TribunJualBeli.com

Mending Investasi Properti atau Emas yang Harganya Sedang Tinggi? Simak Penjelasannya

zoom-in Mending Investasi Properti atau Emas yang Harganya Sedang Tinggi? Simak Penjelasannya Mending Investasi Properti atau Emas yang Harganya Sedang Tinggi? Simak Penjelasannya | shutterstock via Kompas.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Ketidakpastian kondisi ekonomi menjadi salah satu dampak paling dirasakan akibat pandemi Covid-19.

Tidak hanya di Indonesia, perekonomian dunia juga terkena imbasnya, berbagai sektor menjadi tidak stabil.

Sebagai antisipasi ketidakpastian ekonomi, salah satu cara untuk tetap stabil dan bisa menyelamatkan keuangan masa depan adalah dengan investasi.

Dari sekian banyak instrumen investasi, emas masih menjadi primadona.

Logam mulia ini banyak dipilih karena mayoritas masyarakat sudah familiar dengan instrumen ini serta mudah dijangkau.

Harga Logam Mulia Sedang Tinggi, Mending Investasi Emas atau Properti? | shutterstock via Kompas.com
Harga Logam Mulia Sedang Tinggi, Mending Investasi Emas atau Properti? | shutterstock via Kompas.com

Emas juga bisa disetarakan dengan dana tunai karena lebih mudah dicairkan.

Sehingga penggunaannya pun bisa dimaksimalkan untuk dana darurat ataupun kebutuhan mendesak lainnya.

Perencana keuangan Safir Senduk mengatakan, berdasarkan pengalaman, permintaan akan emas saat kondisi tertentu, terutama saat terjadi kekhawatiran seperti saat ini, cenderung meningkat.

BACA JUGA:

Harga Emas Logam Mulia Antam Tembus 1 Juta Rupiah, Ini yang Perlu Diwaspadai

3 Pilihan Investasi dengan Keuntungan Menjanjikan di Tengah Pandemi

Terakhir, harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Kamis (30/7/2020) berada di angka Rp 1.016.000 per gram.

Angka tersebut naik Rp 3.000 jika dibandingkan dengan harga emas pada Rabu (29/7/2020).

"Berdasarkan pengalaman, ini (emas) masih akan naik lagi. Paling-paling kalau bicara emas, setelah kenaikannya mencapai rekor baru ini dia ada koreksi dulu sedikit," kata Safir menjawab Kompas.com, Kamis (30/7/2020).

Halaman
123

Editor: Lilyana Siradj
Sumber: Kompas.com




Artikel Terkait :