TRIBUNJUALBELI.COM - Radang paru-paru merupakan peradangan pada rongga udara di paru-paru.
Setiap orang bisa terserang penyakit yang dikenal dengan pneumonia ini.
Namun biasanya kalangan lansia yang sering terkena, karena daya tubuh yang lemah.
Radang paru-paru biasanya lebih parah pada orang tua, bayi dan anak kecil, serta penderita penyakit kronis.
Sebelum membahas gejala radang paru-paru, kenali lebih dulu penyebab penyakit ini.
BACA JUGA : Benarkah Mandi di Malam Hari Bisa Sebabkan Penyakit Paru-paru Basah? Ini Penjelasannya
BACA JUGA : Simak Yuk, Begini Cara Membersihkan Paru-Paru Bagi Perokok Pasif
Penyebab radang paru-paru Melansir NHS, penyebab radang paru-paru bisa beragam, antara lain:
- Infeksi bakteri seperti Streptococcus pneumoniae, Mycoplasma pneumoniae, Chlamydophila pneumoniae, sampai Legionella pneumophila
- Infeksi virus seperti virus corona atau influenza
- Infeksi jamur seperti Pneumocystis jirovecii, coccidioidomycosis, histoplasmosis, dan cryptococcus
- Terpapar zat berbahaya seperti asap atau bahan kimia
- Efek samping penggunaan alat bantu pernapasan ventilator
Masing-masing penyebab radang paru-paru atau pneumonia ini biasanya memiliki gejala khas.
Gejala radang paru-paru
Melansir American Lung Association, gejala radang paru-paru bisa ringan sampai parah.
BACA JUGA : Memutuskan Berhenti Merokok? Lakukan 6 Cara Ini untuk Bersihkan Paru-paru
Tubuh penderita akan merespons radang paru-paru berdasarkan penyebab penyakit, usia, dan kondisi kesehatan secara keseluruhan.
BACA JUGA : Lakukan 5 Kebiasan Baik Ini untuk Menjaga Kesehatan Paru-paru
Terdapat tanda dan gejala radang paru-paru secara umum, antara lain:
- Batuk, terkadang disertai lendir berwarna kehijauan, kuning, atau berdarah
- Demam, berkeringat, menggigil
- Sesak napas
- Napas jadi cepat dan pendek-pendek
- Dada sakit saat digunakan untuk menarik napas dalam atau batuk
- Tidak selera makan, lemas, dan lelah
- Mual dan muntah Kebingungan atau mengigau
Gejala radang paru-paru yang berasal dari infeksi bakteri biasanya disertai demam tinggi, tubuh banyak keluar keringat, napas dan denyut nadi jadi sangat cepat, bibir dan kuku kebiruan, sampai mengigau.
Gejala tersebut bisa muncul secara bertahap atau mendadak. Jenis pneumonia ini umumnya membutuhkan perawatan medis.
Sedangkan gejala radang paru-paru yang berasal dari infeksi virus biasanya muncul selama beberapa hari.
Penderita biasanya merasakan demam, batuk kering, sakit kepala, nyeri otot, dan lemas.
Selang satu atau dua hari kemudian, gejalanya bisa memburuk disertai sesak napas dan nyeri otot.
Jika muncul gejala radang paru-paru, segera konsultasikan ke dokter.
Terutama jika penderita mengalami sesak napas sampai beberapa bagian tubuhnya kebiruan, disertai nyeri dada, dan batuk semakin parah.
Penyakit ini dapat diketahui dengan pasti lewat pemeriksaan fisik, tes darah, rontgen dada, sampai menggunakan alat pulse oxymeter untuk menakar tingkat saturasi oksigen dalam darah.
(Kompas.com/Mahardini Nur Afifah)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "8 Gejala Radang Paru-paru yang Pantang Disepelekan."

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!