TRIBUNJUALBELI.COM - Kita terasa ingin mengonsumsi berbagai makanan dalam porsi lapar saat perut terasa sangat lapar.
Hal ini bertujuan agar perut terasa kenyang dan bisa menjalani aktivitas kembali.
Tetapi saat makan dalam porsi yang besar ada beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan nih.
Karena makan yang berlebihan berdampak tidak baik untuk tubuh.
Bahkan ada berbagai masalah kesehatan yang bisa dialami oleh tubuh.
Dilansir dari Bobo, ini dampak dari makan berlebih!
Baca juga : Ternyata Segini Jumlah Kalori yang Harus Dibakar Jika Ingin Turun Berat
Baca juga : Hilangkan Lemak di Perut dengan Cepat dengan Konsumsi Ramuan Ini Sebelum Tidur
1. Meningkatkan Lemak Berlebih pada Tubuh
Keseimbangan kalori harian yang dikonsumsi akan ditentukan dari jumlah kalori yang dikonsumsi dan jumlah kalori yang dibakar atau digunakan oleh tubuh.
Kalau kalori yang dikonsumsi lebih banyak dari kalori yang dikeluarkan, maka hal ini disebut sebagai surplus kalori atau kelebihan kalori.
Nah, kalori yang berlebih ini nantinya akan disimpan sebagai lemak di dalam tubuh.
Kelebihan porsi makan akan menyebabkan lemak yang disimpan dalam tubuh semakin meningkat.
Akibatnya, hal ini bisa menyebabkan seseorang mengalami kegemukan, bahkan bisa mengalami obesitas.
Maka dari itu, untuk mencegah lemak berlebih pada tubuh, maka teman-teman bisa mengonsumsi lebih banyak protein tanpa lemak dan berbagai sayuran sebelum konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan tinggi lemak.
Berbeda dengan mengonsumsi karbohidrat berlebih, mengonsumsi protein berlebih tidak meningkatkan lemak tubuh karena akan diproses dengan cara yang berbeda oleh tubuh.
Sedangkan kalori yang berlebih dari karbohidrat serta lemak akan menambah jumlah lemak tubuh.
Baca juga : Ini 5 Jenis Olahraga yang Paling Cepat Membakar Kalori, Bisa Dicoba Nih
Baca juga : Simak Yuk, Ini 10 Tips dan Trik Mengontrol Porsi dan Kalori Makanan Agar Tidak Gemuk
2. Mengganggu Rasa Lapar di Tubuh
Lapar yang dirasakan oleh tubuh diatur oleh dua jenis hormon, ghrelin yang memicu rasa ingin makan, dan leptin yang menekan rasa ingin makan.
Ketika sedang tidak makan untuk sementara waktu, maka kadar hormon ghrelin akan meningkat.
Namun setelah makan, maka menjadi tugas hormon leptin untuk memberi tahu kalau perut sudah penuh atau kenyang.
Sayangnya, makan dalam porsi berlebih akan mengganggu kadar keseimbangan dua hormon ini.
Nah, gangguan pada hormon ini akan membuat atau memicu siklus makan berlebih yang berlangsung terus-menerus.
Untuk mencegah tubuh mengonsumsi makanan berlebih, maka kita bisa mengatasinya dengan makan secara lambat atau tidak terlalu cepat.
3. Meningkatkan Risiko Penyakit
Bukan hanya bisa menyebabkan beberapa dampak di atas, konsumsi makanan dalam porsi berlebih juga bisa menyebabkan meningkatnya beberapa risiko penyakit.
Makan berlebih selama satu kali memang tidak menyebabkan atau memengaruhi kesehatan jangka panjang.
Namun kalau kita selalu mengonsumsi makanan dalam porsi berlebih, maka bisa menyebabkan obesitas.
Kondisi ini kemudian pada akhirnya bisa meningkatkan risiko berbagai penyakit yang akan terjadi pada tubuh.
Kondisi obesitas bisa meningkatkan peluang seseorang mengalami penyakit jantung, dan berbagai masalah kesehatan lain, misalnya diabetes tipe 2 dan stroke.
Kondisi ini bisa dikurangi dengan cara mengurangi makanan olahan berkalori tinggi, konsumsi makanan tinggi serat, serta mengatur porsi karbohidrat.
Artikel ini telah tayang di laman Bobo dengan judul Makan dalam Porsi Secukupnya Saja, Ketahui Berbagai Dampak Makan Berlebih, Bukan Hanya Obesitas
