zoom-in lihat foto Ini Beberapa Masalah Kesehatan yang Akan Muncul Akibat Mengkonsumsi Pemanis Buatan
Ilustrasi konsumsi pemanis buatan | Tribunnews.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Apakah kamu sering memakai pemanis buatan untuk pengganti gula dalam membuat makanan?

Saat ini sangat mudah menemukan makanan dengan pemanis buatan.

Bahkan tanpa kita sadari, camilan dan minuman kemasan yang kita konsumsi sehari-hari sebenarnya dibuat dengan tambahan pemanis buatan.

Perlu kamu ketahui juga, bahwa sama seperti gula pasir alami, kebanyakan konsumsi pemanis buatan juga menyimpan banyak risiko masalah kesehatan dalam jangka panjang.

Dilansir dari Hellosehat, berikut masalah kesehatan saat mengkonsumsi pemanis buatan.

BACA JUGA: Wajib Diketahui, Ini 5 Gejala Pertanda Gula Darah Naik, Salah Satunya Sering Merasa Lelah

BACA JUGA: Cocok untuk Penderita Diabetes, 5 Buah Ini Bisa Turunkan Gula Darah

1. Darah tinggi

Sudah banyak studi yang membuktikan bahwa konsumsi gula berlebih dapat mengganggu kerja jantung untuk memompa darah.

Studi lainnya menunjukkan bahwa konsumsi pemanis buatan dalam porsi berlebih dapat meningkatkan tekanan darah dan merangsang hati untuk membuang lemak ke aliran darah.

Semakin banyak lemak dalam darah, semakin tinggi tekanan darah, dan semakin tinggi pula risiko kamu mengalami pengerasan arteri (aterosklerosis).

Kombinasi ketiga hal tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.


2 dari 3 halaman

2. Diabetes tipe 2

Sudah rahasia umum bahwa orang yang suka makan dan minum manis-manis berisiko terkena diabetes.

Sebab semakin banyak makan gula, maka tubuh akan semakin memperbanyak produksi hormon insulin pada tubuh.

Insulin sejatinya berperan mengolah gula dari makanan menjadi energi.

Namun ketika kadar insulin tubuh dan kadar gula tinggi, maka tubuh akan mengembangkan kondisi bernama resistensi insulin yang menjadi pemicu diabetes.

BACA JUGA: Ternyata Pare Punya Banyak Manfaat Bagi Kesehatann Tubuh, Salah Satunya Menurunkan Gula Darah

BACA JUGA: Jarang Diketahui, 6 Penyakit Ini Bisa Sembuh Saat Kurangi Konsumsi Gula

3. Obesitas

Asupan gula buatan berlebih lambat laun dapat mematikan sistem pengendali nafsu makan yang pada akhirnya jadi mengacaukan kerja metabolisme tubuh.

Kondisi ini kemudian menyebabkan terganggunya produksi hormon insulin yang membuat kamu selalu lapar meski sudah ngemil banyak.

Terlebih kebanyakan makanan berpemanis buatan termasuk rendah kalori yang membuat tubuh menganggap kamu masih kekurangan gizi.

Ini mendorong kecenderungan ngidam yang kemudian meningkatkan motivasi untuk makan lebih banyak.


3 dari 3 halaman

Maka semakin sering dan banyak gula yang kamu konsumsi, maka akan semakin meningkat pula risiko bertambahnya lemak pada lingkar pinggang dan perut.

Inilah yang meningkatkan risiko kelebihan berat badan hingga obesitas.

Efek pemanis ini sudah dibuktikan oleh banyak studi ilmiah.

4. Sindrom metabolik

Sindrom metabolik adalah sekumpulan masalah kesehatan yang diakibatkan oleh gangguan pada kerja sistem metabolisme tubuh.

Pada umumnya dikatakan mengalami sindrom metabolik jika memiliki tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol tinggi, atau kombinasi dari ketiganya.

Sejumlah penelitian internasional telah membuktikan bahwa konsumsi makanan dan minuman berpemanis buatan dalam jumlah yang berlebihan dapat meningkatkan risiko seseorang terkena sindrom metabolik.

Nah, itu dia bahaya jika mengkonsumsi pemanis buatan, tetap jaga kesehatan ya!

(Fadlilah Widya/Tribunjualbeli.com)

Selanjutnya