zoom-in lihat foto Harga Memang Lebih Murah, Namun Ini Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Minum Air Isi Ulang Tiap Hari
ilustrasi minum | kompasiana

TRIBUNJUALBELI.COM - Depot atau pengisian air ulang minum pastinya banyak kita temui dimana-mana.

Hal ini dikarenakan lebih praktis dan tentunya gampang dijumpai.

Terlebih harga yang ditawarkan pun terbilang cukup murah dibanding air galon yang berada di toko ataupun mini market yang langsung berasal dari pabrik.

Tapi tahukah, meskipun banyak depot isi ulang air mengklaim jika air yang dijual telah disterilisasi dan memakai teknologi penyaring terkini, ternyata bukan berarti air tersebut bebas dari bakteri.

Dilansi dari sumber yang dihimpun Tribun Kaltim, ada tiga faktor air minum yang berasal dari depot isi ulang ini bisa sangat berbahaya bagi kesehatan,lo.

BACA JUGA :

Mudah, Hilangkan Lemak di Perut dengan Meningkatkan Konsumsi Air Putih

Hobi Mengonsumsi Minuman Kemasan daripada Air Putih? Ini Dampak yang Bisa Terjadi

Bahaya Air Isi Ulang

Di antaranya seperti kebersihan alat pembersih dan penyaring air minum yang digunakan, lokasi depot, dan sumber air.


Diketahui alat yang yang digunakan depot isi ulang sangat mempengaruhi kebersihan air minum yang akan dikonsumsi.

2 dari 4 halaman

Sebagai contoh, kita bisa melihat sikat pembersih galon yang juga digunakan untuk membersihkan galon lainnya.

Hal ini tentu saja akan membuat kuman dan bakteri dari galon sebelumnya akan tercampur jika tidak sering dibersihkan atau diganti.

Terlebih pembersihan galonnya juga hanya menggunakan air saja, yang tentunya menimbulkan pertanyaan terkait kesterilan dari depot air minum tersebut.

Selain itu lokasi depot isi ulang air pun tak kalah berpengaruh terhadap kebersihan air minum yang akan dikonsumsi.

BACA JUGA :

5 Tips Diet dengan Air Putih, Gampang dan Rasakan Manfaatnya dalam Sebulan

Mudah Merasa Lelah dan Pusing, Ini 4 Hal yang Terjadi Ketika Kamu Kurang Minum Air Putih

Bahaya Kesehatan yang Akan Timbul

Seperti lokasi depot air minum yang cenderung berada di pinggir jalan yang tentunya meningkatkan risiko terkena polusi, debu, dan berbagai bakteri serta kuman dengan mudah.

Disamping itu, sumber air yang digunakan depot tersebut tidak terjamin berasal dari air kemasan bermerek atau berasal dari pabrik yang terpercaya kebersihan dan kesterilannya.

Ketiga faktor tesebut tentu harus diperhatikan betul, meski terlihat sepele air minum yang terkontaminasi bakteri jahat seperti bakteri e-coli atau bahkan salmonela.

3 dari 4 halaman

Lebih lanjut, menurut Layanan Penyuluhan di negara bagian Amerika North Carolina, ada empat jenis zat kontaminasi yang dapat mencemari air minum.


Di antaranya bakteri seperti salmonella penyebab diare dan disentri, pestisida, senyawa anorganik seperti arsenik dan timbal, dan unsur radioaktif seperti radon.

Adanya kontaminan tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan, termasuk gangguan pencernaan, masalah reproduksi, dan kelainan neurologis.

Hal ini diperparah jika air tercemar diminum oleh bayi, anak kecil, wanita hamil, orangtua, dan orang yang sistem imunnya lemah.

Kelompok orang-orang ini lebih mungkin mengalami sakit setelah minum air tercemar.

Keempat zat tersebut bisa menimbulkan gejala awal seperti mual, muntah, diare dan kram perut.

Dan zat berbahaya lainnya bahkan kadang tidak menyebabkan gejala sama sekali.

Jika seseorang terus menerus meminum air tercemar, mikroba dan senyawa kimia tersebut bisa menyebabkan masalah seperti penyakit tiroid dan kanker untuk dampak jangka panjangnya.

Oleh karena itu, ada baiknya kita mempertimbangkan lagi pemakaian air minum isi ulang dan sebaiknya membeli air galon.

4 dari 4 halaman

Artikel ini telah tayang di laman Stylo dengan judul Inilah Hal Mengerikan yang Akan Terjadi pada Tubuh Jika Minum Air Isi Ulang Tiap Hari!

Selanjutnya