direbus

Bagaimana memilih telur yang baik?

1. Telur yang baik kulitnya bersih dan tidak kusam

Kalau telur dicuci, selaput kutikula pada telur yang melindungi pori-porinya rusak sehingga mikroba mudah masuk.



2. Telur segar lebih berat daripada yang sudah disimpan lama karena kehilangan kelembaban.

3. Telur segar, bila diarahkan ke cahaya lalu diteropong dengan gulungan koran, tampak berwarna jingga di bagian dalamnya.

Kalau ada noda hitam, berarti telur tidak segar lagi.

4. Jangan pernah memilih telur retak walaupun dalamnya kelihatan masih baik. Karena bisa saja sudah tercemar bakteri Salmonella.

BACA JUGA : Jangan Pernah Membeli Telur dengan Ciri-Ciri Ini

3 dari 4 halaman

BACA JUGA : 3 Cara Mudah Mengetahui Apakah Telur Masih Bisa Dikonsumsi atau Tidak

Cara menyimpan telur yang baik

1. Karena mudah busuk, sampai di rumah harus langsung disimpan di lemari pendingin. Letakkan bagian lancip di bawah.

2. Lewat pori-porinya, telur mudah menyerap bebauan.

Karenanya, telur yang saat dibeli ada dalam karton biarkan tetap pada tempatnya saat disimpan di lemari pendingin.

Cara ini juga membuat telur tetap lembab.

3. Telur putih akan tahan selama 4 - 6 minggu bila disimpan di lemari pendingin dengan suhu 7 - 13 derajat celsius.

Lewat masa itu, biasanya bagian putihnya menipis dan bagian kuningnya memipih.

4. Putih telur yang sudah dipisahkan dari kuningnya bisa tahan selama 4 hari bila disimpan dalam wadah tertutup dan ditaruh di lemari pendingin.



5. Kuning telur bisa tahan selama 2 - 3 hari asalkan ditaruh di wadah kedap udara dan diberi sedikit air, simpan di lemari pendingin.

4 dari 4 halaman

6. Sisa telur (putih bercampur kuning) tahan selama 24 jam bila disimpan di wadah kedap udara, simpan di lemari pendingin.

7. Telur untuk membuat kue harus dikeluarkan dari lemari pendingin dan dibiarkan dalam ruang terbuka hingga mencapai suhu ruangan sebelum digunakan.

8. Simpan telur dalam beras.

Beras dapat menyediakan kondisi yang kering dan suhu yang pas untuk menyimpan telur mentah.

Bubuk sisa yang menempel pada beras juga dapat mencegah bakteri luar masuk ke dalam telur.

Percaya gak percaya, telur mentah yang disimpan dalam beras dapat bertahan 6-8 bulan,lo.

(Amel/Bobo)

Artikel ini telah tayang di laman Bobo dengan judul Cukup Simpan dalam Beras, Telur Bisa Tetap Segar dan Tahan Lama

Selanjutnya