TRIBUNJUALBELI.COM - Jok rotan untuk tempat duduk anak, salah satu aksesoris motor matik ini sudah dijual di mana-mana dengan model yang berbeda-beda.
Jok rotan itu biasanya dipasang di bagian dek antara jok depan dengan setang.
Posisinya di depan pengendara motor matik, sehingga bisa dijadikan tempat duduk oleh anak kecil.
Perangkat ini kalau dilihat memang bisa membuat anak kecil duduk lebih nyaman.
Akan tetapi, jok rotan itu aman nggak buat penumpang maupun pengendaranya?
BACA JUGA : Berniat Membeli Motor Bekas? Ini 7 Hal yang Perlu Dicek Agar Tidak Menyesal di Kemudian Hari
BACA JUGA : Selain Jalan Rusak, Ini 4 Penyebab Bearing Roda Mobil atau Motor Cepat Rusak
Dilansir dari Gridoto.com, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), Edo Rusyanto, mengatakan kalau penggunaan jok berbahan rotan tersebut kurang aman untuk berkendara.
Soalnya bisa mengurangi ruang gerak pengendara dalam mengendalikan motornya.
"Kalau kursi di depan, lebih riskan mengingat dapat mengurangi kemampuan pengendara menjaga keseimbangan ketika bermanuver seperti berbelok," kata Edo Rusyanto dikutip dari Kompas.com, (8/1/2018).
Apalagi Edo juga mengingatkan, prinsip dasar dari mengendarai sepeda motor adalah menjaga kestabilan atau keseimbangan pada roda dua saat melaju di atas aspal.
Kalau ruang gerak pengemudi terganggu dalam menyeimbangkan kendaraan, maka risiko kecelakaan pun semakin besar.
Nah, harus dipikir ulang lagi nih kalau bawa anak kecil pakai kursi rotan.
Nyaman buat si anak, akan tetapi merepotkan pengendaranya, ya bahaya juga itu namanya.
Aturan membonceng sepeda motor
Jadi penumpang sepeda motor asal duduk saja.
Ada aturan mainnya biar aman.
Jangan melakukan kesalahan ini, yaitu boncenger duduk menjauhi pengendara alias biker.
Hal itu tidak direkomendasikan sebab kerenggangan antara boncenger dan biker mengurangi keseimbangan motor.
Keseimbangan merupakan faktor paling krusial saat berkendara motor.
Saat berkendara, jika motor tidak seimbang atau kurang stabil membuat pengendara biasanya sulit mengontrol kendaraannya saat berbelok.
Jadi bagi kalian yang membonceng di belakang atau di depan alangkah baiknya memahami hal seperti ini. (*)
(Andrakp/Tribunjualbeli.com)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!