zoom-in lihat foto Kenali Perbedaan Mi Khas Jepang Ramen, Udon dan Soba
Mie ramen sajian Cafe Saga Palemban | Tribun Sumsel/ Melisa Wulandar

TRIBUNJUALBELI.COM - Negara-negara di Asia terkenal sebagai negara yang sering mengonsumsi mi instan.

Bahkan sudah ada berbagai rasa mi instan yang tersedia dan bisa dinikmati kapan saja.

Selain itu, ada berbagai inovasi dan jenis-jenis mi juga di berbagai negara.

Seperti di Jepang, yang memiliki berbagai jenis mi.

Mungkin kita hanya mengetahui ramen sebagai jenis mi yang ada di Jepang.

Namun sebenarnya ada berbagai jenis mi lainnya yang terdapat di Jepang, lo.

Bukan hanya ramen, di Jepang juga ada mi yang disebut udon dan soba.

Wah, ternyata ada berbagai jenis mi yang bisa disantap di Jepang.

BACA JUGA : Mengenal Apa Itu Diet Okinawa, Rahasia Hidup Sehat dan Umur Panjang Orang Jepang

BACA JUGA : Memang Nikmat, Tapi 4 Hal Ini Menjadi Alasan Kenapa Kita Tak Boleh Konsumsi Mie Instan Berlebihan

2 dari 4 halaman

Lalu apa bedanya antara ramen, udon, dan soba, ya?

Simak penjelasan berikut ini, yuk!

Bentuk dan Ukuran Mi

Udon | Pixabay/olivier bergeron
Udon | Pixabay/olivier bergeron

Perbedaan pertama yang bisa terlihat dari ramen, udon, dan soba adalah pada bentuk dan ukuran mi.



Ramen dan soba memiliki ukuran yang kurang lebih sama, seperti mi pada umumnya.

Namun berbeda dari ramen dan soba, udon memiliki ukuran atau diameter mi yang lebih besar dan tebal, teman-teman.

Bahan Utama Pembuat Mi

Mi Soba | Pixabay
Mi Soba | Pixabay

Perbedaan lain dari ramen, udon, dan soba adalah bahan utama untuk membuat mi.

Ramen dan udon dibuat dari bahan utama yang sama, yaitu tepung gandum berwarna putih. Maka kedua mi ini memiliki warna putih.

Sedangkan soba tidak berwarna putih, melainkan berwarna lebih gelap, yaitu abu-abu.

3 dari 4 halaman

Hal ini disebabkan karena soba terbuat dari tepung buckwheat atau tepung soba, yang dicampur dengan tepung gandum.

BACA JUGA : 4 Rumah Gaya Jepang Simple dan Modern, Cocok Untuk yang Suka Desain Perumahan Minimalis

BACA JUGA : Jangan Sembarangan Makan, Begini Tips Konsumsi Mie Instan yang Sehat Untuk Penderita Diabetes

Kuah yang Digunakan

Untuk menyajikan atau menghidangkan dan menikmati ramen, udon, dan soba, bisa dengan cara yang berbeda-beda.

Selain itu, kuah yang digunakan juga pilihannya bermacam-macam, lo. Namun di antara ketiga, ramen adalah jenis mi yang biasa disajikan dengan kuah yang ragamnya paling banyak.



Ramen bisa disajikan dengan kuah yang encer, ringan, kental, maupun cukup berat.

Sedangkan kuah soba memiliki karakteristik yang warnanya gelap, yang disebut tsuyu.

Cara menikmati soba adalah dengan cara mencelupkan soba pada kuahnya, sehingga soba tidak dicampur langsung dengan kuah.

Untuk udon, cara penyajiannya tergantung dengan musimnya, yaitu saat musim dingin disajikan dengan sup panas, sedangkan saat musim panas, biasanya disajikan dengan kuah celup yang dingin.

4 dari 4 halaman

Cara Penyajian

Mi ramen | pixabay
Mi ramen | pixabay

Teman-teman mungkin terbiasa mengonsumsi mi dengan kuah yang panas.

Namun ramen, udon, dan soba disajikan denganc ara yang berbeda-beda, lo.

Ramen biasa disajikan dengan kuah yang panas dan diberi berbagai topping di atasnya, seperti telur, ayam, atau lembarang rumput laut.

Namun soba dan udon bisa disantap dengan kuah yang dingin atau mi dalam keadaan dingin, nih.

Biasanya, soba dan udon dinikmati secara dingin saat musim panas tiba.

Kandungan Nutrisi

Karena terbuat dari bahan yang berbeda, maka kandungan gizi pada ketiga mi ini juga berbeda, teman-teman.



Bagi seseorang yang memiliki alergi gluten, maka sebaiknya mengonsumsi soba dibandingkan ramen atau udon.

Sebabnya, soba tidak terbuat dari 100 persen tepung gandum, melainkan menggunakan campuran tepung buckwheat.

Tepung buckwheat ini mengandung gluten yang lebih rendah, bahkan kadang ada soba yang hanya terbuat dari tepung buckwheat saja, sehingga mi soba bebas gluten sama sekali.

Artikel ini telah tayang di laman Bobo dengan judul Ramen, Udon, dan Soba Sama-Sama Mi Khas Jepang, Ini Perbedaannya

Selanjutnya